Prahlada
प्रःलाद
Prahlada hendak dibunuh Hiranyakasipu. Lukisan dalam kitab Bhagawatapurana dari India, pada abad ke-18.
Prahlada hendak dibunuh Hiranyakasipu. Lukisan dalam kitab Bhagawatapurana dari India, pada abad ke-18.
Tokoh dalam mitologi Hindu
NamaPrahlada
Ejaan Dewanagariप्रःलाद
Ejaan IASTPrahlāda
GolonganAsura

Dalam kitab-kitab Purana, Prahlada (Sanskerta: प्रःलाद; Prahlāda) adalah nama seorang tokoh, putera Hiranyakasipu dan Kayadu. Ia dididik oleh Resi Narada sehingga menjadi pemuja Wisnu yang setia.

Ayah Prahlada, yaitu Hiranyakasipu, amat membenci Dewa Wisnu karena saudaranya dibunuh oleh seorang awatara Wisnu, yaitu Waraha. Karena kebenciannya yang dalam, ia juga melarang semua orang memuja Wisnu maupun menyebut nama Wisnu. Berbeda dengan ayahnya, Prahlada adalah seorang pemuja Wisnu yang taat. Sikap yang kontras tersebut membuat Hiranyakasipu sangat marah. Kemudian ia merencanakan berbagai upaya untuk melenyapkan Prahlada. Namun berbagai upaya yang dijalankannya selalu gagal karena Prahlada berada dalam perlindungan Wisnu.

Akhirnya Narasinga datang saat Hiranyakasipu menghancurkan pilar rumahnya. Narasinga merobek perut Hiranyaksipu sampai tewas. Setelah ayahnya tewas, Prahlada diangkat menjadi raja.

Lihat pula

sunting

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Holi

Chhoti Holi (Holi kecil). Api dinyalakan untuk mengenang peristiwa lolosnya Prahlada ketika ingin dibakar oleh Holika (saudara perempuan Hiranyakasipu). Holika

Bhakta Prahlada (film 1932)

Bhakta Prahlada adalah film bersuara Telugu pertama, yang berdasarkan pada Kisah Narasimha and Prahlada yang dibuat oleh H. M. Reddy, seorang pelopor industri

Narasinga

Wisnu, dan anaknya sendiri, Prahlada yang kini menjadi pemuja Wisnu. Namun, dia gagal setiap kali berusaha membunuh Prahlada, karena putranya memperoleh

Wamana

memberi pelajaran kepada Raja Bali (Mahabali), seorang asura, cucu dari Prahlada. Dalam sastra Hindu dikisahkan bahwa Raja Bali (Mahabali) telah merebut

Mahabali

(keluarga asura atau raksasa) dalam mitologi Hindu, putra Wirocana, cucu Prahlada. Nama Mahabali atau Bali sering disebut dalam kitab Purana sebagai raja

H. M. Reddy

dan menyutradarai film bersuara Telugu berjangka penuh pertama, Bhakta Prahlada pada 1932. Reddy bekerja sebagai asisten sutradara untuk Ardeshir Irani

Perfilman Telugu

audibel, Bhakta Prahlada, diproduksi oleh H.M. Reddy, yang menyutradarai film bersuara India Selatan pertama Kalidas (1931). Bhakta Prahlada menyelesaikan

Danawa

asura yang bersikap baik dan merupakan pemuja Wisnu yang taat, contohnya Prahlada, Wirocana, dan Mahabali. Menurut mitologi Hindu, di bawah kepemimpinan