Ikan oskar yang sedang dalam kondisi tidur di dasar perairan.[1]

Tidur ikan merupakan kondisi diam berkepanjangan dengan postur khas, terjadi secara ritmis setiap 24 jam, disertai sensitivitas yang menurun terhadap gangguan, dan menunjukkan rebound setelah periode kurang tidur.[1]

Tidur dapat didefinisikan pada burung dan mamalia oleh penutupan mata dan pola listrik khas neokorteks,[2] tetapi ikan tidak memiliki kelopak mata dan neokorteks, sehingga aktivitas yang terjadi dalam tidur seperti REM dan gelombang lambat pada otak tidak terdeteksi.[3]

Hal ini mengakibatkan peneliti sering kali mengabaikan kebiasaan tidur pada ikan dan hewan berdarah dingin[4] serta menduga beberapa spesies ikan tidak pernah tidur, seperti ikan yang selalu hidup dalam kawanan atau berenang terus menerus dengan sistem ventilation ram.[5] Penelitian tahun 2022 menunjukkan bahwa perilaku pada ikan seperti pada ikan hiu dapat menantang definisi perilaku tidur yang telah dipahami.[6]

Ikan memiliki jumlah spesies yang beragam; oleh karena ini, perilaku dan karakteristik tidur dapat berbeda antarspesies. Beberapa jenis ikan juga terbukti memenuhi kriteria perilaku tidur, seperti Ikan zebra,[7] tilapia,[8] Tinca tinca,[9] Ameiurus nebulosus,[10] dan Cephaloscyllium ventriosum[11] menjadi tidak bergerak dan tidak responsif di malam atau siang hari. Bodianus rufus dan Thalassoma bifasciatum dapat diangkat dengan tangan sampai ke permukaan tanpa menimbulkan respons. Pola tidur pada ikan dapat terganggu atau menghilang selama periode migrasi, pemijahan, dan ketika merawat keturunan mereka.[12]

Perilaku Tidur

sunting

Penentuan pola tidur pada ikan umumnya dilakukan melalui pengamatan perilaku (siklus istirahat) dibandingkan aktivitas otak. Empat kriteria perilaku berikut adalah karakteristik tidur pada burung dan mamalia yang dapat diterapkan pula pada ikan:

  • Periode ketidakaktifan yang lama
  • Penggunaan tempat atau "sarang" yang khas
  • Penerapan siklus aktivitas rutin 24 jam
  • Peningkatan ambang respons terhadap rangsangan (sulit dibangunkan)

Berdasarkan kriteria tersebut, banyak spesies ikan yang telah diamati menunjukkan perilaku tidur.[1] Postur tidur khas dari Ameiurus nebulosus ditandai dengan sirip yang diregangkan, ekor tergeletak rata di dasar, tubuh condong ke satu sisi pada sudut 10-30 derajat hingga vertikal, serta frekuensi jantung dan pernapasan yang jauh lebih lambat dari biasanya disertai penurunan kepekaan terhadap suara dan sentuhan.[13][14] Ikan mujair (Oreochromis mossambicus) tidak bergerak di dasar air pada malam hari dengan tingkat pernapasan lebih rendah dan tanpa pergerakan mata; mereka juga tidak merespons arus listrik atau pemberian makanan semudah saat siang hari.[15] Pada malam hari, Bodianus rufus, Thalassoma bifasciatum, Halichoeres bivittatus, Tautogolabrus adspersus, dan juga Cephaloscyllium ventriosum, bisa ditangkap tanpa menimbulkan respons.[16][17][18][19] Sebuah penelitian observasional tahun 1961 terhadap sekitar 200 spesies di akuarium publik Eropa melaporkan banyak kasus di mana ikan diamati sedang tertidur.[20]

Penyelam dapat dengan mudah melihat ikan-ikan menetap di malam hari di tempat istirahat atau sarang yang khas, seperti lubang dan celah-celah, di bawah tepian, di tengah vegetasi, di dalam spons, atau menguburkan diri di pasir.[21] Beberapa perlindungan ekstra bisa berasal dari sekresi khusus, seperti yang diproduksi oleh beberapa spesies ikan keling dan ikan kakatua, baik di sekitar ikan itu sendiri atau pada saat pembukaan tempat tidur mereka. Selubung lendir (mucus cocoon) ini melindungi ikan yang tidur dari predator[22] dan ektoparasit.[23]

Di laboratorium, periode ketidakaktifan sering bergantian dengan periode aktivitas dalam siklus 24 jam, atau mendekati 24 jam karena kondisi pencahayaan konstan. Aktivitas ritme sirkadian telah didokumentasikan pada lebih dari 40 spesies ikan yang berbeda, termasuk ikan hag, lamprey, hiu, siprinid, iktalurid, gimnotid, salmon, dan ikan keling.[24][25]

Referensi

sunting
  1. ^ a b c Reebs, S.G. (2008-2014) Sleep in fishes. Retrieved 24 Juli 2014.
  2. ^ Campbell, Scott S.; Tobler, Irene (1984-09). "Animal sleep: A review of sleep duration across phylogeny". Neuroscience & Biobehavioral Reviews (dalam bahasa Inggris). 8 (3): 269โ€“300. doi:10.1016/0149-7634(84)90054-X.
  3. ^ Cabanac, Michel; Cabanac, Arnaud J.; Parent, Andrรฉ (2009-03). "The emergence of consciousness in phylogeny". Behavioural Brain Research (dalam bahasa Inggris). 198 (2): 267โ€“272. doi:10.1016/j.bbr.2008.11.028.
  4. ^ Norman, Helena; Munson, Amelia; Cortese, Daphne; Koeck, Barbara; Killen, Shaun S. (2024-06-01). "The interplay between sleep and ecophysiology, behaviour and responses to environmental change in fish". Journal of Experimental Biology (dalam bahasa Inggris). 227 (11). doi:10.1242/jeb.247138. ISSNย 0022-0949. PMCย 11213526. PMIDย 38860399. Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
  5. ^ Kavanau, J.Lee (1998-07). "Vertebrates That Never Sleep: Implications For Sleep's Basic Function". Brain Research Bulletin (dalam bahasa Inggris). 46 (4): 269โ€“279. doi:10.1016/S0361-9230(98)00018-5.
  6. ^ Kelly, Michael L.; Collins, Selwyn P.; Lesku, John A.; Hemmi, Jan M.; Collin, Shaun P.; Radford, Craig A. (2022-03). "Energy conservation characterizes sleep in sharks". Biology Letters (dalam bahasa Inggris). 18 (3). doi:10.1098/rsbl.2021.0259. ISSNย 1744-957X. PMCย 8915397. PMIDย 35259943. Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
  7. ^ Zhdanova, I.V., Wang, S.Y., Leclair, O.U., and Danilova, N.P. (2001) Melatonin promotes sleep-like state in zebrafish, Brain Research 903: 263โ€“268. Yokogawa T, Marin W, Faraco J, Pรฉzeron G, Appelbaum L, et al. (2007) Characterization of Sleep in Zebrafish and Insomnia in Hypocretin Receptor Mutants, PLoS Biology Vol. 5, No. 10, e277 DOI:10.1371/journal.pbio.0050277 and criticism and rebuttal, at PLoS Biology
  8. ^ Shapiro, C.M., and Hepburn, H.R. (1976) Sleep in a schooling fish, Tilapia mossambica, Physiology and Behavior 16:613โ€“615
  9. ^ Peyrethon, J., and Dusan-Peyrethon, D. (1967) ร‰tude polygraphique du cycle veille-sommeil d'un tรฉlรฉostรฉen (Tinca tinca), Compte-Rendus de la Sociรฉtรฉ de Biologie 161: 2533-2537
  10. ^ Titkov, E.S. (1976) Characteristics of the daily periodicity of wakefulness and rest in the brown bullhead (Ictalurus nebulosus), Journal of Evolutionary Biochemistry and Physiology 12:305โ€“309.
  11. ^ Nelson, D.R., and Johnson, R.H. (1970) Diel activity rhythms in the nocturnal, bottom-dwelling sharks Heterodontus francisci and Cephaloscyllium ventriosum, Copeia 1970: 732โ€“739.
  12. ^ Reebs, S.G. (2002) Plasticity of diel and circadian activity rhythms in fish, Reviews in Fish Biology and Fisheries 12: 349โ€“371.
  13. ^ Titkov, E.S. (1976) Characteristics of the daily periodicity of wakefulness and rest in the brown bullhead (Ictalurus nebulosus), Journal of Evolutionary Biochemistry and Physiology 12: 305-309.
  14. ^ Karmanova, I.G., Belich, A.I., and Lazarev, S.G. (1981) An electrophysiological study of wakefulness and sleeplike states in fish and amphibians, pp. 181-202 In: Brain Mechanisms of Behaviour in Lower Vertebrates (P.R. Laming, ed.). Cambridge University Press, Cambridge.
  15. ^ Shapiro, C.M., and Hepburn, H.R. (1976) Sleep in a schooling fish, Tilapia mossambica. Physiology and Behavior 16: 613-615.
  16. ^ Tauber, E.S., Weitzman, E.D., and Korey, S.R. (1969) Eye movements during behavioral inactivity in certain Bermuda reef fish. Communications in Behavioral Biology A 3: 131-135.
  17. ^ Tauber, E.S. (1974) The phylogeny of sleep, pages 133-172 In: Advances in sleep research, vol. 1 (E.D. Weitzman, ed.). Spectrum Publications, New York.
  18. ^ Clark, E. (1973) โ€œSleepingโ€ sharks in Mexico. Underwater Naturalist 8: 4-7.
  19. ^ Dew, C.B. (1976) A contribution to the life history of the cunner, Tautogolabrus adspersus, in Fishers Island Sound, Connecticut. Chesapeake Science 17: 101-103.
  20. ^ Weber, E. (1961) รœber Ruhelagen von Fischen, Zeitschrift fรผr Tierpsychologie 18: 517โ€“533.
  21. ^ Reebs, S.G. (1992) Sleep, inactivity, and circadian rhythms in fish. Pp. 127-135 In Rhythms in Fishes (M.A. Ali, editor). Plenum, New York.
  22. ^ Winn, H.E., and Bardach, J.E. (1959) Differential food selection by moray eels and a possible role of the mucous envelope of parrot fishes in reduction of predation. Ecology 40: 296-298.
  23. ^ Grutter, A.S., Rumney, J.G., Sinclair-Taylor, T., Waldie, P., and Franklin, C.E. (2011) Fish mucous cocoons: the "mosquito nets" of the sea. Biology Letters 7: 292-294.
  24. ^ Reebs S.G. (2011) Circadian Rhythms in Fish. In: Farrell A.P., (ed.), Encyclopedia of Fish Physiology: From Genome to Environment, volume 1, pp. 736โ€“743. San Diego: Academic Press.
  25. ^ Zhdanova, I. and S.G. Reebs. (2006) Circadian rhythms in fish. Pp. 197-238 In Fish Physiology, Vol 24: Behaviour and Physiology of Fishes (K.A. Sloman, R.W. Wilson, and S. Balshine, eds.). Elsevier, New York.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Hiu tidur pasifik

cumi-cumi raksasa. Di perairan Alaska, hiu tidur dengan panjang 2โ€“3 meter tampaknya lebih banyak memakan ikan halibut dan cumi-cumi. Sangat sedikit yang

Sembilang

patil ikan sembilang maka wajah menjadi pucat, seluruh badan terasa panas dan susah tidur bahkan bisa kejang-kejang. Meskipun ganas racun ikan ini hanya

Ashabulkahfi

kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)." "Lalu, Kami tidurkan mereka

Petrel-camar

di tebing berumput. Di luar musim kawin, mereka bersifat pelagis, memakan ikan, cumi-cumi dan udang di laut terbuka. Mereka berumur panjang bagi burung

Kakap telessi

Kakap telessi atau ikan tidur (Lobotes surinamensis) adalah sejenis ikan laut air hangat yang ditemukan di perairan tropis; ikan ini bisa tumbuh hingga

Pulau Mules

bukit batu dan padang rumput yang luas, memberikan kesan siluet "putri tidur" yang cantik. Pantainya yang berpasir putih berpadu dengan perairan jernih

Batu Belah Batu Bertangkup

berhasil memancing seekor ikan tembakul setelah lama dia menginginkan telur ikan tersebut. Disuruhnya Si Melur merebus telur ikan itu sementara dia pergi

Jeff Smith

menyatakan bahwa ia positif menggunakan ganja karena mengalami kesulitan untuk tidur. Sebelumnya, di bulan Desember 2020, Jeff pernah menjalani rehabilitasi