Patanjali (Dewanagari: पतञ्जलि; ,IASTPatañjali, पतञ्जलि) adalah seorang filsuf Hindu. Ajaran Yoga dibangun oleh Maharsi Patanjali, dan merupakan ajaran yang sangat misterius di kalangan umat Hindu. Ajaran yoga merupakan ilmu yang bersifat praktis dari ajaran Veda. Yoga berakar dari kata Yuj yang berarti berhubungan, yaitu bertemunya roh individu (atman/purusa) dengan roh universal (Paramatman/Mahapurusa). Maharsi Patanjali mengartikan yoga sebagai Cittavrttinirodha yaitu penghentian gerak pikiran. Sastra Yogasutra yang ditulis oleh Maharsi Patanjali, yang terbagi atas empat bagian dan secara keseluruhan mengandung 194 sutra. Bagian pertama disebut: Samadhipada, sedangkan bagian kedua disebut: Sadhanapada, bagian ketiga disebut: Vibhutipada, dan yang terakhir disebut: Kailvalyapada.

Lihat pula

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Sutra Yoga Patanjali

on Freedom: Commentary on the Yoga Sutras of Patanjali by Sw Satyananda (Bihar School of Yoga) Patañjali - Yoga-Sutra: A word by word translation with

Patanjali Ayurved

keuntungan dari Produk Patanjali ditujukan untuk amal. Acharyakulam Bharat Swabhiman Kepercayaan Patanjali Yogpeeth Yog gram "Patanjali CEO Acharya Balkrishna

Kresna

Tuhan Yang Mahakuasa dalam konsep monoteisme yang kuat. Sekitar 150 SM, Patanjali dalam kitab Mahabhashya karyanya menulis sebuah sloka sebagai berikut:

M. Patanjali Sastri

M. Patanjali Sastri adalah Ketua Hakim Mahkamah Agung India. Ia diangkat sebagai hakim di mahkamah tersebut pada tanggal 26 Januari 1950. Ia lalu terpilih

Darma

lain) Dalam Sutra Yoga Patanjali dharma itu nyata; di Vedanta itu tidak nyata. Dharma adalah bagian dari yoga, saran Patanjali; unsur-unsur dharma Hindu

Upanisad

Maharsi Panini, jumlah upanisad yang ada sebanyak 900. Begitu pula Maharsi Patanjali menyatakan jumlah yang sama. Namun saat ini kebanyakan sudah musnah seiring

Yoga

Maharsi Patanjali mengartikan yoga sebagai Cittavrttinirodha yaitu penghentian gerak pikiran. Sastra Yogasutra yang ditulis oleh Maharsi Patanjali, yang

Samādhi

absolut. Ketenangan absolut ini sama seperti tubuh yang tak bernyawa. Patanjali Yogdarshanam dan Mahopanishad Mahopanishad berpendapat bahwa ketika fase