Mushaf
Mushaf al-Tajwid, dicetak dengan huruf berwarna-warni untuk memudahkan pembacaan Al-Qur'an dengan Tajwid.
Al-Qur'an bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Persia.

Mushaf (bahasa Arab: ู…ุตุญู, translit.ย muแนฃแธฅaf; pelafalan dalam bahasa Arab: [หˆmสŠsหคฤงaf])[a] adalah naskah kuno atau koleksi lembar (sahifah, lihat di bawah). Al-Qur'an yang Muslim percaya telah terungkap pada berbagai waktu dan dalam berbagai cara selama periode 23 tahun pada akhir kehidupan Muhammad, dikumpulkan ke dalam naskah kuno di bawah khalifah ketiga, Utsman bin Affan.[1]

Dalam istilah Islam, Al-Qurโ€™an berarti 'Pembacaan', menunjukkan kandungannya. Ketika mengacu kepada volume terikat fisik, ada yang menggunakan istilah mushaf.

Suhuf

sunting

Al-Qur'an mengacu kepada dirinya sebagai kitab. Kata mushaf tidak disebutkan dalam Al-Qur'an tetapi jamaknya "suhuf" (dari akar "sahifah", dari mushaf juga berasal) disebutkan dalam beberapa ayat.[2] Mencatat ini, beberapa ulama telah berpendapat bahwa Al-Qur'an tidak menyajikan dirinya sebagai "buku", yang berarti itu selesai dan lengkap, begitu banyak sebagai "kitab suci", sesuatu ditulis atau dikomunikasikan dari waktu ke waktu, yang memberikan banyak dinamisme atau kehidupan. Al-Qur'an berbicara tentang dirinya sebagai kitab bahkan sebelum ia diletakkan ke dalam tulisan.[3]

Kata 'suhuf' disebutkan dalam ayat berikut dari Al-Qur'an:

Al-Islam.org, situs web shia menulis:

Mushaf mengacu kepada koleksi "sahifah" yang merupakan tunggal untuk "halaman".
Secara harfiah, arti dari mushaf adalah "Naskah terikat antara dua papan". Dalam hari itu mereka menggunakan untuk menulis pada kulit dan material lainnya. Mereka salah seorang digulung tulisan -- apa yang dikenal sebagai gulungan dalam bahasa Inggris. Atau mereka terus dipisahkan lembar dan mengikat mereka bersama, dalam apa yang dapat disebut sebagai "mushaf", kitab dalam istilah hari ini. Setara dengan buku kata "kitab" digunakan (dan masih) merujuk baik huruf (mis. dari korespondensi) ataupun dokumen yang ditulis atau dicatat. Kata bahasa Arab untuk menulis "kataba" adalah turunan dari kata yang sama.
Meskipun Al-Qur'an biasanya disebut "mushaf" sekarang, mungkin merujuk kepada "kumpulan"nya setelah ia tersebar. Al-Qur'an adalah mushaf (kitab), tetapi setiap mushaf (kitab) belum tentu Al-Qur'an.[4]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Wheller, Brannon M. Prophets in the Quran: An Introduction to the Quran and Muslim Exegesis, Continuum Books, 2002, p. 5.
  2. ^ http://www.quranicstudies.com/quran/the-difference-between-quran-and-mushaf/
  3. ^ Madigan, Daniel. The Qur'an's Self-Image: Writing and Authority in Islam's Scripture, Princeton University Press, 2001.
  4. ^ Kitab Fatimah (AS)

catatan

sunting
  1. ^ dengan แนฃ (ุต) dan แธฅ (ุญ) sebagai dua konsonan terpisah, bukan [mสŠสƒaf].

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Mushaf Utsmani

Mushaf Utsmani adalah mushaf Al-Qur'an yang disusun oleh Khalifah Kekhalifahan Rasyidin ketiga, Utsman bin Affan. Utsman memerintahkan agar Mushaf Utsmani

Mushaf Utsman Thaha

Mushaf Utsman Thaha adalah mushaf Al-Qur'an yang ditulis dengan aksara Kufi oleh kaligrafer Utsman Thaha menurut qiraat Warsh dan qiraat lainnya. Transkripsi

Al-Qur'an

nabi dan rasul, dengan perantaraan Malaikat Jibril dan ditulis pada mushaf-mushaf yang kemudian disampaikan kepada kita secara mutawatir, serta membaca

Tafsir surah At-Tin

dari delapan ayat dan berada pada Juz 30 dan surah ke-95 dalam susunan mushaf Al Qur'an. Surah ini merupakan wahyu ke-28 yang diterima oleh Muhammad.

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qurโ€™an (disingkat LPMQ) adalah Unit Pelaksana Teknis Badan Penelitian dan Pengembangan serta Pendidikan dan Pelatihan, berada

Mushaf Ali

Mushaf Ali adalah naskah kuno Al-Qur'an yang dikumpulkan oleh Ali bin Abi Thalib. Ali adalah salah satu kolektor Al-Qur'an pertama dan telah mengatur ayat

Ahmad Bahauddin Nursalim

non-gelar, Gus Baha' diberi keistimewaan untuk menjadi sebagai Ketua Tim Lajnah Mushaf Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Gus Baha' duduk bersama para

Surah Al-Kahf

tengah mushaf, kecuali Imam Nawawi menyebut nukrฤ(n) (bahasa Arab: ู†ูู‘ูƒู’ุฑู‹ุงcode: ar is deprecated ) pada ayat 74 surah ini sebagai kata di tengah mushaf. Ammi