Vertebrata
Rentang waktu:
Kambrium Tahap 3โ€“Kini,
518โ€“0ย jtyl[1]
Keanekaragaman: sturgeon (Actinopterygii), gajah (Tetrapoda), hiu (Chondrichthyes), dan lamprey (Agnatha).
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Olfactores
Subfilum: Vertebrata
J-B. Lamarck, 1801[2]
Infrafilum
Sinonim
  • Craniata Haeckel, 1866
  • Ossea Batsch, 1788[2]

Vertebrata adalah subfilum dari Chordata, mencakup semua hewan yang memiliki tulang belakang yang tersusun dari vertebra. Vertebrata adalah subfilum terbesar dari Chordata. Ke dalam vertebrata dapat dimasukkan semua jenis ikan (kecuali remang, belut dan "lintah laut" atau hagfish), amfibia, reptil, burung, serta hewan menyusui (mamalia).[3] Kecuali jenis-jenis ikan, vertebrata diketahui memiliki dua pasang tungkai.

Vertebrata memiliki sistem otot yang banyak terdiri dari pasangan massa, dan juga sistem saraf pusat yang biasanya terletak di dalam tulang belakang.[4] Sistem respirasi menggunakan insang atau paru-paru.

Sel darah

sunting

Darah yang dimiliki hewan Vertebrata terdiri dari sel-sel darah yang tersuspensi di dalam plasma yang kemudian beredar menuju organ-organ tubuh. Unsur seluler atau sel darah pada hewan vertebrata terbagi menjadi tiga yaitu sel darah merah, sel darah putih dan keping darah. Setiap jenis hewan Vertebrata memiliki bentuk, ukuran, dan persentase jumlah sel darah merah dan sel darah putih yang berbeda.[5]

Sistem ekskresi

sunting

Ginjal yang dimiliki vertebrata terbagi atas beberapa tipe, di antaranya adalah pronefros, mesonefros, dan metanefros. Tipe ginjal pronefros merupakan tipe ginjal yang berkembang pada fase embrio atau larva. Kemudian setelah itu ginjal pronefros digantikan oleh tipe ginjal mesonefros, yang kemudian apabila hewan sudah mulai dewasa maka ginjal mesonefros digantikan oleh ginjal metanefros. Hewan yang memiliki tipe ginjal tersebut yaitu pada Mammalia, Reptilia, dan Aves.[6]

Klasifikasi

sunting

Klasifikasi menurut Janvier (1981, 1997), Shu et al. (2003), dan Benton (2004).[7] Perhatikan bahwa di dalamnya tidak termasuk remang, sejenis ikan laut tetapi tidak memiliki vertebra sejati, sehingga tidak semua ikan adalah vertebrata. Tanda "โ€ " berarti "sudah punah".

Reproduksi

sunting

Vertebrata hanya dapat berkembang biak melalui perkawinan. Proses perkawinan dilakukan dengan pembuahan ovum dan spermatozoid menjadi satu kesatuan. Pembuahan pada vertebrata dapat terjadi di luar tubuh maupun di dalam tubuh. Pembuahan di luar tubuh disebut fertilisasi eksterna, sedangkan pembuahan di dalam tubuh disebut fertilisasi interna. Fertilisasi eksterna terjadi pada jenis ikan dan katak. Sedangkan fertilisasi interna terjadi pada reptilia, burung, dan hewan menyusui.[8]

Pranala luar

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Yang, Chuan; Li, Xian-Hua; Zhu, Maoyan; Condon, Daniel J.; Chen, Junyuan (2018). "Geochronological constraint on the Cambrian Chengjiang biota, South China" (PDF). Journal of the Geological Society. 175 (4): 659โ€“666. Bibcode:2018JGSoc.175..659Y. doi:10.1144/jgs2017-103. S2CIDย 135091168. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-10-09.
  2. ^ a b Nielsen, C. (July 2012). "The authorship of higher chordate taxa". Zoologica Scripta. 41 (4): 435โ€“436. doi:10.1111/j.1463-6409.2012.00536.x. S2CIDย 83266247.
  3. ^ Burhanuddin, Andi Iqbal (2018). Vertebrata Laut. Yogyakarta: Deepublish. hlm.ย 43. ISBNย 9786024537814. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ "Vertebrate - The tetrapods". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2020-12-12. Diakses tanggal 2020-11-30.
  5. ^ Rousdy, D.W. dan Linda, R. (2018). "Hematologi Perbandingan Hewan Vertebrata: Lele (Clarias batracus), Katak (Rana sp.), Kadal (Eutropis multifasciata), Merpati (Columba livia) dan Mencit (Mus musculus)". Bioma. 7 (1): 2. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-02-19. Diakses tanggal 2021-01-31. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  6. ^ Purnamasari, R. dan Santi, D.R. (2017). Fisiologi Hewan (PDF). Surabaya: Program Studi Arsitektur UIN Sunan Ampel. hlm.ย 97. ISBNย 978-602-50337-2-8. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-10-21. Diakses tanggal 2021-01-31. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  7. ^ Benton, Michael J. (2004-11-01). Vertebrate Palaeontology (Edisi Third Edition). Blackwell Publishing. hlm.ย 455 pp. ISBNย 0632056371. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-10-19. Diakses tanggal 2008-11-18. ;
  8. ^ Susilawati dan Bachtiar, N. (2018). Biologi Dasar Terintegrasi (PDF). Pekanbaru: Kreasi Edukasi. hlm.ย 127. ISBNย 978-602-6879-99-8. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-04-15. Diakses tanggal 2021-01-31.

Lihat pula

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Ikan

Ikan adalah hewan vertebrata akuatik berinsang, anamniotik, yang memiliki sirip renang dan tengkorak keras, namun tidak memiliki tungkai yang berjari.

Sistem rangka

adanya struktur penunjang. Rangka tulang adalah sistem rangka utama dalam vertebrata. Rangka bekerja sama dengan kulit menyediakan bentuk dasar suatu organisme

Kulit

Kulit adalah lapisan luar yang menutupi tubuh sebuah vertebrata. Kulit terdiri atas epidermis, dermis, dan hipodermis. Kulit berfungsi sebagai alat ekskresi

Abdomen

terletak di antara toraks (dada) dan pelvis (panggul) pada hewan mamalia dan vertebrata lainnya. Pada arthropoda, abdomen adalah bagian tubuh paling posterior

Chordata

Filum Chordata adalah kelompok hewan, termasuk vertebrata dan beberapa binatang yang mirip invertebrata yang memiliki ciri-ciri yang serupa. Semua anggota

Hidung

Secara anatomi, hidung adalah penonjolan pada vertebrata yang mengandung nostril, yang menyaring udara untuk pernapasan. Hidung sebagai suatu istilah,

Reptil

Latin "reptans" artinya 'melata' atau 'merayap') adalah kelompok hewan vertebrata berdarah dingin dan memiliki sisik yang menutupi tubuhnya. Reptilia adalah

Gnathostomata

Gnathostomata (/หŒnรฆฮธoสŠหˆstษ’mษ™tษ™/) adalah kelompok vertebrata yang memiliki rahang. Istilah Gnathostomata diambil dari bahasa Yunani ฮณฮฝฮฌฮธฮฟฯ‚ (gnathos) "rahang"