Lebensraum Lebensraum (bahasa Jerman: "habitat" atau secara harfiah "ruang hidup") adalah salah satu tujuan politik genosidal utama Adolf Hitler, serta sebuah komponen penting dalam ideologi Nazi. Lebensraum berperan sebagai motivasi kebijakan ekspansionis Jerman Nazi yang bertujuan memberikan ruang tambahan untuk pertumbuhan penduduk Jerman demi terciptanya keyakinannya bahwa rakyat Jerman membutuhkan Lebensraum ("ruang hidup", berarti tanah dan bahan mentah), dan ruang tersebut harus didirikan di Eropa Timur. Ini merupakan kebijakan tertulis Nazi untuk memusnahkan, mendeportasi, atau memperbudak penduduk Polandia, Ukraina, Rusia, dan bangsa Slavia lainnya, yang mereka anggap inferior, dan mengisi kembali tanah tersebut dengan orang-orang Jermanik. Seluruh populasi kota dimusnahkan melalui kelaparan, sehingga menciptakan surplus pertanian untuk memberi makan rakyat Jerman dan memungkinkan penggantian penduduknya oleh kaum kelas atas Jerman.[1]

Zaman modern

sunting

Istilah "lebensraum" juga dipakai untuk menyebut banyak negara pascaperang. Penyebaran kapitalisme global oleh Amerika Serikat disebut "Lebensraum Amerika", dan telah dikritik sebagai bentuk imperialisme ekonomi dan budaya.[2][3] Tsering Shakya menulis bahwa kebijakan Republik Rakyat Tiongkok di Tibet juga bisa disamakan dengan lebensraum.[4][5]

Lihat pula

sunting

Kekaisaran Jepang:

Italia Fasis

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Richard Overy, The Dictators: Hitler's Germany, Stalin's Russia ISBN 0-393-02030-4
  2. ^ Neil Smith (19 March 2003). American Empire: Roosevelt's Geographer and the Prelude to Globalization. University of California Press. hlm. 426. ISBN 978-0-520-23027-9. Diakses tanggal 23 October 2012.
  3. ^ Murray Low; Kevin R Cox; Jennifer Robinson (27 December 2007). The SAGE Handbook of Political Geography. SAGE. hlm. 462–463. ISBN 978-0-7619-4327-3. Diakses tanggal 23 October 2012.
  4. ^ Ian G. Cook; Geoffrey Murray (2001). China's Third Revolution: Tensions in the Transition Towards a Post-Communist China. Psychology Press. hlm. 140.
  5. ^ Orville Schell; David L. Shambaugh (1999). The China Reader: The Reform Era. Random House Digital, Inc. hlm. 607–8.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Adolf Hitler

Sampai saat itu, kebijakan luar dan dalam negerinya bertujuan mencapai Lebensraum ("ruang hidup") bagi kaum Jermanik. Ia memerintahkan Jerman dipersenjatai

Pandangan politik Adolf Hitler

sama, seperti anti-semitisme, anti-komunisme, anti-parliamentarianisme, Lebensraum Jerman, supremasi "ras Arya", dan nasionalisme Jerman yang ekstrem. Hitler

Holokaus

ras Ras Arya Darah dan tanah Eugenika Reich Jerman Raya Heim ins Reich Lebensraum Ras utama Kebijakan ras Jerman Nazi Kesetaraan Völkisch Solusi Akhir Kamp

Pengusiran orang Polandia oleh Jerman Nazi

pendudukan Polandia dengan tujuan Jermanisasi geopolitik mereka (lihat Lebensraum) antara 1939–1944. Pengusiran tersebut dibenarkan olhe doktrin rasial

Geopolitik

Geostrategi luar angkasa Geoyurisprudensi Kawasan Menengah Kedalaman strategi Lebensraum Lingkaran Pengaruh Politik air Politik minyak bumi Realpolitik Teopolitik

Jerman Nazi

anti-Bolshevisme. NSDAP menjanjikan pemerintahan pusat yang kuat, memperluas Lebensraum ("ruang hidup") bagi bangsa Jerman, pembentukan masyarakat nasional berdasarkan

Hakkō ichiu

ultranasionalisme. Dominasi (politik) Hokushin-ron Konferensi Asia Timur Raya Lebensraum Memorial Tanaka Militerisme Jepang Moskow, Roma ketiga Nasionalisme Jepang

Generalplan Ost

dipersiapkan dari tahun 1939 hingga 1942, merupakan bagian dari kebijakan Lebensraum dan perwujudan ideologi Drang nach Osten (bahasa Indonesia: Pergerakan