Sepatu rem dengan pelapis

Sepatu rem adalah bagian dari sistem pengereman yang membawa lapisan rem pada rem drum yang digunakan pada mobil, atau blok rem pada rem kereta dan rem sepeda. Perangkat yang diletakkan di jalur untuk memperlambat mobil kereta api juga disebut sepatu rem.

Sepatu rem membawa lapisan rem, yang terpaku atau terpaku pada sepatu. Ketika rem diterapkan, sepatu bergerak dan menekan lapisan terhadap bagian dalam drum. Gaya gesek antara lapisan dan drum memberikan upaya pengereman. Energi dihamburkan sebagai panas.

Ada berbagai sistem untuk katalogisasi sepatu rem. Sistem yang paling sering digunakan di Eropa adalah sistem penomoran WVA.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ "WVA numbering system". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-13. Diakses tanggal 2020-05-08.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Rem udara kereta api

Rem udara kereta api adalah sistem pengereman tenaga rem kereta api dengan udara terkompresi sebagai pengoperasian sedang. Kereta modern mengandalkan

Kereta api Sangkuriang

Kereta api Sangkuriang merupakan layanan kereta api penumpang kelas compartment suite, eksekutif, dan ekonomi premium yang dioperasikan oleh Kereta Api

Rem udara (kendaraan darat)

menekan sepatu rem yang diperlukan untuk menghentikan kendaraan. Rem udara umum digunakan pada kendaraan berat, seperti truk, bus, kereta gandeng, semi-trailer

Abar

Abar atau rem kereta api adalah jenis rem yang dipasang pada bakal pelanting kereta api untuk melambatkan, menghentikan, mengontrol percepatan dan perlambatan

Rem cakram

digerakkan oleh piston untuk mendorong kampas rem (brake pads) ke cakram. Rem jenis ini juga digunakan pada kereta api, sepeda motor, sepeda. Pada mobil balap

Kereta api Argo Semeru

Kereta api Argo Semeru merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan compartment suite yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia melayani

Juru rem

Juru rem adalah pekerja transportasi rel yang pekerjaan utamanya membantu pengereman sebuah kereta api melalui sebuah gerbong tersendiri. Setelah kemunculan

Daftar kecelakaan kereta api di Indonesia

Kecelakaan Kereta Api Padang Panjang. 23 Maret 1945, sebuah kereta api kembali jatuh di Jembatan Lembah Anai, kemungkinan karena kehilangan rem dan kecepatan