Gigi
◌̪
Nomor IPA408
Pengodean karakter
Entitas (desimal)̪
Unikode (heks)U+032A

Konsonan gigi adalah konsonan yang diartikulasikan dengan lidah menyentuh gigi atas, misalnya konsonan /θ/ dan /ð/. Dalam beberapa bahasa, konsonan gigi dibedakan dengan jenis konsonan lainnya, misalnya konsonan rongga-gigi, yang di mana konsonan tersebut dihasilkan dengan lidah menyentuh tonjolan gusi, meskipun konsonan gigi dan konsonan rongga-gigi sama-sama memiliki bunyi yang terdengar mirip dan menggunakan huruf latin yang sama (misalnya t, d, n).

Dalam Alfabet Fonetik Internasional, diakritik untuk konsonan gigi adalah U+032A ◌̪ combining bridge below. Jika diakritik tersebut tidak bisa digunakan, maka diakritik yang akan digunakan adalah U+0346 ◌͆ combining bridge above, misalnya //.

Lintas-linguistik

sunting

Dalam kebanykan bahasa, misalnya bahasa Albania, Irlandia dan bahasa Rusia, konsonan-konsonan koronal yang divelarisasikan umumnya diucapkan dengan posisi lebih dekat dengan gigi, dibandingkan dengan konsonan yang tidak divelarisasikan.[1]

Bahasa Sanskrit, Hindustani, dan bahasa Indo-arya lainnya umumnya memiliki set inventaris konsonan gigi yang terjadi secara fonemik dengan suara maupun tanpa suara, serta dengan aspirasi maupun tanpa aspirasi.

Dalam Bahasa Spanyol, konsonan /t/ dan /d/ diucapkan sebagai konsonan denti-alveolar,[2] dengan konsonan /l/ dan /n/ diucapkan sebagai konsonan rongga-gigi, namun posisinya bisa berubah tergantung konsonan yang mendahuluinya. Demikian pula dalam bahasa Italian, konsonan /t/, /d/, /t͡s/, dan /d͡z/ diucapkan sebagai konsonan denti-alveolar ([t̪], [d̪], [t̪͡s̪], dan [d̪͡z̪]), dengan konsonan /l/ dan /n/ diucapkan sebagai konsonan denti-sebelum konsonan tersebut.[3][4]

Walaupun konsonan denti-alveolar sering dideskripsikan sebagai konsonan gigi, konsonan denti-alveolar sebenarnya diucapkan lebih sedikit mundur daripada konsonan gigi.[5] Dalam bahasa Prancis, kadang-kadang konsonan denti-alveolar diucapkan sebagai konsonan pra-rongga gigi.

Kejadian

sunting

Konsonan gigi/denti-alveolar yang ditranskripsikan oleh Alfabet Fonetik Internasional (IPA) adalah:

IPA Deskripsi Contoh
Bahasa Ortografi IPA Arti
Konsonan sengau gigi bersuara Rusia банк / bank [bak] 'bank'
Konsonan letup gigi nirsuara Finlandia tutti [ut̪ːi] 'dot'
Konsonan letup gigi bersuara Arab دين / din [iːn] 'agama'
Konsonan geser sibilan gigi nirsuara Polandia kosa [kɔa] 'sabit besar'
Konsonan geser sibilan gigi bersuara Polandia koza [kɔa] 'kambing'
θ Konsonan geser nonsibilan gigi nirsuara Inggris thing [θɪŋ] 'benda'
ð Konsonan geser nonsibilan gigi bersuara Inggris this [ðɪs] 'ini'
ð̞ Konsonan hampiran gigi Spanyol codo [koð̞o] 'siku'
Konsonan hampiran-sisi gigi Spanyol alto [at̪o] 'tinggi'
t̪ʼ Konsonan sembur gigi letup Dahalo [t̪ʼat̪t̪a] 'rambut'
ɗ̪ Konsonan letup-balik gigi bersuara [apa contohnya?]
k͡ǀ q͡ǀ
ɡ͡ǀ ɢ͡ǀ
ŋ͡ǀ ɴ͡ǀ
konsonan decak gigi (banyak variasinya) Xhosa ukúcola [ukʼúkǀola] 'untuk menggiling halus'

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting

Sumber

sunting
  • Ladefoged, Peter; Maddieson, Ian (1996). The Sounds of the World's Languages. Oxford: Blackwell. ISBN 0-631-19814-8.
  • Martínez-Celdrán, Eugenio; Fernández-Planas, Ana Ma.; Carrera-Sabaté, Josefina (2003), "Castilian Spanish", Journal of the International Phonetic Association, 33 (2): 255–259, doi:10.1017/S0025100303001373
  • Recasens, Daniel; Espinosa, Aina (2005), "Articulatory, positional and coarticulatory characteristics for clear /l/ and dark /l/: evidence from two Catalan dialects", Journal of the International Phonetic Association, 35 (1): 1–25, doi:10.1017/S0025100305001878, S2CID 14140079
  • Rogers, Derek; d'Arcangeli, Luciana (2004), "Italian", Journal of the International Phonetic Association, 34 (1): 117–121, doi:10.1017/S0025100304001628
  • Real Academia Española; Association of Spanish Language Academies (2011), Nueva Gramática de la lengua española (English: New Grammar of the Spanish Language), vol. 3 (Fonética y fonología), Espasa, ISBN 978-84-670-3321-2

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Konsonan rongga-gigi

Konsonan [s̪] (sibilan) berbeda dengan konsonan [θ] (non sibilan). Konsonan [s̠] (pasca rongga-gigi) berbeda dengan konsonan [ʃ] (palato-alveolar). Huruf Latin

Konsonan sengau rongga-gigi nirsuara

huruf. Simbol sepadan X-SAMPA adalah n_0. Karakteristik konsonan dari konsonan sengau rongga-gigi nirsuara adalah: Cara artikulasinya adalah oklusif, yang

Konsonan bibir-gigi

dunia. tetapi, konsonan tersebut sering kali terjadi sebagai alofon dari konsonan /m/ sebelum konsonan bibir-gigi, yang umumnya berupa konsonan /v/ dan /f/

Konsonan bibir

Konsonan letup. Konsonan [m], [p], dan [b]) adalah konsonan bibir sedangkan konsonan [f] dan [v] adalah konsonan bibir-gigi. Konsonan geser dwibibir nirsuara

Konsonan hampiran sisi rongga-gigi

sekitar setengah dari konsonan. Tidak ada bahasa yang diketahui membedakan suara seperti itu dengan Konsonan geser-sisi rongga-gigi nirsuara [ɬ]. Dalam

Konsonan geser gigi bersuara

Konsonan geser gigi bersuara adalah jenis dari suara konsonan gigi yang digunakan dalam berbagai bahasa. Simbol IPAnya adalah ⟨ð⟩. Dalam bahasa Indonesia

Konsonan geser gigi nirsuara

Konsonan geser gigi nirsuara adalah jenis dari suara konsonan gigi yang digunakan dalam berbagai bahasa. Simbol IPAnya adalah ⟨θ⟩. Dalam bahasa Indonesia

Konsonan pascarongga-gigi

bagian atas mulut (misalnya, konsonan velar melibatkan kontak pada langit-langit lunak dan konsonan gigi melibatkan gigi), bersama dengan artikulasi sekunder