Konservatisme otoriter adalah ideologi politik yang berupaya menegakkan ketertiban, tradisi, dan hierarki, seringkali dengan penindasan paksa terhadap musuh-musuh radikal dan revolusioner seperti komunis, Nazi, dan anarkis.[1] Gerakan dan rezim konservatif otoriter antara lain Chiangisme di Republik Tiongkok,[2] Metaxisme di Yunani,[3] Francoisme di Spanyol,[4] Miklós Horthy di Hungaria,[5] dan Vichyisme di Negara Prancis.[6]

Kebangkitan konservatisme otoriter bertepatan dengan kebangkitan fasisme. Dalam beberapa kasus, konservatisme otoriter berbenturan dengan fasisme, seperti di Austria dan Portugal, sementara dalam kasus lain, seperti di Spanyol Franco, Prancis Vichy, dan Italia Fasis, konservatisme otoriter bekerja sama dengan fasisme. Meskipun kedua ideologi tersebut menganut nasionalisme dan anti-komunisme, sifat tradisionalis konservatisme otoriter membedakannya dari sifat fasisme yang revolusioner, palingenetik, dan populis.[7][8] Sementara fasisme menganut vitalisme, irasionalisme, atau neo-idealisme sekuler, konservatisme otoriter mendasarkan pandangannya pada agama tradisional.[9]

Meskipun konsep otoritas telah diidentifikasi sebagai prinsip inti konservatisme secara umum,[10][11] konservatisme otoriter hanyalah salah satu dari sekian banyak bentuk konservatisme. Konservatisme otoriter berbeda dengan konservatisme libertarian, yang merupakan bentuk konservatisme paling umum di Amerika Serikat.[12]

Referensi

sunting
  1. ^ Freeden, Michael; Sargent, Lyman; Stears, Marc (August 15, 2013). The Oxford Handbook of Political Ideologies. OUP Oxford. hlm. 294–297. ISBN 978-0-19-958597-7.
  2. ^ Dirlik, Arif (1975). "The Ideological Foundations of the New Life Movement: A Study in Counterrevolution". The Journal of Asian Studies. 34 (4): 945–980. doi:10.2307/2054509. JSTOR 2054509. S2CID 144316615.
  3. ^ Sørensen, Gert; Mallett, Robert (2002). International Fascism,1919-45 (dalam bahasa Inggris) (Edisi 1st). Routledge. hlm. 159. ISBN 978-0714682624.
  4. ^ Stanley G. Payne. Fascism in Spain, 1923–1977. Madison: Wisconsin University Press, 1999. pp. 77–102.
  5. ^ https://www.google.com/books/edition/Regime_Changes_in_20th_Century_Europe/MOu2DQAAQBAJ?&pg=PA180
  6. ^ Kevin Passmore (2013). The Right in France from the Third Republic to Vichy. OUP Oxford. hlm. 350-351. ISBN 9780199658206.
  7. ^ Cyprian Blamires. World Fascism: A Historical Encyclopedia, Volume 1. Santa Barbara, California: ABC-CLIO, 2006. p. 21.
  8. ^ Blamires, Cyprian; Jackson, Paul (2006). World Fascism: A Historical Encyclopedia, Volume 1. ABC-CLIO. hlm. 21. ISBN 978-1576079409.
  9. ^ Payne, Stanley G. (1996). A History of Fascism, 1914–1945. Madison: University of Wisconsin Press. hlm. 16. ISBN 978-0299148737.
  10. ^ Giubilei, Francesco (2019). The History of European Conservative Thought. Simon and Schuster. hlm. 18–19. ISBN 978-1-62157-909-0. OCLC 1076721952.
  11. ^ Ashford, Nigel; Davies, Stephen, ed. (2011). A Dictionary of Conservative and Libertarian Thought. Routledge. hlm. 14–17. ISBN 978-0-415-67046-3.
  12. ^ Ribuffo, Leo P. (January 14, 2011). "Twenty Suggestions for Studying the Right Now that Studying the Right Is Trendy". Historically Speaking. 12 (1): 6. doi:10.1353/hsp.2011.0013. ISSN 1944-6438. S2CID 144367661.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Konservatisme

Konservatisme adalah sebuah filsafat politik yang mendukung nilai-nilai tradisional. Istilah ini berasal dari bahasa Latin, conservāre, melestarikan;

Konservatisme bangsa

Konservatisme bangsa adalah varian ideologi dari konservatisme yang sering dijumpai di Eropa dan Asia, menggabungkan unsur-unsur nasionalisme dengan nilai-nilai

Konservatisme moderat

Konservatisme moderat adalah varian dari konservatisme yang bersifat pragmatis dan menempati posisi tengah dalam spektrum politik konservatif. Aliran ini

Konservatisme tradisional

Konservatisme tradisional, sering dikenal sebagai konservatisme klasik, adalah filsafat politik dan sosial yang menekankan pentingnya prinsip-prinsip

Soeharto

dimulai sebagai oligarki kediktatoran militer berkembang menjadi rezim otoriter personalistik yang berpusat di sekelilingnya. Kemampuannya untuk menjaga

Konservatisme hijau

Konservatisme hijau adalah gabungan antara konservatisme dengan environmentalisme. Keprihatinan terhadap lingkungan telah disuarakan oleh politikus konservatif

Konservatisme sosial

Konservatisme sosial adalah ideologi yang tergolong ke dalam politik sayap kanan dan berhubungan dengan isu-isu masyarakat. Para penganut ideologi ini

Konservatisme fiskal

Konservatisme fiskal atau konservatisme ekonomi adalah aliran pemikiran politik dan ekonomi yang menekankan kebijakan fiskal yang berhati-hati, pembatasan