Margarin

Margarin ialah zat aditif pengemulsi pengganti mentega buatan yang dibuat dari minyak nabati dan tambahan unsur hidrogen. Bisa juga mengandung susu saringan, garam dan pengemulsi seperti lesitin. Margarin mengandung lebih sedikit lemak daripada mentega, sehingga margarin banyak digunakan sebagai pengganti mentega. Ada juga margarin rendah kalori, yang mengandung lemak lebih sedikit. Selain itu ada pula margarin yang dijernihkan yang disebut minyak samin nabati atau vanaspati, margarin ini mengandung lebih banyak lemak daripada margarin biasa, tetapi rasa dan aromanya tidak berbeda.

Margarin merupakan zat aditif yang digunakan sebagai produk pengemulsi turunan minyak kelapa sawit dan mengandung lemak tak jenuh yang aman bagi kesehatan. Minyak kelapa sawit yang berbentuk cair terlebih dahulu melewati proses penyuntikan hidrogen hingga padat. Dulunya, cara pembuatan margarin sempat menuai masalah karena disebut-sebut mengandung trans fat yang berbahaya bagi tubuh karena penggunaan zat hidrogen tersebut. Namun seiring kemajuan teknologi, kini margarin tidak lagi mengandung trans fat. โ€œPemecahan struktur penggunaan zat hidrogen harus sampai tuntas untuk menghilangkan zat berbahaya tersebutโ€ jelas Isti. Memilki kandungan air sekitar 16%, margarin memiliki titik leleh yang cukup tinggi sekitar 37-42ย ยฐC. Hal tersebut yang membuat margarin aman disimpan dalam suhu ruang tanpa harus takut meleleh. Karena berbahan dasar minyak kelapa sawit, margarin memiliki warna kuning lebih cerah dibanding mentega yang biasanya kuning pucat. Tidak adanya aroma susu layaknya mentega menjadi salah satu kekurangan margarin. Sering kali para produsen menyiasati kekurangan tersebut dengan mencampurkannya dengan mentega hanya untuk mendapatkan aroma khasnya.

Mentega, yang disebut sebagai "butter" dalam bahasa Inggris, merupakan produk hewani yaitu hasil olahan dari susu. Bagian susu yang diambil untuk membuat mentega adalah krim (lemak) susu. Krim kemudian diproses dengan teknik yang disebut "churning", yaitu pengadukan terus-menerus hingga fase padatan terpisah dari fase cair dan terkumpul. Mentega merupakan produk emulsi tipe fase air dalam fase minyak, kebalikan dari bahan asalnya yaitu krim susu yang merupakan emulsi fase minyak dalam fase air. Berbeda dengan mentega, margarin, diambil berasal dari bahasa Inggris "margarine", merupakan produk turunan dari minyak nabati yang telah ter-hidrogenasi. Penambahan gugus hidrogen pada ikatan kimia asam lemak menyebabkan bentuk minyak menjadi lebih padat. Di Indonesia, biasanya margarin dibuat dari turunan minyak kelapa sawit, khususnya fraksi stearin yang berbentuk padatan jika berada dalam suhu ruang (25oC). Karena dibuat dari bahan nabati, margarin tidak memiliki kandungan kolesterol. Apabila ada minyak samin nabati, maka ada pula minyak samin hewani yang terbuat dari lemak hewan yaitu ghee. Margarin merupakan produk emulsi tipe fase air dalam fase minyak. Karena mentega dan margarin merupakan produk emulsi, dalam pembuatannya di industri biasa ditambahkan bahan pengemulsi contohnya lesitin. Jika dilihat dari sejarahnya, margarin baru ditemukan pada akhir abad ke-19 sebagai bahan alternatif mentega disebabkan harga yang lebih murah.

[1]

Referensi

sunting
  1. ^ "Ini Beda Mentega, Margarin, dan Mentega Putih".


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Roti bolen

lapisan-lapisan renyah seperti kroisan. Makanan ini terbuat dari tepung, margarin, dan bahan lainnya yang dipanggang dan diisi oleh keju, pisang, atau isian

Makaroni skotel

cincang), keju cheddar, susu cair, bawang bombai, bawang putih, mentega atau margarin, telur, biji pala, lada, garam, dan gula. Makaroni dahulu merupakan komoditas

Hippolyte Mรจge-Mouriรจs

seorang kimiawan dan penemu Prancis yang terkenal dengan penemuannya tentang margarin. Hippolyte Mรจge lahir pada 24 Oktober 1817 di Draguignan dari pasangan

Flora Food Group

bernama Upfield) adalah sebuah perusahaan yang menjual beberapa merek produk margarin dan produk olesan roti, seperti merek Flora, Blue Band, Stork, Becel, Country

Biji ketapang

Kini, bahan biji ketapang dimodifikasi dengan mencampurkan tepung terigu, margarin, santan, telur, gula pasir, garam dan vanili. Hasil adonan tersebut dimasak

Blue Band

Blue Band (dikenal sebagai Rama di Jerman) adalah sebuah merek margarin, keju oles dan minyak masak oles dari Flora Food Group. Produk tersebut banyak

Unilever

P&G dan Nestlรฉ. Unilever juga merupakan produsen olesan makanan (seperti margarin) terbesar di dunia. Unilever adalah salah satu perusahaan paling tua di

Nasi goreng (Indonesia)

sebuah makanan berupa nasi yang digoreng dan dicampur dalam minyak goreng, margarin, atau mentega. Biasanya ditambah dengan kecap manis, bawang merah, bawang