Lukas 23
Lukas 23:14-26 pada Kitab Injil bercorak tulisan Carolingian minuscule (folio 160v; British Library, MS Add. 11848).
KitabInjil Lukas
KategoriInjil
Bagian Alkitab KristenPerjanjian Baru
Urutan dalam
Kitab Kristen
3
โ† pasal 22
pasal 24 โ†’

|right|thumb|150px|]] Lukas 23 (disingkat Luk 23) adalah pasal kedua puluh tiga Injil Lukas pada Perjanjian Baru dalam Alkitab Kristen. Disusun oleh Lukas, seorang Kristen yang merupakan teman seperjalanan Rasul Paulus.[1][2]

Teks

sunting
Teks Yunani Lukas 23:47-24:1 pada Codex Bezae (Cambridge University Library MS. Nn.2.41), dibuat sekitar 400 M.

Struktur

sunting

Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

Ayat 28-31

sunting
Yesus berpaling kepada mereka dan berkata: "Hai puteri-puteri Yerusalem, janganlah kamu menangisi Aku, melainkan tangisilah dirimu sendiri dan anak-anakmu! Sebab lihat, akan tiba masanya orang berkata: Berbahagialah perempuan mandul dan yang rahimnya tidak pernah melahirkan, dan yang susunya tidak pernah menyusui. Maka orang akan mulai berkata kepada gunung-gunung: Runtuhlah menimpa kami! dan kepada bukit-bukit: Timbunilah kami! Sebab jikalau orang berbuat demikian dengan kayu hidup, apakah yang akan terjadi dengan kayu kering?"[3]
  • "Mereka" merujuk kepada "para perempuan yang menangisi dan meratapi Dia" pada Lukas 23:27.

Ayat 34

sunting
Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat."[4]

Ayat 42

sunting

Terjemahan Baru

Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."[5]

Ayat 42 bahasa Yunani

sunting

Textus Receptus

ฮบฮฑแฝถ แผ”ฮปฮตฮณฮตฮฝ ฯ„แพ  แผธฮทฯƒฮฟแฟฆ ฮผฮฝฮฎฯƒฮธฮทฯ„ฮฏ ฮผฮฟฯ… ฮšฯฯฮนฮต, แฝ…ฯ„ฮฑฮฝ แผ”ฮปฮธแฟƒฯ‚ แผ•ฮฝ ฯ„แฟƒ ฮฒฮฑฯƒฮนฮปฮตฮฏแพณ ฯƒฮฟฯ…

Novum Testamentum Graece

ฮบฮฑแฝถ แผ”ฮปฮตฮณฮตฮฝ แผธฮทฯƒฮฟแฟฆ, ฮผฮฝฮฎฯƒฮธฮทฯ„ฮฏ ฮผฮฟฯ… แฝ…ฯ„ฮฑฮฝ แผ”ฮปฮธแฟƒฯ‚ ฮตแผฐฯ‚ ฯ„แฝดฮฝ ฮฒฮฑฯƒฮนฮปฮตฮฏฮฑฮฝ ฯƒฮฟฯ….

Transliterasi:

kai elegen Iฤ“sou, mnฤ“sthฤ“ti mou, hotan elthฤ“s eis tฤ“n basileian sou

Ayat 43

sunting
Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."[6]

Ayat 46

sunting
'Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku[7]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN 9789794159219.
  2. ^ John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN 9794159050.
  3. ^ Lukas 23:28โ€“31
  4. ^ Lukas 23:34
  5. ^ Lukas 23:42
  6. ^ Lukas 23:43
  7. ^ Lukas 23:46

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Injil Lukas

Injil Lukas adalah kitab ketiga dari empat Injil kanonik Perjanjian Baru. Kitab ini menceritakan asal-usul, kelahiran, pelayanan, kematian, kebangkitan

Penyaliban dan kematian Yesus

15:22; Lukas 23:33; Yohanes 19:17 Matius 26:2; Markus 15:21; Lukas 23:26 Lukas 23:27โ€“31 Yohanes 20:25 Markus 15:25 Matius 27:45; Markus 15:33; Lukas 23:44

Lukas Enembe

Lukas Enembe (27 Juli 1967ย โ€“ย 26 Desember 2023) adalah politikus Indonesia yang menjabat sebagai Gubernur Papua ke-14. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai

Stadion Lukas Enembe

Stadion Lukas Enembe (nama awalย : Papua Bangkit) atau dikenal warga sekitar dengan nama Stadion Harapan adalah sebuah stadion sepak bola yang terletak

Firdaus

(Luk 23:43; 2 Kor 12:4; Why 2:7). Ayat-ayat sekitarnya menunjukan bahwa pengertiannya adalah mengenai perkembangan yang terakhir. Dalam Lukas 23:43 Yesus

Tujuh Perkataan Salib

yaitu Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas, dan Injil Yohanes. Ketujuh perkataan tersebut adalah: Lukasย 23:34 โ€œYa Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka

Bukit Golgota

(baca: gulgalta), yang berarti 'tengkorak' (Matius 27:33; Markus 15:22; Lukas 23:33). Nama itu disesuaikan dengan bentuk tempatnya yang bulat mirip tengkorak

Varian tekstual dalam Injil Lukas

Varian tekstual dalam Injil Lukas (dan kitab-kitab lain dalam Alkitab) muncul ketika seorang penyalin membuat sebuah perubahan yang disengaja atau tidak