| Nama | |
|---|---|
| Nama IUPAC (preferensi)
(2E)-3,7-Dimetilokta-2,6-dien-1-ol | |
| Penanda | |
Model 3D (JSmol)
|
|
| ChEBI | |
| ChEMBL | |
| ChemSpider | |
| DrugBank | |
| Nomor EC | |
| KEGG | |
PubChem CID
|
|
| Nomor RTECS | {{{value}}} |
| UNII | |
CompTox Dashboard (EPA)
|
|
| |
| |
| Sifat | |
| C10H18O | |
| Massa molar | 154,25ย gยทmolโ1 |
| Densitas | 0,889 g/cm3 |
| Titik lebur | โ15ย ยฐC (5ย ยฐF; 258ย K)[2] |
| Titik didih | 230ย ยฐC (446ย ยฐF; 503ย K)[2] |
| 686 mg/L (20ย ยฐC)[2] | |
| log P | 3,28[3] |
| Bahaya | |
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25ย ยฐC [77ย ยฐF], 100ย kPa). | |
| Referensi | |
Geraniol adalah monoterpenoid dan alkohol. Senyawa ini adalah komponen utama minyak serai dan merupakan komponen utama minyak mawar dan minyak Cymbopogon martinii. Senyawa ini berupa minyak tak berwarna, meskipun sampel komersial dapat tampak kuning. Kelarutannya dalam air rendah, tetapi larut dalam pelarut organik umum.
Sejarah
suntingGeraniol pertama kali diisolasi dalam bentuk murni pada tahun 1871 oleh seorang ahli kimia Jerman yakni Oscar Jacobsen (1840โ1889).[5][6] Dengan menggunakan penyulingan, Jacobsen memperoleh geraniol dari minyak atsiri yang diproduksi di India, yang diperoleh dari apa yang disebut "rumput geranium".[7] Esensi ini, yang menjadi nama senyawa ini, merupakan pengganti yang 50% lebih murah untuk esensi bunga geranium asli dengan aroma yang serupa, meskipun kurang halus.[8]
Struktur kimia geraniol ditentukan pada tahun 1919 oleh seorang ahli kimia Prancis yakni Albert Verley (1867โ1959).[9]
Kegunaan dan Keberadaan
suntingGeraniol digunakan dalam pengobatan, parfum, dan industri makanan.[10][11]
Selain ditemukan dalam minyak mawar, minyak Cymbopogon martinii, dan minyak serai, geraniol juga terdapat dalam jumlah kecil dalam geranium, lemon, dan banyak minyak atsiri lainnya. Dengan aroma seperti mawar,[11] geraniol umumnya digunakan dalam parfum dan aroma seperti persik, raspberi, jeruk limau gedang, apel merah, plum, jeruk limau, jeruk, lemon, semangka, nanas, dan bluberi.
Geraniol diproduksi oleh kelenjar aroma lebah madu untuk menandai bunga penghasil nektar dan menemukan pintu masuk sarang mereka.[12] Geraniol juga umum digunakan sebagai pengusir serangga (terutama nyamuk).[13]
Aroma geraniol mengingatkan pada (tetapi secara kimiawi tidak terkait dengan) 2-etoksi-3,5-heksadiena yang juga dikenal sebagai "geranium taint", cacat wine yang dihasilkan dari fermentasi asam sorbat oleh bakteri asam laktat.[14]
Reaksi
suntingGeranil pirofosfat merupakan zat perantara dalam biosintesis terpena lain seperti mirsena dan osimena.[15] Ia juga berpartisipasi dalam biosintesis banyak kanabinoid dalam bentuk CBGA.[16]
Geraniol mengalami berbagai reaksi untuk menghasilkan turunan yang bermanfaat. Ia dapat diubah menjadi tosilat, yang merupakan prekursor klorida. Geranil klorida juga terbentuk melalui reaksi Appel dengan mereaksikan geraniol dengan trifenilfosfina dan karbon tetraklorida.[17][18] Senyawa ini dapat dioksidasi menjadi aldehida geranial.[19] Hidrogenasi kedua ikatan C=C dengan katalis nikel menghasilkan tetrahidrogeraniol.[20][10] Dalam larutan asam, geraniol diubah menjadi terpena siklik ฮฑ-terpineol.
Kesehatan dan keselamatan
suntingGeraniol diklasifikasikan sebagai D2B (Bahan beracun yang menyebabkan efek lain) menggunakan Sistem Informasi Bahan Berbahaya di Tempat Kerja (WHMIS).[21]
Lihat juga
sunting- Sitronelol
- Sitral
- Nerol
- Rodinol
- Geranil pirofosfat
- Geranilgeranil pirofosfat
- Linalool
- 8-Hidroksigeraniol
- Geraniol 8-hidroksilase
- Bergamottin
- Alergi parfum
Referensis
sunting- ^ "Geraniol". The Merck Index (Edisi 12th).
- ^ a b c Record dalam GESTIS Substance Database dari IFA
- ^ "Geraniol_msds".
- ^ "GERANIOL - Cameo Chemicals - NOAA". Diakses tanggal 26 June 2021.
- ^ Jacobsen, Oscar (1871). "Untersuchung der indischen Geraniumรถls" [InvestIgation of Indian oil from geranium [grass]]. Annalen der Chemie und Pharmacie (dalam bahasa German). 157: 232โ239. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Jacobsen named geraniol on p. 234: "Danach ist dieser Kรถrper, das Geraniol, isomer mit dem Borneol โฆ " (Accordingly this body [i.e., substance], geraniol, is isomeric with borneol โฆ )
- ^ Semmler, F.W. (1906). Die รคtherischen รle [The Volatile Oils] (dalam bahasa German). Vol.ย 1. Leipzig, Germany: Von Veit & Co. hlm.ย 292. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) From p. 292: "Von dem Geraniol ist zu erwรคhnen, daร โฆ erst Jacobsen (A. 157, 232) brachte im Jahre 1870 รผber den Alkohol, den er Geraniol nannte, nรคhere Angaben, er stellte die Formel C10H18O auf, ohne weitere Konstitionsangaben zu machen." (It should be mentioned about geraniol that โฆ Jacobsen (A. 157, 232) first gathered in 1870 more detailed data about the alcohol, which he named geraniol; he established its [empirical] formula C10H18O, without providing further data about its chemical structure.) See also: ยง 49. Geraniol C10H18O, pp. 439-493. On p. 439, two hypothetical structures of geraniol are proposed.
- ^ (Semmler, 1906), p. 491.
- ^ Askinson, George William (1892). Perfumes and Their Preparation (dalam bahasa Inggris). N.W. Henley. hlm.ย 123โ124, 154.
- ^ Verley, Albert (1919). "Sur la constitution du gรฉraniol, du linalool et du nรฉrol" [On the chemical structure of geraniol, linalool, and nerol]. Bulletin de la Sociรฉtรฉ Chimique de France. 4th series (dalam bahasa French). 25: 68โ80. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) The chemical structure of geraniol appears on p. 70.
- ^ a b Panten, Johannes; Surburg, Horst (2015). "Flavors and Fragrances, 2. Aliphatic Compounds". Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry. hlm.ย 1โ55. doi:10.1002/14356007.t11_t01. ISBNย 978-3-527-30673-2.
- ^ a b Vom Ende, Marc; Sturm, Wolfgang; Peters, Klaus (2017). "Perfumes". Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry. hlm.ย 1โ7. doi:10.1002/14356007.a19_171.pub2. ISBNย 978-3-527-30673-2.
- ^ Danka, R. G.; Williams, J. L.; Rinderer, T. E. (1990). "A bait station for survey and detection of honey bees" (PDF). Apidologie. 21 (4): 287โ292. doi:10.1051/apido:19900403.
- ^ Mรผller, Gรผnter C.; Junnila, Amy; Kravchenko, Vasiliy D.; Revay, Edita E.; Butler, Jerry; Orlova, Olga B.; Weiss, Robert W.; Schlein, Yosef (March 2008). "Ability of essential oil candles to repel biting insects in high and low biting pressure environments". Journal of the American Mosquito Control Association. 24 (1): 154โ160. doi:10.2987/8756-971X(2008)24[154:AOEOCT]2.0.CO;2. ISSNย 8756-971X. PMIDย 18437832. S2CIDย 41927381.
- ^ Holcombe, Luke (9 January 2018) "Wine faults" Diarsipkan 2021-09-16 di Wayback Machine., p. 11.
- ^ Eggersdorfer, M. (2005), "Terpenes", Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry, Weinheim: Wiley-VCH, doi:10.1002/14356007.a26_205
- ^ Fellermeier M, Zenk MH (May 1998). "Prenylation of olivetolate by a hemp transferase yields cannabigerolic acid, the precursor of tetrahydrocannabinol". FEBS Letters. 427 (2): 283โ85. Bibcode:1998FEBSL.427..283F. doi:10.1016/S0014-5793(98)00450-5. PMIDย 9607329.
- ^ (1974) "Allylic Chlorides from Allylic Alcohols: Geranyl Chloride". Org. Synth. 54.ย
- ^ Jose G. Calzada and John Hooz (1974). "Geranyl chloride". Org. Synth. 54: 63.ย
- ^ (2006) "Oxidation of Nerol to Neral With Iodosobenzene and TEMPO". Org. Synth. 83.ย
- ^ (1995) "Asymmetric Hydrogenation of Allylic Alcohols Using BINAPโRuthenium Complexes: (S)-(โ)-citronellol". Org. Synth. 72; Coll. Vol. 9: 169.ย
- ^ "MSDS โ Geraniol". Sigma-Aldrich. Diakses tanggal Feb 15, 2022.