Patung Je Tsongkhapa, pendiri mazhab Gelugpa, pada sebuah altar di kuilnya (tempat kelahirannya) di biara Kumbum, dekat Xining, Qinghai (Amdo), Tiongkok. Foto diambil oleh Mario Biondi, 7 Juli 2006.

Gelug atau Gelug-pa (atau dGe Lugs Pa, dge-lugs-pa, atau Dgelugspa; bahasa Mongol: Sharyn shashin, agama kuning), juga dikenal sebagai Sekte Topi Kuning, adalah mazhab Buddhisme yang didirikan oleh Je Tsongkhapa (1357—1419), seorang filsuf sekaligus pemimpin religius Tibet. Biara pertama yang didirikannya terletak di Ganden, sehingga kini Ganden Tripa menjadi acuan mazhab tersebut, meskipun figur yang paling berpengaruh adalah Dalai Lama. Dengan bersekutu dengan bangsa Mongol sebagai pelindung, Gelug tampil sebagai mazhab Buddhis yang menonjol di Tibet sejak akhir abad ke-16.

Daftar pustaka

sunting
  • The Ri-Me Philosophy of Jamgon Kongtrul the Great: A Study of the Buddhist Lineages of Tibet by Ringu Tulku, ISBN 1-59030-286-9, Shambhala Publications
  • Ringu Tulku: The Rimé (Ris-med) movement of Jamgon Kongtrul the Great Diarsipkan 2011-07-07 di Wayback Machine. Paper given on 7th Conference of International Association For Tibetan Studies in June 1995
  • McKay, A. (editor) (2003), History of Tibet, RoutledgeCurzon, ISBN 0-7007-1508-8
  • Short, Philip S. (2004), In pursuit of plants: experiences of nineteenth & early twentieth century plant collectors, Timber Press, ISBN 0-88192-635-3


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Panchen Lama

seorang tulku dalam mazhab Gelug Buddhisme Tibet. Panchen Lama merupakan salah satu tokoh paling penting dalam tradisi Gelug, dengan otoritas spiritual

Ketuhanan dalam Buddhisme

aliran Gelug yang dominan selama beberapa ratus tahun sejak Dalai Lama kelima, karena alasan politis dan doktrin. Pada tahun 1658, penguasa Gelug juga melarang

Buddhisme Tibet

Buddhis Tibet, termasuk pembangunan kembali tiga biara utama dari tradisi Gelug. Terlepas dari praktik Buddhis Mahāyāna klasik seperti enam kesempurnaan

Altan Khan

hubungan antara Mongolia dan para pemimpin agama ordo Gelug Tibet. Ia menjadi sangat tertarik pada Gelug, dan Beijing dengan senang hati memberinya para lama

Vajradhara

Diamond-holder) adalah Buddha atau Adi Buddha paling awal, menurut sekolah Gelug dan Kagyu dari Buddhisme Tibet. Dari awal, Vajradhara/Samantabhadra/Dorje

Vajrayana

Gaden (Drok Riwo Ganden) yang menjadi pusat pengajaran silsilah Gelug. Pimpinan silsilah Gelug disebut dengan Gaden Tripa Rinpoche (pemegang takhta). Yang

Ulan Bator

Mongolia dan kedudukan Jebtsundamba Khutuktu, kepala spiritual silsilah Gelug dari Buddhisme Tibet di Mongolia. Mengikuti peraturan perdagangan Qing-Rusia

Daerah Otonom Tibet

pemimpin aliran Gelug. Dalai Lama kelima berhasil menguasai seluruh Tibet, dan Dalai Lama tidak hanya menjadi pemimpin aliran Gelug, tetapi juga pemimpin