Revolusi Iran 1979
Demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh masyarakat untuk memprotes Shah dan pemerintahan Pahlavi pada hari Asyura, 11 Desember 1978, di Jembatan College, Teheran
Tanggal7 Januari 1978 (1978-01-07)11 Februari 1979 (1979-02-11)
(1 tahun, 1 bulan dan 4 hari)
LokasiNegara Kekaisaran Iran
Sebab
TujuanPenggulingan Dinasti Pahlavi
Metode
HasilKemenangan kaum revolusioner
Hasil lengkap
Pihak terlibat

Kelompok royalis
  • Dewan Perwalian[a]
  • Partai Rastakhiz (hingga 1 November 1978)
  • Tentara Kekaisaran[b]
  • Garda Imperial
  • SAVAK
  • Shahrbani
  • Gendarmerie
Dewan Revolusioner

Oposisi Islamis
  • Asosiasi Ulama Pejuang
  • Asosiasi Mahasiswa Islam
  • Asosiasi Guru Islam Iran
  • Asosiasi Insinyur Islam
  • Asosiasi Dokter Islam Iran
  • Partai Koalisi Islam
  • Fedaiyan Islam
  • Organisasi Mujahidin Revolusi Islam

Oposisi demokrat liberal
  • Gerakan Kemerdekaan Iran
  • Front Nasional
  • JAMA
  • Partai Demokrat Kurdistan Iran
  • Konfederasi Mahasiswa Iran

Oposisi sayap kiri
  • Organisasi Mujahidin Rakyat Iran
  • Organisasi Gerilyawan Fedai Rakyat Iran
  • Partai Tudeh
  • Sarbedaran
  • Peykar
  • Gerakan Muslim Militan
  • Razmandegan
  • Jalan Pekerja
  • Partai Komala Kurdistan Iran
  • Persatuan Militan Komunis
Tokoh utama
  1. ^ Dewan Perwalian praktis dibubarkan pada 22 Januari 1979, ketika kepala dewan tersebut mengundurkan diri untuk bertemu dengan Ruhollah Khomeini.
  2. ^ Tentara Kekaisaran Iran mencabut kesetiaan mereka kepada takhta dan menyatakan netralitas pada 11 Februari 1979.
Demonstrasi massal di College Bridge, Teheran

Revolusi Iran (juga dikenal dengan sebutan Revolusi Islam,[3][4][5][6][7][8] bahasa Persia: انقلاب اسلامی) adalah revolusi yang mengubah Iran dari Monarki di bawah Shah Mohammad Reza Pahlavi, menjadi Republik Islam yang dipimpin oleh Ayatullah Agung Ruhollah Khomeini, pemimpin revolusi dan pendiri dari Republik Islam.[9] Sering disebut pula "revolusi besar ketiga dalam sejarah," setelah Prancis dan Revolusi Bolshevik.[10]

Walaupun beberapa orang berpendapat bahwa revolusi masih berlangsung, rentang-waktu terjadinya revolusi terjadi pada 7 Januari 1978 dengan demonstrasi besar pertama,[11] dan ditutup dengan disetujuinya konstitusi teokrasi baru - di mana Khomeini menjadi Pemimpin Tertinggi negara - pada Desember 1979. Sebelumnya, Mohammad Reza Pahlavi meninggalkan Iran dan menjalani pengasingan pada 16 Januari 1979 setelah pemogokan dan demonstrasi melumpuhkan negara, dan pada 1 Februari 1979 Ayatullah Khomeini kembali ke Teheran yang disambut oleh beberapa juta Bangsa Iran.[12] Kejatuhan terakhir Dinasti Pahlavi segera terjadi setelah 11 Februari di mana Angkatan Bersenjata Iran menyatakan dirinya netral setelah gerilyawan dan pasukan pemberontak mengalahkan tentara yang loyal kepada Shah dalam pertempuran jalanan. Iran secara resmi menjadi Republik Islam pada 1 April 1979 ketika sebagian besar Bangsa Iran menyetujuinya melalui referendum nasional.[13]

Revolusi ini memiliki keunikan tersendiri karena mengejutkan seluruh dunia.[14] Tidak seperti berbagai revolusi di dunia, Revolusi Iran tidak disebabkan oleh kekalahan dalam perang, krisis moneter, pemberontakan petani, atau ketidakpuasan militer;[15] menghasilan perubahan yang sangat besar dengan kecepatan tinggi ;[16] mengalahkan sebuah rezim, walaupun rezim tersebut dilindungi oleh angkatan bersenjata yang dibiayai besar-besaran dan pasukan keamanan;[17][18] dan mengganti monarki kuno dengan ajaran teokrasi yang didasarkan atas Guardianship of the Islamic Jurists (atau velayat-e faqih). Hasilnya adalah sebuah Republik Islam "yang dibimbing oleh ulama berumur 80 tahun yang diasingkan ke luar negeri dari Qom," sebagaimana seorang cendekiawan menyatakan, "jelas sebuah kejadian yang harus dijelaskan. ..."[19]

Revolusi ini terjadi kepada dua peringkat. Peringkat pertama bermula pada pertengahan 1977 hingga tahun 1979 yang dipimpin oleh pihak liberal, golongan haluan kiri dan kumpulan agama. Kesemua mereka memberontak menentang Shah Iran. Peringkat kedua yang turut dikenali sebagai Revolusi Islam menyaksikan naiknya Ayatollah menjadi pemimpin revolusi.

Sebab-sebab terjadinya revolusi

sunting

Penjelasan dari pertanyaan, "Mengapa revolusi terjadi?" Dapat dilihat di bawah ini:

Kesalahan-kesalahan Shah

sunting
  • Shah Mohammad Reza Pahlavi menjalankan pemerintahan yang brutal, korup, dan boros. Kebijakan-kebijakan ekonomi pemerintah yang terlalu ambisius menyebabkan inflasi tinggi, kelangkaan, dan perekonomian yang tidak efisien.[20][21] Kebijakan Shah yang kuat untuk melakukan westernisasi dan kedekatan dengan kekuatan barat (Amerika Serikat) berbenturan dengan identitas Muslim Syi'ah Iran[22] Hal ini termasuk pengangkatannya oleh Kekuatan Sekutu dan bantuan dari CIA pada 1953 untuk mengembalikannya ke kekuasaan, menggunakan banyak penasihat dan teknisi militer dari Militer Amerika Serikat dan pemberian kekebalan diplomatik kepada mereka. Ia, seperti ayahnya, Shah Reza Pahlevi merupakan orang yang sekuler, berbeda dengan cara pandang rakyat Iran pada umumnya yang sangat menghormati agama (Syiah) dalam kehidupan mereka sehari-hari. Semua hal tersebut membangkitkan nasionalisme Iran, baik dari pihak religius dan sekuler.[23] menganggap Shah sebagai boneka barat;[24][25].

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Yarshater, Ehsan (2004). "Iran ii. Iranian History (2) Islamic period (page 6)". Dalam Yarshater, Ehsan (ed.). Encyclopædia Iranica, Volume XIII/3: Iran II. Iranian history–Iran V. Peoples of Iran. London and New York: Routledge & Kegan Paul. hlm. 243–246. ISBN 978-0-933273-89-4. Fear of the shah and his regime had disappeared, and anti-government and pro-Khomeini demonstrations escalated, with the soldiers refusing to shoot the offenders, who went on a rampage, burning cinemas and destroying banks and some government buildings.
  2. ^ Chalcraft, John (2016). "The Iranian Revolution of 1979". Popular Politics in the Making of the Modern Middle East. Cambridge University Press. hlm. 445. ISBN 978-1-107-00750-5. (...) thirty-seven days by a caretaker regime, which collapsed on 11 February when guerillas and rebel troops overwhelmed troops loyal to the shah in armed street fighting.
  3. ^ (Inggris) Revolusi Islam, Majelis Iran.
  4. ^ (Inggris) Revolusi Islam Iran Diarsipkan 2009-10-28 di Wayback Machine., MS Encarta.
  5. ^ (Inggris) Revolusi Islam Diarsipkan 2009-02-27 di Wayback Machine., Internews.
  6. ^ (Inggris) Revolusi Bangsa Iran.
  7. ^ (Inggris) Profil Iran Diarsipkan 2006-08-06 di Wayback Machine., PDF.
  8. ^ (Inggris) The Shah and the Ayatollah: Iranian Mythology and Islamic Revolution (Hardcover), ISBN 0-275-97858-3, oleh Fereydoun Hoveyda, saudara dari Amir Abbas Hoveyda.
  9. ^ (Inggris) Encyclopædia Britannica.
  10. ^ Marvin Zonis quoted in Wright, Sacred Rage 1996, hal.61
  11. ^ (Inggris) Revolusi Bangsa Iran.
  12. ^ Ruhollah Khomeini, Encyclopedia Britannica.
  13. ^ (Inggris) Republik Islam Iran, Encyclopedia Britannica.
  14. ^ Amuzegar, The Dynamics of the Iranian Revolution, (1991), p.4, 9-12
  15. ^ Arjomand, Turban (1988), p. 191.
  16. ^ Amuzegar, Jahangir, The Dynamics of the Iranian Revolution, SUNY Press, p.10
  17. ^ Harney, Priest (1998), p. 2.
  18. ^ Abrahamian Iran (1982), p. 496.
  19. ^ (Inggris) Benard, "Pemerintahan Tuhan" (1984), p. 18.
  20. ^ Harney, The Priest (1998), pp. 37, 47, 67, 128, 155, 167.
  21. ^ Iran Between Two Revolutions by Ervand Abrahamian, p.437
  22. ^ Mackay, Iranians (1998), pp. 259, 261.
  23. ^ (Inggris) Khomeini's speech against capitalism, IRIB World Service.
  24. ^ Brumberg, Reinventing Khomeini (2001).
  25. ^ Shirley, Know Thine Enemy (1997), p. 207.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Bendera Iran

Bendera Iran diperkenalkan pada 29 Juli 1980 sebagai simbol perubahan Iran menjadi sebuah republik Islam setelah Revolusi Islam Iran. Latar bendera adalah

Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran

lapangan. Sebagian besar senjata impor Iran terdiri dari sistem senjata Amerika yang dibeli sebelum Revolusi Islam 1979, lalu dengan pembelian terbatas

Pemimpin Agung Iran

deprecated , rahbar-e enghelab, Pemimpin Revolusi) adalah otoritas politik dan agama tertinggi di Republik Islam Iran. Pemimpin Agung memiliki kekuasaan yang

Korps Garda Revolusi Iran

Korps Garda Revolusi Iran, dengan nama resmi Korps Pengawal Revolusi Islam atau Korps Garda Revolusi Islam (bahasa Persia: سپاه پاسداران انقلاب اسلامیcode:

Mahmud Ahmadinejad

konservatif yang sangat loyal terhadap nilai-nilai Revolusi Islam Iran, 1979. Pada Pemilihan Presiden Iran 2013, ia digantikan oleh tokoh konservatif moderat

Akar ideologis revolusi Islam

(link) Ali Syari'ati, Sang Ideolog dalam Pusaran Revolusi Islam Iran. Ketika Indonesia Takut Revolusi Iran. Ruhollah Khomaeni, Pemimpin Revolusi Iran.

Perang Iran 2026

melancarkan serangan terhadap Iran bersama dengan Israel. Ia menyerukan kepada para anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) untuk meletakkan senjata

Ali Khamenei

Teheran di Majelis Permusyawaratan Islam untuk satu periode dan Presiden Iran untuk dua periode. Setelah revolusi Iran menggulingkan Shah, dia menjadi target