Lukisan potret diri Kūkai

Kūkai (空海) atau dikenal dengan nama anumerta Kōbō-Daishi (弘法大師) (774-835) adalah seorang biksu, penulis puisi, serta seniman dari Jepang, pendiri Shingon.

Kūkai dikenal sebagai ahli kaligrafi Jepang, ahli teknik, dan walaupun tidak ditemukan bukti yang memuaskan, ia disebut-sebut sebagai pencipta aksara katakana dan hiragana. Beberapa karya penting dari sekitar 50 naskah keagamaan yang ditulisnya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Yoshito Hakeda.

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Gunung Kōya

Gunung Kōya. Pembangunan kuil di Gunung Kōya pertama kali dirintis oleh Kūkai pada tahun 819. Gunung Kōya terutama dikenal sebagai markas internasional

Prefektur Fukuoka

Shōfuku-ji, yang saat ini dikenal sebagai kuil zen tertua di Jepang. Biksu Kukai mendirikan Tōchō-ji, dan Jōten-ji dibangun oleh Enni, yang juga dikenal

Meditasi (Buddhisme)

keturunan yang Kukai temui dalam kunjungannya ke China pada Dinasti Tang, dan siswa-siswa Saicho yang didorong untuk belajar di bawah pengajaran Kukai. Tujuan

Ziarah Shikoku

ziarah multisitus yang meliputi 88 wihara yang terkait dengan biksu Buddha Kūkai (Kōbō Daishi) di Shikoku, Jepang. Ziarah bernilai sejarah yang menjadi ciri

Daftar fam Gorontalo

Komendangi Kudu Kuju Kudopo Kulu Kum / Koem Kumadji Kuna Kunu Kunuti Kuku Kuka Kumisi Kurune Kiba Lagandja Laguwa Labalo Labaco Labajo Labbaika Layisa Laingo

Iroha

zaman Heian (794–1179 M). Pada awalnya, pendiri sekte Buddha Shingon yaitu Kukai diduga sebagai penulis puisi ini, tetapi penelitian yang lebih modern menunjukkan

Aksara Siddhaṃ

serta sekte sinkretis Shugendō; penggunaannya di tempat lain sudah punah. Kūkai memperkenalkan aksara Siddham ke Jepang ketika pulang dari Tiongkok pada

Tō-ji

masih berdiri sampai saat ini. Tō-ji sering dikaitkan dengan Kōbō Daishi (Kūkai). Meskipun Tō-ji mulai memudar pada akhir zaman Heian, wihara tersebut kembali