Konservatisme bangsa adalah varian ideologi dari konservatisme yang sering dijumpai di Eropa dan Asia, menggabungkan unsur-unsur nasionalisme dengan nilai-nilai tradisional.[1]

Ideologi ini memiliki karakteristik seperti konservatisme tradisional dan konservatisme sosial di mana ketiga variasi ideologi ini memiliki fokus terhadap pelestarian dan tradisi. Ketika konservatisme bangsa memiliki tujuan untuk melestarikan budaya bangsa, konservatisme tradisional lebih menekankan institusi leluhur. Selain itu, konservatisme sosial menekankan patriarki dan membatasi perilaku moral tertentu untuk melestarikan status tradisional seseorang dalam bermasyarakat.[2][3][4] Partai konservatif bangsa sering kali berakar pada lingkungan pedesaan atau tradisionalis. bertolak belakang dengan basis dukungan partai konservatisme liberal yang berakar di perkotaan.[5] Di Eropa, sebagian partai konservatif bangsa menganut Eroskeptisisme.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ a b Wolfram Nordsieck. "Parties and Elections in Europe". Parties-and-elections.eu. Diakses tanggal 9 May 2015.
  2. ^ ANDREW., HEYWOOD (2018). ESSENTIALS OF POLITICAL IDEAS : for a level. [S.l.]: PALGRAVE. ISBN 978-1137611673. OCLC 1005867754.
  3. ^ Berkowitz, Peter, ed. (2004). Varieties of conservatism in America. Stanford, Calif.: Hoover Institution Press. ISBN 0817945725. OCLC 839305105.
  4. ^ Dahms, Harry F., ed. (7 November 2014). Mediations of social life in the 21st century. Bingle, UK. ISBN 9781784412227. OCLC 896728569. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
  5. ^ Vít Hloušek; Lubomír Kopecek (2010). Origin, Ideology and Transformation of Political Parties: East-Central and Western Europe Compared. Routledge. hlm. 178. ISBN 978-1-317-08503-4.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Konservatisme

Konservatisme adalah sebuah filsafat politik yang mendukung nilai-nilai tradisional. Istilah ini berasal dari bahasa Latin, conservāre, melestarikan;

Konservatisme hijau

Konservatisme hijau adalah gabungan antara konservatisme dengan environmentalisme. Keprihatinan terhadap lingkungan telah disuarakan oleh politikus konservatif

Konservatisme moderat

Konservatisme moderat adalah varian dari konservatisme yang bersifat pragmatis dan menempati posisi tengah dalam spektrum politik konservatif. Aliran ini

Konservatisme tradisional

Konservatisme tradisional, sering dikenal sebagai konservatisme klasik, adalah filsafat politik dan sosial yang menekankan pentingnya prinsip-prinsip

Konservatisme liberal

Konservatisme liberal adalah sebuah ideologi politik yang mencampur kebijakan konservatif dengan pendirian-pendirian liberal, khususnya pada masalah-masalah

Konservatisme otoriter

Konservatisme otoriter adalah ideologi politik yang berupaya menegakkan ketertiban, tradisi, dan hierarki, seringkali dengan penindasan paksa terhadap

Nasionalisme

dipadukan dengan berbagai tujuan dan ideologi politik seperti konservatisme (konservatisme nasional dan populisme sayap kanan) atau sosialisme (nasionalisme

Kaukus Kebebasan

substansial terkait dengan nilai-nilai konservatisme nasional. Kelompok konservatif garis keras lebih menyukai konservatisme sosial dan pemerintahan kecil, bersama