Buddha Trikāya (三身) di balai utama Wihara Shanyuan (善緣寺), Provinsi Liaoning, Tiongkok.

Doktrin Trikāya (Sanskerta: त्रिकाय, artinya "tiga raga"; Pinyin: sānshēn; Romaji: sanjin, sanshin; Romaja: samsin; bahasa Vietnam: tam thân, Tibet: སྐུ་གསུམWylie: sku gsum) adalah doktrin Buddhisme Mahayana yang menjelaskan sifat multidimensional dari Kebuddhaan. Konsep ini menyatakan bahwa seorang Buddha memiliki tiga raga (kāya) atau “tubuh”, di mana masing-masing memiliki aspek dari keberadaannya, Ketiga tubuh tersebut adalah Dharmakāya (realitas multka), Saṃbhogakāya (inkarnasi ilahi Buddha), dan Nirmāṇakāya (inkarnasi fisik Buddha).[1][web 1]

Referensi

sunting
  1. ^ Snelling 1987, hlm. 100.

Sumber

sunting
Sumber cetak
  • Griffin, David Ray (2018), Reenchantment without Supernaturalism: A Process Philosophy of Religion, Cornell University Press
  • Makransky, John J. (1997), Buddhahood Embodied: Sources of Controversy in India and Tibet, State University of New York Press, ISBN 0-7914-3432-X
  • Schloegl, Irmgard (1976), The Zen Teaching of Rinzai (PDF), Shambhala Publications, Inc., ISBN 0-87773-087-3
  • Snellgrove, David (1987). Indo-Tibetan Buddhism, Vol. 1. Boston, Massachusetts: Shambhala Publications, Inc. ISBN 0-87773-311-2.
  • Snellgrove, David (1987). Indo-Tibetan Buddhism, Vol. 2. Boston, Massachusetts: Shambhala Publications, Inc. ISBN 0-87773-379-1.
  • Snelling, John (1987), The Buddhist handbook. A Complete Guide to Buddhist Teaching and Practice, London: Century Paperbacks
  • Walsh, Maurice (1995). The Long Discourses of the Buddha: A Translation of the Dīgha Nikāya. Boston: Wisdom Publications. ISBN 0-86171-103-3. Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
Sumber web
  1. ^ Welwood, John (2000). The Play of the Mind: Form, Emptiness, and Beyond, accessed January 13, 2007

Bacaan tambahan

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar tokoh wayang

Sukrasana Sumali Sumantri (Suwanda) Sumitra Suwandagni Trigangga (Trihangga) Trikaya Trijata Trinetra Trisirah Urangayung Wibisana Wilkataksini Windradi Wisrawa

Saṃbhogakāya

"kenikmatan", Tib: longs spyod rdzog pa'i sku) adalah mode atau aspek kedua dari Trikaya. Sambhogakaya juga diterjemahkan sebagai "dimensi dewa", "kebahagiaan"

Triratna

Buddha biasanya dijelaskan melalui ajaran Mahāyāna tentang tiga tubuh (trikaya). Menurut kitab Mahāyāna berjudul Ratnagotravibhāga (Analisis Silsilah

Candi Plaosan

tersendiri dalam hal konsep religi yang tecermin dari keberadaan Pantheon tiga Trikaya Buddha serta relief dewa-dewi wewangian dan cahaya di kedua candi induknya

Sang Hyang Adi Buddha

Dalam aliran Mahayana, Buddha memiliki tiga tubuh (Trikaya), yaitu: "Tubuh Perubahan" (Nirmanakaya) untuk mengajar manusia biasa;

Buddhisme

Mahāyāna Ajaran Bodhisatwa Kebuddhaan Bodhicitta Benih Kebuddhaan Nianfo Trikaya Upāya Prajñāpāramitā Pāramitā Śūnyatā Ajaran dua kebenaran Yogacara Triyana

Mahāyāna

Xing. The Concept of the Buddha: Its Evolution from Early Buddhism to the Trikaya Theory. 2004. hlm. 65–66 "Several scholars have suggested that the Prajñāpāramitā

Kebuddhaan

Sutra Avatamkasa. Mahāyāna memahami Buddha melalui kerangka "tiga tubuh" (trikaya). Dalam kerangka ini, Buddha historis atau Buddha lain yang berwujud manusia