📑 Table of Contents
Salah satu ahli yang mendirikan bidang studi ini, Eve Kosofsky Sedgwick.

Penelitian queer atau penelitian keanekaragaman seksual adalah bidang penelitian yang terkait dengan orientasi seksual dan identitas gender, yang biasanya berfokus pada masyarakat dan budaya lesbian, gay, biseksual, transgender, dan interseks (LGBTI). Awalnya bidang ini berfokus pada sejarah LGBT dan teori literer, tetapi kemudian meluas menjadi penelitian yang menyelidiki identitas, kehidupan, sejarah, dan persepsi queer melalui bidang biologi, sosiologi, antropologi, sejarah sains,[1] filsafat, psikologi, seksologi, ilmu politik, etika, dan bidang-bidang lain. Marianne LaFrance, mantan kepala Larry Kramer Initiative for Lesbian and Gay Studies di Universitas Yale,[2] menyatakan bahwa "sekarang kita tidak hanya bertanya 'apa yang menyebabkan homoseksualitas?' [tetapi juga] 'apa yang menyebabkan heteroseksualitas?' dan 'mengapa seksualitas menjadi pokok perspektif manusia?'"[1]

Penelitian queer tidak sama dengan teori queer, yang merupakan sudut pandang analitis dalam penelitian queer yang menentang kategori identitas seksual yang "dikonstruksi secara sosial".[1]

Catatan kaki

sunting
  1. ^ a b c Branch, Mark Alden (April 2003). "Back in the Fold". Yale Alumni Magazine. YaleAlumniMagazine.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-05-06. Diakses tanggal June 4, 2009.
  2. ^ "Larry Kramer Initiative for Lesbian and Gay Studies at Yale". Yale.edu (Internet Archive). March 13, 2007. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-03-13. Diakses tanggal June 4, 2009.

Bacaan lanjut

sunting
  • Dynes, Wayne R. (ed.) Encyclopedia of Homosexuality. New York and London, Garland Publishing, 1990
  • Halwani, Raja, Carol V. A. Quinn, and Andy Wible (Eds.) Queer Philosophy. Presentations of the Society for Lesbian and Gay Philosophy, 1998-2008. Amsterdam and New York, NY, Rodopi, 2012
  • McRuer, Robert (2006). "Crip Theory: Cultural Signs of Queerness and Disability", New York University Press.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Queer

Queer atau kwir seringkali digunakan sebagai istilah payung untuk orang nonheteroseksual dan noncisgender. Istilah ini juga dapat merujuk pada semua orang

Teori queer

teori queer terbangun baik di atas tantangan feminis dengan gagasan bahwa gender adalah bagian dari diri yang hakiki dan di atas penelitian-penelitian gay/lesbian

Orientasi romantis

Cerankowski, Karli June; Milks, Megan (2014). Asexualities: Feminist and Queer Perspectives. Routledge. hlm.ย 89โ€“93. ISBNย 1-134-69253-6. Diakses tanggal

Nonheteroseksual

identitas seksual tersebut. Istilah ini serupa dengan queer, meskipun kurang politis dan lebih klinis; queer secara umum mengacu pada keadaan nonnormatif dan

Heteroseksualitas

terdapat sejumlah penelitian yang mendukung bahwa proses maskulinisasinya lebih tinggi dibandingkan pria homoseksual, tetapi beberapa penelitian yang lain justru

Kontinum heteroseksual-homoseksual

berbagai tingkatan biseksualitas. [...] (2004) Studi asosiasi genom dalam penelitian pada 2019, menemukan bahwa efek genetik atau secara biologis yang membedakan

Biologi dan orientasi seksual

Hubungan antara biologi dan orientasi seksual merupakan sebuah subjek penelitian ilmiah yang masih terus berlangsung. Meskipun para ilmuwan masih belum

Biseksualitas

menyebutkan bahwa survei penelitian tersebut menemukan "...hampir sama jumlah pria yang berubah pada satu titik dari gay menjadi biseksual, queer, atau tanpa keterangan