Arca Wisnu, koleksi Museum Arkeologi dan Galeri Potret di Goa, India.

Kostuba (Dewanagari: เค•เฅŒเคธเฅเคคเฅเคญ;ย ,IAST:ย Kaustubha, เค•เฅŒเคธเฅเคคเฅเคญ) adalah nama suatu permata surgawi atau ratnam dalam mitologi Hindu.[1] Permata tersebut dimiliki oleh Dewa Wisnu, sehingga sang dewa juga memiliki nama lain Kaustubhadhari. Dalam sastra Hindu diyakini bahwa permata tersebut adalah yang paling mulia di antara segala ciptaan yang muncul saat pengadukan Lautan Susu (Samudramantana), dan menjadi simbol dari kemahakuasaan.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ www.wisdomlib.org (2015-08-16). "Kaustubha: 26 definitions". www.wisdomlib.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-08-02.
  2. ^ The Rฤmฤyaแน‡a of Vฤlmฤซki: An Epic of Ancient India, Volume VI: Yuddhakฤแน‡แธa (dalam bahasa Inggris). Princeton University Press. 2017-01-24. hlm.ย 612. ISBNย 978-0-691-17398-6.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kurma (awatara)

dewi yang menciptakan minuman anggur. Apsara, kaum bidadari kahyangan. Kostuba, permata yang paling berharga di dunia. Uccaihsrawa, kuda para dewa. Kalpawreksa

Samudramantana

diberikan kepada asura. Selain itu, diperoleh pula tiga benda berharga: Kostuba: permata paling berharga di dunia, dikenakan oleh Wisnu di mahkotanya.

Cintamani

sering digambarkan sebagai mestika mulia milik Wisnu yang juga disebut Kostuba, atau melekat di dahi Nagaraja dan disebut pula Nagamani. Kitab Yogawasistha