Bahasa Indonesia banyak memuat kata-kata serapan dari bahasa-bahasa Tionghoa. Sebagian besar kata-kata ini diserap bukan dari bahasa Mandarin, tetapi dari bahasa Hokkien (terutama dialek Amoy dan dialek Zhangzhou), bahasa Hakka dan bahasa Kanton.[1]
Deskripsi
suntingKata-kata serapan ini sebagian besar berhubungan dengan dapur dan makanan. Pengaruhnya terutama sangat terasa di pulau Jawa, di mana penduduk pulau ini mengenal kuliner asal Tiongkok seperti teh, tahu, kecap, bakmi, bakso, dan soto. Kemudian kata-kata lain adalah yang spesifik berhubungan dengan budaya Tionghoa, misalkan Imlek, hongshui, shio dan sebagainya. Namun, dalam bahasa Melayu dialek Betawi yang dipertuturkan di daerah Jakarta dan sekitarnya, kata ganti pertama (gua) dan kedua (lu) berasal dari sebuah bahasa Tionghoa. Selain itu dalam menyebut kata-kata bilangan, yang tidak dimuat di daftar ini, juga banyak dipakai kata-kata Tionghoa. Bahkan kota yang berada di barat Jakarta, kota Tangerang didirikan oleh orang Tionghoa dan nama ini berasal dari sebuah bahasa Tionghoa.
Sesuatu hal yang menarik ialah bahwa beberapa perkataan berhubungan dengan sektor informal, terutama di daerah Jakarta dan sekitarnya. Ada kata-kata yang berhubungan dengan perjudian dan prostitusi. Kemungkinan kata-kata ini dipergunakan sebagai bahasa rahasia. Agak mengherankan bahwa tidak ditemukan kata-kata pinjaman yang berhubungan dengan senjata api, padahal senjata api diciptakan oleh bangsa Tionghoa.
Kemungkinan kata kerabat palsu
suntingBeberapa kata dipertentangkan atau diragukan apakah berasal dari sebuah bahasa Tionghoa atau bukan, kata-kata ini antara lain adalah singkong (bahasa Melayu: โubi pohonโ) dan sate. Ada yang menduga kata sate berasal dari bahasa Tamil. Sedangkan kata jung yang tersebat di antara Jazirah Arab sampai Laut China Selatan, bukan berasal dari sebuah bahasa Tionghoa tetapi dari sebuah bahasa Jawa Kuno yang asal-usulnya kemungkinan lebih jauh lagi ditelusuri ke Proto-Mon-Khmer *dโluuล ~ *dโluล ~ *dโluษล ~ *dโlษล (terj. har.โ'perahu').[2]:โ228โ Yang berasal dari bahasa Tionghoa adalah kata wangkang. Namun kata terakhir ini sebenarnya merupakan kata serapan dari bahasa Austronesia (lihat Distrik Wanhua).
Daftar
sunting- Daftar ini belum lengkap; barangsiapa yang mengetahui kata-kata lainnya silakan menambah.
A
sunting- amah
- amoy (้ฟๅฆน)
- ancoa
- angkin
- angkong
- anglo (ๆดช็)
- anglong
- angpau (็ด ๅ )
- amsyong - ngenes/apes/sial
B
sunting- baba
- bacang (็ฒฝๅญ)
- bak (tinta) (ๅขจ)
- bakiak (ๆจๅฑ)
- bakmi (่้บต)
- bakpau (่ๅ )
- bakpia (่้ค )
- bakso (่้ ฅ)
- bakwan (่ไธธ)
- banji
- bapok
- batu[3]
- barongsai
- becak (้ฆฌ่ป/้ฉฌ่ฝฆ) (kereta kuda)
- bengkuang
- bihun (็ฑณ็ฒ)
- bokek (็กๅฎถ(ไผ)/ๆ ๅฎถ(ไผ))[butuh rujukan]
- bongmeh
- bocengli - gak ber-etika
- bang (ไบบ๏ผ
C
sunting- cabo (ๆฅๆ) perempuan
- cah (็)
- caisim (่ๅฟ) sawi hijau
- cakwe (็ธ็ฒฟ/็ธ้ฌผ) cakue
- cangantu
- cangbok
- cangklong
- capcai( ้่): aneka jenis sayuran
- Capgome (ๅไบๆ; pinyin: shรญ wว wฤi): perayaan 15 hari setelah tahun baru Imlek
- capjiki
- cawan (่ถ็ข; pinyin: chรกwวn): alas cangkir
- cha sio (sederhana: ๅ็ง; tradisional ๅ็; pinyin chฤshฤo): sejenis babi panggang
- cat
- ceki
- cialat
- cici (ๅงๅง) kakak perempuan
- cece - kakak perempuan
- cincai (้จไพฟ) terserah
- cincau (ไป่) sejenis tumbuhan atau minuman
- cincu (่นไธป)
- cingcong
- cingge
- ciu (้ )
- compoh
- cuan - laba, keuntungan
- cuankie, jenis makanan yang terdiri dari tahu putih/cokelat, siomay, dan baso dimakan dengan kuah.
- cuki
- cukong (ไธปๅ ฌ)
- cun (ๅฏธ)
- ciak - makan
D
sunting
- dacing - timbangan (็งฐ)
- dim sum (tradisional: ้ปๅฟ, sederhana: ็นๅฟ hanyu pinyin: dianxin) - sejenis makanan kecil
E
sunting- empek
- encang (้ฟไธ) (Om)/(Paman)
- encing (Tante)
- engkoh (้ฟๅฅ) adalah panggilan kakak pria
- engkong (้ฟๅ ฌ)(kakek)
F
sunting- fu yung hai (่่่น)
- fengshui
G
sunting- gincu (่ญ่)
- ginkang
- ginseng (ไบบๅ)
- giok๏ผ็๏ผ
- giwang (่ณ็ฐ)
- gue ๆ Hokkien "gua" Saya / aku
- guci
H
sunting- haisom -๏ผๆตทๅ๏ผ teripang
- hio (้ฆ)
- hioko - jenis jamur yang dapat dimakan ๏ผ้ฆ่๏ผ
- hisit - sirip ikan hiu
- hoakiau (่ฏๅ)
- hoki (็ฆๆฐฃ) - beruntung
- hongsui atau fengshui (้ขจๆฐด) - ilmu keharmonisan Tionghoa
- hopeng (ๅฅฝๆ) - bestie/kawan baik
- hunkue (็ฒ็ฒฟ)
- hokkian (็ฆๅปบ fu jian)
I
sunting- Imlek (้ฐๆ)
J
suntingK
sunting- kamsia (ๆ่ฌ ganxie) terima kasih
- kangkung
- kecap (่ๆฑ atau ้ฎญๆฑ) - sejenis penyedap makanan
- kacua (่่) kecoa
- kelontong (็ฒ็ๅฌ/็ฒ็ๅฌ)
- keluyuk (ๅๅพ่)
- Kepo (้ธกๅฉ) - keingintahuan
- kimlo
- kiu-kiu - sejenis permainan domino di mana setiap pemainnya di wajibkan menjumlahkan titik yang di miliki hingga angka 9
- klenteng
- koa
- koko (ๅฅๅฅ gege)
- Kong Hu Cu (ๅญๅคซๅญ Kongfuzi)
- kongcu (ๅญๅญ Kongzi)
- kongkalikong (ไธฒ่ฌ)
- kongko (่ฌๅบง jiang zuo)
- kongsi (ๅ ฌๅธ gongsi)
- koyo (่่ฏ kรขu-yoฬk )
- ku
- kuaci (็็ฑฝ gua zi)
- kucai (้ญ่ jiวcร i) - sejenis sayuran
- kue (็ณ gao)
- kungfu (ๅๅคซ gongfu) - seni bela diri
- kuntau (ๆณ้ Kun-Thao)
- kuntung
- Kwan Im (่ง้ณ/่ง้ณ)
- kwetiau (็ฒฟๆข)
- kangtaw/kangtau - objekan, peluang untuk dapatkan rezeki
- kacung - pelayan/orang yang dimanfaatkan
- kia-kia - jalan-jalan
L
sunting- langseng - kukusan
- lici (่ๆ)
- lengkeng (้พ็ผ)
- letoi (ๅ้/ๅ้)
- lihai (ๅฒๅฎณ)
- liong (้พ) naga
- lokek (่ฝ้ข/่ฝ้ฑ)
- lonceng (ไบ้)
- lontong (้พ้/้พ้)
- loteng ๆฅผ / ๅฑ = lou / Ceng - [atas] lantai / tingkat)
- lu ไฝ โlu / lo / liโ kamu
- lumpia (ๆฝค้ค /ๆถฆ้ฅผ (Hokkian = lun-pia โฟ) - springroll)
M
sunting- mahyong (้บป้ / ้บปๅฐ)
- mi (้ข> ้ข Hokkien mI - mie)
- mihun (bihun) (็ฑณ็ฒ)
- misoa (้บต็ท)
- mua
- mak (ๅชฝ)
- miang (ๅ๏ผ
N
sunting- nyonya (ๅจๆน)
O
sunting- obeng (็ชฉ้/็ช้)
- oto (kata)
P
sunting- pakau
- pakpui
- pangsi
- pangsit (ๆ้ฃ)
- pangkin (ๆฟ้)
- pecai (็ฝ่) sawi putih
- pia (้ค )
- pong - sejenis tahu
- popia
- potehi (ๅธ่ขๆฒ) - boneka wayang Tionghoa
- pangsai - BAB
S
sunting- sentiong - pekuburan Tionghoa
- shio (่) - ramalan Cina
- sinci
- sincia (dialek Hokkian untuk "xฤซnzhรจng" (ๆฐๆญฃ) yang berarti bulan pertama yang baru)
- sentiong (ๆฐๅก) pemakaman Tionghoa.[1]
- singkek (ๆฐๅฎข)
- sinse (่จบๅธซ) - ahli pengobatan dengan ilmu pengobatan Tiongkok; kata panggilan untuk pria terpelajar; tuan, guru.
- siomai (็่ณฃ)
- soja (ๅฑๅ)[1]
- sohun (็ดฐ็ฒ)
- suhian
- suhu (ๅธๅ ) - instruktur
- swike (ๆฐด้) - makanan dari daging katak
- swipoa (sederhana ็ฎ็; tradisional: ็ฎ็ค; Pinyin: suร npรกn) - alat hitung, juga disebut sebagai abakus.
T
sunting
- tacik (ๅคงๅง)
- tahu (bahasa Hokkian (tauhu) (Hanzi: ่ฑ่ , hanyu pinyin: doufu) - sejenis makanan yang dibuat dari kedelai
- tai chi (ๅคชๆ) - sejenis seni beladiri cina
- taifun - angin ribut
- taiko
- taipan
- tangsi
- taoci
- tauco (่ฑ้ฌ)
- taucang
- taufan
- tauge (่ฑ่ฝ)
- tauke (้ ญๅฎถ)
- teh (่ถ)
- teko (่ถๅฃบ/่ถๅฃถ = chรกhรบ [Mandarin], Teh-ko [Hokkian] = poci)
- tekong - kapten kapal
- tekwan
- tim - kukus, 'nasi tim' - sejenis masakan berupa nasi dengan lauk yang dikukus
- timlo
- Tionghoa (ไธญ่ฏ/ไธญๅ)
- Tiongkok (ไธญๅ/ไธญๅฝ)
- toapekong
- toya - tongkat untuk permainan silat
- tong (ๆกถ๏ผ
U
suntingW
sunting- waitangkung - sejenis senam
- wangkang (่่บ)
- woi (ๅ)
- wotie
- wushu (ๆญฆๆฏ)
Y
sunting- yin yang (้ฐ้ฝ)
Lihat juga
sunting- Daftar kata serapan dari bahasa Hakka dalam bahasa Indonesia
- Daftar bahasa Tionghoa di Indonesia
- wikt:Indeks:Bahasa Indonesia/Serapan/Tionghoa
Referensi
sunting- ^ a b c Silang Budaya Tiongkok-Indonesia. Kong Yuanzhi. PT Bhuana Ilmu Populer (Gramedia), 2005. Bab IVย : Bahasa. ISBN 979-694-839-7
- ^ Shorto, Harry L. (2006). A Mon-Khmer comparative dictionary (dalam bahasa Inggris).
- ^ Munsyi, Alif Danya (2003). 9 dari 10 Kata Bahasa Indonesia Adalah Asing. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia. hlm.ย 33. ISBNย 979-9023-97-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Munsyi, Alif Danya (2005). Bahasa Menunjukkan Bangsa. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia. hlm.ย 110. ISBNย 979-91-0031-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Pranala luar
suntingSebagian kata-kata dalam halaman ini diambil dari:
- (Prancis)(Indonesia) Pierre Labrouse, 1985, Kamus Umum Indonesia-Prancis, Paris: Association Archipel dan Jakarta: Gramedia. Kamus ini memuat etimologi kata-kata serapan dalam bahasa Indonesia.
- (Indonesia) Jumariam, Meity T. Qodratillah, dan C. Ruddyanto, 1996, Senarai Kata Serapan dalam bahasa Indonesia, Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia