📑 Table of Contents
Kaisar Wu dari Jin
ๆ™‰ๆญฆๅธ
Lukisan Kaisar Wu oleh Yan Liben, Dinasti Tang
Kaisar Dinasti Jin
Berkuasa8 Februari 266[1] โ€“ 16 Mei 290
PenerusKaisar Hui
Raja Jin (ๆ™‰็Ž‹)
Masa jabatan7 September[2] 265 โ€“ 8 Februari 266
PendahuluSima Zhao
Wali penguasa Cao Wei
Masa jabatan7 September 265 โ€“ 8 Februari 266
PendahuluSima Zhao
Kelahiran236
Kematian16 Mei 290(290-05-16) (umurย 53โ€“54)[3]
IstriPermaisuri Wuyuan
Permaisuri Wudao
Janda Permaisuri Wuhuai
KeturunanKaisar Hui
Sima Jian
Sima Wei
Sima Yun
Sima Yan
Sima Xia
Sima Yi
Sima Ying
Sima Yan
Kaisar Huai
Putri Changshan
Putri Pingyang
Putri Xinfeng
Putri Yangping
Putri Wu'an
Putri Fanchang
Putri Xiangcheng
Putri Xingyang
Putri Xingyang
Putri Yingchuan
Putri Guangping
Putri Lingshou
Nama lengkap
Marga: Sima (Hanzi: ๅธ้ฆฌ; Pinyin: sฤซ mวŽ)
Nama pribadi: Yan (Hanzi: ็‚Ž; Pinyin: yรกn)
Nama anumerta
Wu (Hanzi: ๆญฆ; Pinyin: wว”),
secara harafiah berarti: "pejuang"
Nama kuil
Shizu (Hanzi: ไธ–็ฅ–; Pinyin: shรฌ zว”)
WangsaWangsa Sima
DinastiJin
AyahSima Zhao
IbuPermaisuri Wenming

Sima Yan (Hanzi: ๅธ้ฆฌ็‚Ž; Pinyin: SฤซmวŽ Yรกn) nama kehormatan Anshi (ๅฎ‰ไธ–) dan dikenal sebagai Kaisar Wu dari Jin (Hanzi sederhana: ๆ™‹ๆญฆๅธ; Hanzi tradisional: ๆ™‰ๆญฆๅธ; Pinyin: Jรฌn Wว” Dรฌ; Wadeโ€“Giles: Chin Wu-Ti; 17 Mei 236 - 290[4]) adalah pendiri dinasti Jin setelah mempersatukan ketiga negara; Shu, Wei, dan Wu pada zaman Tiga Negara. Sima Yan adalah cucu dari Sima Yi, penasihat negara Wei dan anak laki kedua dari Sima Zhao. Sima Yan memaksa kaisar Wei (yang masih keturunan dari Cao Cao) yang turun-temurun menjadi kaisar agar turun dari posisinya sebagai kaisar.Setelah itu, Sima Yan yang memiliki jabatan sebagai raja Jin mengangkat dirinya sebagai kaisar baru dari Dinasti Jin . Setelah kejatuhan dinasti Han oleh Cao Pi, secara ironis Sima Yan mendirikan dinasti Jin dengan nama Kaisar Wu yang mengantikan Wei. Dikatakan bahwa Sima Yan adalah salah satu kaisar yang memiliki selir terbanyak, bahkan setelah menghancurkan negeri Wu, Sima Yan masih mengambil 5000 wanita yang ada di istana kaisar Sun Hao untuk menjadi miliknya di luar daripada selir-selirnya yang telah ada.

Kaisar Wu dikenal luas sebagai kaisar yang baik dan murah hati, tetapi ia juga dikenal boros. Kedermawanan dan kebaikan hatinya melemahkan kekuasaannya, karena ia menjadi terlalu toleran terhadap korupsi dan pemborosan keluarga bangsawan (ไธ–ๆ— atau ๅฃซๆ—, kelas tuan tanah politik/birokrasi dari Han Timur hingga Dinasti Tang), yang menguras sumber daya rakyat. Lebih jauh, ketika Kaisar Wu mendirikan Dinasti Jin, ia khawatir tentang stabilitas rezimnya, dan, percaya bahwa negara pendahulunya, Cao Wei, telah dikutuk oleh kegagalannya untuk memberdayakan para pangeran dari klan kekaisaran, ia sangat memberdayakan pamannya, sepupunya, dan putranya dengan otoritas, termasuk otoritas militer yang independen. Ironisnya, hal ini menyebabkan ketidakstabilan Jin Barat, karena para pangeran terlibat dalam pertikaian internal yang dikenal sebagai Perang Delapan Pangeran segera setelah kematiannya, dan kemudian pemberontakan "Lima Suku Barbar" yang menghancurkan Jin Barat dan memaksa penggantinya, Jin Timur, untuk pindah ke wilayah selatan Sungai Huai.

Kehidupan awal

sunting

Sima Yan lahir sebagai anak sulung dari Sima Zhao dan Wang Yuanji, putri dari cedekiawan Konghucu Wang Su pada 236. Saat itu, Sima Zhao hanya seorang pegawai menengah di pemerintahan Cao Wei walaupun merupakan kalangan bangsawan sebagai putra jenderal Sima Yi. Setelah Sima Yi melakukan kudeta melawan rekan walinya, Cao Shuang pada Februari 249, Sima Zhao menjadi pejabat penting. Setelah Sima Yi meninggal pada September 251, Sima Zhao bekerja sebagai penasihat kakaknya, Sima Shi. Pada Maret 255, Sima Zhao kemudian menjadi wali penguasa dan kekuasaan tertinggi di Cao Wei menggantikan Sima Shi setelah ia meninggal.

Catatan sejarah pertama yang menyebutkan Sima Yan adalah pada tahun 260, di mana pasukan yang loyal kepada ayahnya yang dipimpin Jia Chong membunuh Cao Mao setelah Cao Mao mencoba kudeta untuk merebut kekuasaan kembali dari Sima Zhao. Pada saat itu, sebagai jenderal angkatan darat tingkat menengah, ia ditugaskan oleh ayahnya untuk mengawal kaisar baru Cao Huan (yang saat itu masih dikenal sebagai Cao Huang) dari wilayah kekuasaannya ke ibu kota Luoyang; Sima Yan pergi ke Ye untuk menerima Cao.[5] Setelah ayahnya diangkat menjadi Adipati Jin pada tanggal 9 Desember 263 setelah penaklukan Shu Han oleh angkatan darat Wei, ia diangkat menjadi pewaris. Namun, terkadang Sima Zhao ragu-ragu apakah Sima Yan atau saudaranya Sima You yang lebih tepat menjadi pewarisโ€”karena Sima You dianggap berbakat dan juga telah diadopsi oleh Sima Shi, yang tidak memiliki putra kandung sendiri, dan Sima Zhao, mengingat peran saudaranya dalam perebutan kekuasaan oleh keluarga Sima, berpikir mungkin tepat untuk mengembalikan kekuasaan ke cabang klannya. Namun, sejumlah pejabat tingkat tinggi lebih menyukai Sima Yan, dan Sima Zhao setuju. Setelah Sima Zhao diangkat menjadi Raja Jin pada tanggal 2 Mei 264 (dengan demikian mencapai langkah terakhir menuju perebutan kekuasaan), Sima Yan diangkat menjadi Putra Mahkota Jin pada bulan Juni 265.[5][6]

Pada tanggal 6 September 265, Sima Zhao meninggal tanpa secara resmi mengambil alih kekuasaan kekaisaran. Sima Yan menjadi Raja Jin pada hari berikutnya. Pada tanggal 4 Februari 266, ia memaksa Cao Huan untuk turun takhta, mengakhiri negara Cao Wei. Empat hari kemudian, pada tanggal 8 Februari 266, ia menyatakan dirinya sebagai kaisar dinasti Jin.

Nama zaman

sunting
  • Taishi (Hanzi: ๆณฐๅง‹; Pinyin: tร i shว) 265โ€“274
  • Xianning (Hanzi: ๅ’ธๅฏง; Pinyin: xiรกn nรญng) 275โ€“280
  • Taikang (Hanzi: ๅคชๅบท; Pinyin: tร i kฤng) 280โ€“289
  • Taixi (Hanzi: ๅคช็†™; Pinyin: tร i xฤซ) 28 Januari 290 โ€“ 16 Mei 290

Referensi

sunting
  1. ^ bingyin day of the 12th month of the 1st year of the Taishi era
  2. ^

    SGZ has: "On the day renchen (September 7), the Crown Prince of Jin, Sima Yan, succeeded to his enfeoffment and inherited his rank; he assumed the Presidency of the myriad officials and had gifts and documents of appointments conferred upon him, all in conformity with ancient institutions". Chronicles of the Three Kingdoms, Achilles Fang.

  3. ^ Fang Xuanling et al. Book of Jin, Volume 3, Biography of Emperor Wu
  4. ^ According to Sima Yan's biography in Book of Jin, he died aged 55 (by East Asian reckoning) on the jiyou day of the 4th month of the 1st year of the Taixi era of his reign. This corresponds to 16 May 290 on the proleptic Gregorian calendar. By calculation, his birth year should be 236. ([ๅคช็†™ๅ…ƒๅนดๅ››ๆœˆ]ๅทฑ้…‰๏ผŒๅธๅดฉไบŽๅซ็ซ ๆฎฟ๏ผŒๆ—ถๅนดไบ”ๅไบ”...) Jin Shu, vol. 03
  5. ^ a b (ไฝฟไธญๆŠคๅ†›ๅธ้ฉฌ็‚Ž่ฟŽ็‡•็Ž‹ๅฎ‡ไน‹ๅญๅธธ้“ไนกๅ…ฌ็’œไบŽ้‚บ๏ผŒไปฅไธบๆ˜Žๅธๅ—ฃใ€‚็‚Ž๏ผŒๆ˜ญไน‹ๅญไนŸใ€‚) Zizhi Tongjian, vol.77. The Military Protector of the Palace can order troops within palace grounds, and is of significance to the Sima clan; during the Incident at the Gaoping Tombs, Yan's uncle Sima Shi was in this post.
  6. ^ The month corresponds to 1 to 30 Jun 265 in the Julian calendar. However, vol. 78 of Zizhi Tongjian indicated that Sima Yan was made heir (ไธ–ๅญ) on the bing'wu day of the 10th month of the 1st year of the Xian'xi era, which corresponds to 25 Nov 264 in the Julian calendar.
Kaisar Wu dari Jin
Lahir: 236 Meninggal: 16 Mei 290
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Sendiri
sebagai Kaisar Tiongkok tituler
Kaisar Tiongkok
Jin Barat
1 Mei 280 - 16 Mei 290
Diteruskanย oleh:
Kaisar Hui dari Jin
Didahului oleh:
Sun Hao
sebagai Kaisar Wu
Keluarga Aisin Gioro
Didahului oleh:
Cao Huan
โ€”ย TITULERย โ€”
Kaisar Tiongkok
8 Februari 266 - 1 Mei 280
Diteruskanย oleh:
Sendiri
Hanya gelar saja
Didahului oleh:
Sima Zhao
Raja Jin
7 September 265 - 8 Februari 266
Gelar digabungkan ke taktha Kaisar

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Cao Pi

selirnya Guo Nรผwang sebagai Permaisuri. Pada tahun 220, Cao Pi memaksa Kaisar Xian, penguasa terakhir dari Dinasti Han, untuk menyerahkan takhta kepadanya,

Krisis Tumu

Dynasty", edited by Twitchett and Mote, 1988. Frederick W. Mote. "The T'u-Mu Incident of 1449." In Chinese Ways in Warfare, edited by Edward L. Dreyer, Frank

Luoisme

2015, hlm.ย 200. Sato, Kimihiko. [2023-01-11 "The Ku-t'ien Anti-missionary Incident (1895)ย : Vegetarian Sect, the shadow of Sino-Japanese War, and the conversion

Sima You

nama kehormatan Dayou (ๅคง็Œทcode: zh is deprecated ), nama anumerta Pangeran Xian dari Qi (้ฝ็Œฎ็Ž‹code: zh is deprecated ) adalah seorang pangeran kekaisaran Dinasti

Marlee Matlin

aslinya tanggal March 19, 2023. Diakses tanggal September 4, 2017. Horn, Xian (December 13, 2021). "Marlee Matlin: Trailblazer And Queen Of Hearts". Forbes

Jack Kao

Yi qian ling yi ye zhi meng zhong ren (1995) - Kwok Ping-Tak Te jing ji xian feng (1995) - Jiang Tian Modern Republic (1995) Goodbye South, Goodbye (1996)

Laoguan Zhaijiao

Seiwert 1992, hlm.ย 35. Sato, Kimihiko. "The Ku-t'ien Anti-missionary Incident (1895)ย : Vegetarian Sect, the shadow of Sino-Japanese War, and the conversion

Folk Kampus

during a legendary performance that would later be known as the โ€˜Tamkang Incidentโ€™ Diarsipkan 2023-03-29 di Wayback Machine. โ€œGolden Rhythm Awards, Vol.