Artikel pilihan

Pengepungan Bukhara terjadi pada bulan Februari 1220, selama invasi Mongol ke Kekaisaran Khwarazmiyah. Jenghis Khan, penguasa Kekaisaran Mongol, melancarkan serangan dari berbagai arah terhadap wilayah kekuasaan Syah Muhammad II. Pasukan Mongol yang dipimpin langsung oleh Jenghis Khanโ€”dengan kekuatan sekitar 30.000 hingga 50.000 personelโ€”berhasil melintasi Gurun Kyzylkum yang sebelumnya dianggap tidak mungkin dilalui oleh pasukan besar. Pertahanan Bukhara kewalahan menghadapi serangan dadakan ini. Setelah upaya serangan balik yang gagal, bagian luar kota menyerah dalam waktu tiga hari pada 10 Februari. Sementara itu, loyalis Khwarazmiyah bertahan di benteng kota selama kurang dari dua minggu sebelum akhirnya jatuh setelah pertahanan mereka dibobol. Meskipun Bukhara kemudian hangus terbakar, tingkat kerusakannya tergolong lebih ringan dibandingkan kota-kota lain yang diserang Mongol. Dalam waktu singkat, kota ini kembali bangkit sebagai pusat perdagangan dan ilmu pengetahuan, bahkan memperoleh keuntungan besar berkat stabilitas politik di bawah Pax Mongolica. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: ฤ€nanda โ€“ Fidel Castro โ€“ Hukum kewarganegaraan Israel

Peristiwa terkini

Eugen Tomac
Eugen Tomac

Tahukah Anda

  • "... bahwa Sandung (gambar), tempat untuk meletakkan tulang orang Dayak yang meninggal, kini sudah semakin jarang karena sering dijadikan sasaran pencurian benda-benda bersejarah, dan semakin banyaknya orang yang berpindah agama dari Hindu Kaharingan ke Islam dan Kristen?"
  • "... bahwa antikoagulan adalah golongan obat yang dipakai untuk menghambat pembekuan darah?"
  • "... bahwa sistem bank pertanian dikemukakan kembali oleh Syafi'i Antonio pada tahun 1999 untuk diimplementasikan di Indonesia?"
  • "... bahwa sebagai tempat wisata, Zagazig sangat terkenal dengan penghasil kerajinan dengan papirus yang dijual di banyak gerai di Mesir?"

Hari ini dalam sejarah

7 Juni: Sette Giugno di Malta; Hari Jurnalis di Argentina

{{{title}}}
Pembagian bumi menurut
Perjanjian Tordesillas (ungu)

Tanggal lain: 6 Juni โ€“ 7 Juni โ€“ 8 Juni

Gambar pilihan

Sekelompok flamingo tampak beraktivitas di atas perairan kawasan perdagangan bebas Kuwait. Pemandangan ini menghadirkan perpaduan antara kehidupan liar dan lanskap kawasan industri pesisir.
Sekelompok flamingo tampak beraktivitas di atas perairan kawasan perdagangan bebas Kuwait. Pemandangan ini menghadirkan perpaduan antara kehidupan liar dan lanskap kawasan industri pesisir.
(ukuran asli: 8,000 ร— 6,000 piksel, 52.12 MB)

Oleh: Di7ane
Lisensi: CC BY-SA 4.0

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Sirventes

Sirventes atau serventes (Bahasa Oksitan Kuno: [/sirven'tes/]), yang kadang-kadang diterjemahkan sebagai "lagu pengabdian", merupakan salah satu genre

Troubadour

genre-genre yang berbeda. Genre yang paling populer adalah canso, tetapi sirventes dan tenso juga digemari. Literary Encyclopedia: Troubadour. The University

Halaman Utama/TesSeluler

Neocallimastigomycota (en) Peran kaum wanita dalam Perang Salib (en) Sirventes (en) Kritik terhadap perang salib (en) Panduan menerjemahkan artikelย ยท

Pero III dari Aragon

Troubadour, yang ia sendiri juga menjadi salah satunya, dan menulis dua Sirventes. Yang pertama di dalam bentuk pertukaran di antara Pero dan seseorang

Gerakan Perang Salib

biduan kelana, yang menggunakan ragam-ragam tembang tradisional seperti sirventes, pastorella, dan planh. Sarjana kesusastraan Linda Paterson mengetengahkan

Eudokia Komnene

Acadรฉmie des Sciences, 1910) pp.ย 156โ€“158. Ruth V. Sharman. The Cansos and Sirventes of the Troubadour Giraut de Borneil. Cambridge: Cambridge University Press

Planh

keluarga kerajaan, atau kekasih. Gaya penulisan Planh mengikuti pola puisi sirventes, namun memiliki nada dan emosi yang sangat sedih. Struktur isinya biasanya

Adelaide dari Toulouse

Arnaut. Perilaku Alfonso terhadap Azalaรญs mendapat kritikan keras di dalam sirventรจs oleh Guilhem de Berguedan: "ia memberimu cintanya, dan kau mengambil 2