Konservatisme pragmatis adalah sebuah ideologi politik yang merujuk pada pengambilan keputusan berdasarkan situasi terkini, sambil mempertahankan elemen-elemen konservatif. Ideologi ini menganut gagasan bahwa meskipun tradisi dan adat istiadat penting, reformasi dan keputusan terkadang diperlukan untuk melindunginya, dan untuk mencerminkan kebutuhan dan perubahan zaman.[1][2]

Politisi terkait

sunting

Dalam politik Inggris, Edmund Burke dan Michael Oakeshott adalah dua tokoh konservatif yang digambarkan sebagai pragmatis.[2] Selama masa jabatannya sebagai Anggota Parlemen, Edmund Burke memandang politik sebagai sesuatu yang kaku, ia berpandangan bahwa nilai-nilai tradisional akan terlindungi dengan lebih baik dengan mengizinkan beberapa perubahan yang tak terhindarkan terjadi.[3] Oakeshott menyatakan bahwa menjadi pragmatis dalam konservatisme adalah mempertimbangkan apa yang menjadi kepentingan terbaik rakyat, untuk menciptakan stabilitas dalam masyarakat dan menghindari kekacauan.[4] Menurut jurnalis Rory Carroll, yang menulis di The Guardian, politisi Partai Republik Ronald Reagan bersikap pragmatis sepanjang masa jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat dan gubernur, melakukan kompromi sambil tetap mempertahankan posisi konservatifnya.[5][6]

Referensi

sunting
  1. ^ Lacey, Robert J. (April 6, 2016). Lacey, Robert J. (ed.). Pragmatic Conservatism: Edmund Burke and His American Heirs. Palgrave Macmillan US. hlm. 19–61. doi:10.1057/978-1-137-59295-8_2 – via Springer Link.
  2. ^ a b Rocket, Study (July 8, 2019). "Conservatism – A Level Politics Edexcel Revision". Study Rocket.
  3. ^ "BBC - History - Edmund Burke". www.bbc.co.uk.
  4. ^ "Core ideas and principles" (PDF). www.pearsonschoolsandfecolleges.co.uk. Diakses tanggal 2021-04-06.
  5. ^ "The myth of Ronald Reagan: pragmatic moderate or radical conservative?". the Guardian. September 19, 2015.
  6. ^ Pfiffner, James P. (April 6, 2013). "The Paradox of President Reagan's Leadership". Presidential Studies Quarterly. 43 (1): 81–100. doi:10.1111/psq.12004.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Konservatisme

Konservatisme adalah sebuah filsafat politik yang mendukung nilai-nilai tradisional. Istilah ini berasal dari bahasa Latin, conservāre, melestarikan;

Konservatisme moderat

Konservatisme moderat adalah varian dari konservatisme yang bersifat pragmatis dan menempati posisi tengah dalam spektrum politik konservatif. Aliran ini

Konservatisme bangsa

Konservatisme bangsa adalah varian ideologi dari konservatisme yang sering dijumpai di Eropa dan Asia, menggabungkan unsur-unsur nasionalisme dengan nilai-nilai

Konservatisme tradisional

Konservatisme tradisional, sering dikenal sebagai konservatisme klasik, adalah filsafat politik dan sosial yang menekankan pentingnya prinsip-prinsip

Konservatisme sosial

Konservatisme sosial adalah ideologi yang tergolong ke dalam politik sayap kanan dan berhubungan dengan isu-isu masyarakat. Para penganut ideologi ini

Konservatisme paternalistik

Konservatisme paternalistik adalah suatu aliran dalam pemikiran konservatif yang menekankan bahwa kehidupan sosial dan ekonomi harus melihat masyarakat

Konservatisme hijau

Konservatisme hijau adalah gabungan antara konservatisme dengan environmentalisme. Keprihatinan terhadap lingkungan telah disuarakan oleh politikus konservatif

Konservatisme otoriter

Konservatisme otoriter adalah ideologi politik yang berupaya menegakkan ketertiban, tradisi, dan hierarki, seringkali dengan penindasan paksa terhadap