Kota Banjar
  • Banjar Pataruman
  • Banjar Patroman
Transkripsi bahasa daerah
 • Aksara Sundaᮘᮔ᮪ᮏᮁ
Dari Atas, Kiri ke kanan: Tugu di tengah alun-alun Banjar, Gerbang Selamat Datang di Kota Banjar, Stasiun Banjar
Bendera Kota Banjar
Lambang resmi Kota Banjar
Julukan: 
Gerbangnya Jawa Barat
Motto: 
Somahna bagja di buana
(Sunda) Masyarakatnya bahagia lahir-batin di wilayahnya
Peta
Peta
Kota Banjar di Jawa Barat
Kota Banjar
Kota Banjar
Peta
Kota Banjar di Jawa
Kota Banjar
Kota Banjar
Kota Banjar (Jawa)
Kota Banjar di Indonesia
Kota Banjar
Kota Banjar
Kota Banjar (Indonesia)
Koordinat: 7°22′S 108°32′E / 7.37°S 108.53°E / -7.37; 108.53
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
Tanggal berdiri1 Desember 2002 (2002-12-01)
Dasar hukumUndang-Undang Nomor 27 tahun 2002
Hari jadi20 Februari 2003 (umur 23)
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 4
  • Kelurahan: 9
  • Desa: 16
Pemerintahan
 • JenisWali kota—dewan
 • BadanPemerintah Kota Banjar
 • Wali KotaSudarsono
 • Wakil Wali KotaSupriana
 • Sekretaris DaerahSoni Harison
 • Ketua DPRDMahfud Sodiq
Luas
 • Total113,49 km2 (43,82 sq mi)
Populasi
 (31 Desember 2024)[1]
 • Total209.317
 • Kepadatan1,800/km2 (4,800/sq mi)
Demografi
 • Agama
  • 99,03% Islam
  • 0,04% Konghucu
  • 0,01% Buddha
  • 0,01% Lainnya[1]
 • BahasaSunda
Indonesia
 • IPMPenurunan 71,70 (2020)
Kenaikan 71,75 (2019)
( Tinggi )[2]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode BPS
3279 Suntingan nilai di Wikidata
Kode area telepon0265
Pelat kendaraanZ
Kode Kemendagri32.79 Suntingan nilai di Wikidata
DAURp 393.681.442.000,00- (2020)[3]
Situs webwww.banjarkota.go.id


Kota Banjar (nama julukannya bernama Banjar Patroman atau Banjar Pataruman; aksara Sunda: ᮘᮔ᮪ᮏᮁ) adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota Banjar berlokasi di perbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah, yakni dengan Kabupaten Cilacap, sehingga kota ini sering disebut sebagai "gerbangnya Jawa Barat" dari arah timur.[4] Pada akhir tahun 2024, jumlah penduduk Kota Banjar sebanyak 209.317 jiwa, dengan kepadatan 1.800 jiwa/km2.[1]

Kota Banjar merupakan daerah otonom baru pemekaran dari Kabupaten Ciamis. Kota Banjar diresmikan pada 21 Februari 2003 berdasarkan UU nomor 27 tahun 2002. Kota Banjar terbagi dalam 4 kecamatan, yaitu Kecamatan Banjar, Kecamatan Langensari, kecamatan Pataruman, dan Kecamatan Purwaharja.

Kota Banjar terletak sekitar 252 km sebelah barat Yogyakarta, atau 155 km sebelah tenggara Bandung. Kota Banjar merupakan pintu gerbang utama lintas selatan Pulau Jawa, menghubungkan Bandung-Yogyakarta-Surabaya. Oleh karena itu, Kota Banjar menjadi daerah yang cukup penting dalam arus perpindahan barang dan manusia di bagian selatan Pulau Jawa.

Sejarah

sunting
Alun-Alun Kota Banjar pada tahun 1920-an

Disebutkan dalam buku Asal-Usul Kota-Kota di Indonesia Tempo Doeloe yang ditulis oleh Zaenuddin HM (2013) disebutkan sejarah Kota Banjar berawal dari berdirinya Kerajaan Kertabumi. Kerajaan Kertabumi diperkirakan berdiri tahun 1625 dengan raja pertamanya Singaperbaya dan dilanjutkan oleh anaknya Singaperbaya II atau dikenal dengan Dalem Tambakbaya.

Diperkirakan lokasi pusat pemerintahan Kerajaan Kertabumi ini berada di daerah Banjar Kolot, Kecamatan Banjar. Sebelum berdirinya Kerajaan Kertabumi, wilayah Banjar merupakan hutan tarum atau nila yang banyak digunakan untuk pewarna kain.

Hutan tarum tersebut berada di pinggir Sungai Citanduy, yang hingga saat ini masih eksis di Kota Banjar. Sedangkan nama Banjar berarti tempat dan Patroman atau Pataruman merupakan hutan tarum. Pada tahun 1641, pusat pemerintahan kerajaan Kertabumi dipindahkan dari Banjar ke Bojonglopang, Cisaga Kabupaten Ciamis saat kerajaan dipimpin oleh Dalem Pager Gunung.

Di era kolonial Hindia Belanda, wilayah Banjar bersama dengan Kawasen, Pamotan, Pangandaran, dan Cijulang masuk ke wilayah Galuh Imbadanegara dengan Bupati Galuh Imbadanegara Raden Aria Panji Jayanagara dengan pusat pemerintahan di Imbadanegara Ciamis.

Kemudian di tahun 1815, saat Jawa dikuasai Inggris yang dipegang oleh Gubernur Jenderal Sir Thomas Stamford Bingley Raffles, Banjar dimasukkan ke dalam wilayah Sukapura atau Tasikmalaya bersama wilayah di Ciamis bagian Selatan.[5]

Kemudian pada tahun 1936, Banjar masuk kembali ke wilayah Ciamis pada masa BupatiRaden Tumenggung Sunarya. Pada masa penjajahan, Banjar tumbuh menjadi pusat kegiatan masyarakat. Letaknya yang strategis menjadikan kota ini sebagai daerah transit antara wilayah Jawa Tengah dengan Ciamis bagian selatan.

Hingga pada tahun 1941 pemerintah Hindia Belanda menjadikan Banjar sebagai wilayah kewedanaan yang meliputi Kecamatan Banjar, Kecamatan Cisaga, Kecamatan Rancah, dan Kecamatan Cimaragas. Setelah lama menjadi wilayah kewedanaan, pemerintah melalui PP 54 tahun 1991 mengubah status Banjar menjadi kota administratif yang diperkuat juga dengan SK Mendagri Nomor 813.221.23-137 tanggal 18 Januari 1992.

Statusnya kemudian meningkat lagi menjadi kota ketika RUU Pemerintahan Kota Banjar disetujui menjadi UU di DPR pada tanggal 12 November 2002. Barulah pada tanggal 21 Februari 2003 Banjar memisahkan diri dari Kabupaten Ciamis dan menjadi daerah otonom baru.

Banjar dalam sejarah perkembangannya

sunting

Banjar sejak didirikan sampai sekarang mengalami beberapa kali perubahan status, untuk lebih jelas perkembangannya sebagai berikut :

  • Banjar sebagai Ibukota Kecamatan, dari tahun 1937 sampai tahun 1940.
  • Banjar sebagai Ibukota Kawedanaan, dari tahun 1941 sampai dengan 1 Maret 1992.
  • Banjar sebagai Kota Administratif dari tahun 1992 sampai dengan tanggal 20 Februari 2003.
  • Sebagai Kotamadya sejak tanggal 21 Februari 2003.

Terbentuknya Banjar Kota Administratif

sunting

Perkembangan dan kemajuan wilayah Provinsi Jawa Barat pada umumnya dan Kabupaten Ciamis khususnya wilayah Kecamatan Banjar, memerlukan pengaturan penyelenggaraan pemerintahan secara khusus guna menjamin terpenuhinya tuntutan perkembangan dan kemajuan sesuai dengan aspirasi masyarakat di Wilayah Kecamatan Banjar.

Wilayah Kecamatan Banjar menunjukan perkembangan dan kemajuan dengan ciri dan sifat kehidupan perkotaan, atas hal tersebut wilayah Banjar perlu ditingkatkan menjadi Kota Administratif yang memerlukan pembinaan serta pengaturan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan secara khusus.

Akhirnya tahun 1992 Pemerintah membentuk Banjar Kota Administratif berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 1991 tentang Pembentukan Banjar Kota Administratif yang diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri pada tanggal 2 Maret 1992.

Beberapa alasan mengapa Banjar menjadi Kota administratif antara lain : Keadaan Geografis, Demografis dan Sosiologis kehidupan masyarakat yang perkembangannya sangat pesat sehingga memerlukan peningkatan pelayanan dan pengaturan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Terbentuknya Kota Banjar

sunting

Semakin pesatnya perkembangan dan tuntutan aspirasi masyarakat yang semakin mendesak agar Banjar Kota Administratif segera ditingkatkan menjadi Pemerintah Kota di mana hal ini pun sejalan dengan tuntutan dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan disisi lain Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama-sama Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperhatikan perkembangan tersebut dan mengusulkan kepada Pemerintah Pusat dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

Momentum peresmian Kota Banjar yang diikuti pelantikan Penjabat Wali kota Banjar dapat dijadikan suatu landasan yang bersejarah dan tepat untuk dijadikan Hari jadi Kota Banjar.[6]

Geografi

sunting

Kota Banjar memiliki lanskap yang beragam. Bagian utara, selatan dan barat kota merupakan wilayah berbukit-bukit. Kota ini dibelah oleh Sungai Citanduy di bagian tengah. Terdapat pula kawasan pertanian, terutama di bagian pinggiran kota.

Zona pertanian di Kota Banjar terdiri dari persawahan, perkebunan jati yang dikelola oleh Perhutani dan hutan hujan tropis biasa. Pada tahun 2006, pembangunan Balai Kota baru dan markas Kepolisian Resort baru di Kecamatan Purwaharja mengharuskan pemotongan sejumlah bukit dan penggundulan hutan jati.

Batas Wilayah

sunting

Kota Banjar dibatasi oleh beberapa kecamatan dalam wilayah Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cilacap dan sekitarnya. Berikut merupakan batas wilayah Kota Banjar:

Utara Kecamatan Cisaga, dan Kecamatan Dayeuhluhur
Timur Jawa Tengah
Selatan Kecamatan Lakbok dan Kecamatan Pamarican
Barat Kecamatan Cimaragas dan Kecamatan Cijeungjing

Iklim dan cuaca

sunting

Seperti kota lain di Indonesia, wilayah Kota Banjar beriklim tropis basah dan kering (Am) dengan dua pola musim, yakni musim penghujan dan musim kemarau. Musim penghujan di wilayah Banjar berlangsung saat terjadinya angin monsun baratan pada periode November hingga April. Sementara itu, musim kemarau berlangsung saat angin monsun tenggara berlangsung pada periode Mei hingga Oktober. Suhu udara di kota ini bervariasi antara 22 °C hingga 33 °C. Kelembapan udara di wilayah ini cenderung tinggi pada angka 60% hingga 90%.

Data iklim Kota Banjar, Jawa Barat, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 31.6
(88.9)
31.7
(89.1)
31.8
(89.2)
31.7
(89.1)
31.3
(88.3)
30.4
(86.7)
29.5
(85.1)
29.4
(84.9)
30.3
(86.5)
31.2
(88.2)
31.3
(88.3)
31.4
(88.5)
30.97
(87.73)
Rata-rata terendah °C (°F) 22.3
(72.1)
22.4
(72.3)
22.5
(72.5)
22.6
(72.7)
22.4
(72.3)
21.7
(71.1)
20.9
(69.6)
20.6
(69.1)
21.3
(70.3)
22.3
(72.1)
22.8
(73)
22.6
(72.7)
22.03
(71.65)
Curah hujan mm (inci) 319
(12.56)
283
(11.14)
282
(11.1)
233
(9.17)
135
(5.31)
92
(3.62)
56
(2.2)
43
(1.69)
54
(2.13)
220
(8.66)
282
(11.1)
294
(11.57)
2.293
(90,25)
Rata-rata hari hujan 15 14 14 12 7 5 4 3 4 10 15 15 118
% kelembapan 89 86 80 78 72 69 65 61 64 71 79 83 74.8
Rata-rata sinar matahari harian 5.4 6.1 6.9 7.5 8.2 8.8 9.0 9.1 8.4 7.3 6.7 6.0 7.45
Sumber #1: Climate-Data.org[7]
Sumber #2: BMKG[8]

Pemerintahan

sunting

Daftar Wali kota

sunting
No. Wali Kota Awal menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Wali Kota
H.
M. Effendi Taufikurrahman
S.H., M.H.
(Penjabat)
21 Februari 2003 5 Januari 2004
1 dr.
Herman Sutrisno
M.M.
5 Januari 2004 31 Juli 2008 1 H.
Akhmad Dimyati
S.Ip.
Drs.
R. Sodikin
S.H., M.Si.
(Pelaksana tugas)
1 Agustus 2008 27 Agustus 2008
Drs. H.
M. Abdul Kohar
(Penjabat)
27 Agustus 2008 4 Desember 2008
(1) Dr. dr.
Herman Sutrisno
M.M.
4 Desember 2008 4 Desember 2013 1 H.
Akhmad Dimyati
S.Ip.
2 Hj.
Ade Uu Sukaesih
S.Ip., M.Si.
4 Desember 2013 4 Desember 2018 2 Darmadji Prawirasetia
4 Desember 2018 4 Desember 2023 3 Nana Suryana
Dr. Hj.
Ida Wahida Hidayati
S.E., S.H., M.Si.
(Penjabat)
4 Desember 2023 11 Desember 2024 [Ket. 1]
Dr. H.
Soni Harison AP
S.Sos., M.Si.
(Penjabat)
11 Desember 2024 20 Februari 2025
3 Ir. H.
Sudarsono
20 Februari 2025 Petahana 4 Dr. H.
Supriana
M.Pd
Catatan
  1. ^ Sebagai Penjabat Wali Kota yang ditunjuk oleh Pemerintah dalam mengisi kekosongan jabatan menunggu Wali Kota definitif terpilih dari hasil Pilkada Serentak 2024

Dewan Perwakilan

sunting

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kota Banjar dalam tiga periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014–2019[9] 2019–2024[10] 2024–2029
PKB 1 Kenaikan 3 Steady 3
Gerindra 3 Kenaikan 4 Steady 4
PDI-P 4 Kenaikan 5 Kenaikan 6
Golkar 6 Kenaikan 7 Steady 7
NasDem 0 Kenaikan 1 Steady 1
PKS 2 Kenaikan 3 Steady 3
Hanura 2 Steady 2 Steady 2
PAN 3 Steady 3 Penurunan 1
Demokrat 2 Penurunan 1 Steady 1
PPP 2 Penurunan 1 Kenaikan 2
Jumlah Anggota 25 Kenaikan 30 Steady 30
Jumlah Partai 9 Kenaikan 10 Steady 10

Kecamatan

sunting

Kota Banjar memiliki 4 kecamatan, 9 kelurahan, dan 16 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 201.191 jiwa dengan luas wilayah 113,49 km² dan sebaran penduduk 1.772 jiwa/km².[11][12]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Banjar, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
Kodepos[13] Status Daftar
Desa/Kelurahan
32.79.01 Banjar 3 4 46311-46318 Desa
Kelurahan
32.79.04 Langensari 2 4 46341-46346 Desa
Kelurahan
32.79.02 Pataruman 2 6 46322-46329 Desa
Kelurahan
32.79.03 Purwaharja 2 2 46331-46334 Desa
Kelurahan
TOTAL 9 16

Ekonomi

sunting

Salah satu indikator yang dapat dipakai untuk melihat pertumbuhan ekonomi suatu daerah adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Banjar cukup signifikan yaitu 7,20% pada tahun 2019 menjadi 9,40% pada tahun 2020.

Hal ini disebabkan oleh naiknya kembali perkembangan produksi yang menyumbang cukup besar bagi PDRB Kota Banjar. Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Banjar dapat dilihat melalui indikator pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan.

Pendidikan

sunting

Kota Banjar memiliki sekitar 2.912 sekolah, 265.222 siswa dan 18.264 guru.[dibutuhkan verifikasi sumber] Adapun sekolah yang ada di Kota Banjar tertera sebagai berikut.

  1. SMA Negeri 1 Banjar
  2. SMA Negeri 2 Banjar
  3. SMA Negeri 3 Banjar
  4. SMAS Bina Putera
  5. SMK Negeri 1 Banjar
  6. SMK Negeri 2 Banjar
  7. SMK Negeri 3 Banjar
  8. SMK Negeri 4 Banjar
  9. SMKS Banjar Mandiri
  10. SMKS Bhakti Kencana Banjar
  11. SMKS Bina Putera Banjar
  12. SMKS Hikmah Banjar
  13. SMKS Maarif NU Banjar
  14. SMKS Miftahul Ihsan
  15. SMKS Pasundan 1 Banjar
  16. SMKS Pasundan 2 Banjar
  17. MAN 1 Kota Banjar
  18. MAS DARUL ULUM
  19. STISIP BINA PUTERA BANJAR

Kesehatan

sunting

Rumah Sakit

sunting
  • RSUD Kota Banjar
  • RS Asih Husada
  • RS Mitra Idaman
  • RS Banjar Patroman

Makanan Khas

sunting
  • Renginang Coklat (Rangincok)
  • Mi Lidi Khas Banjar
  • Galendo
  • Sale Pisang
  • Kacang Umpet
  • Sambal Khas Banjar
  • Pepes Lubang
  • Otok Owo
  • Pepes Ikan
  • Kupat Tahu
  • Bakso Gawier

Referensi

sunting
  1. ^ a b c "Visualisasi Data Kependudukan". Jakarta: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Diakses tanggal 16 Mei 2025.
  2. ^ "Metode Baru Indeks Pembangunan 2019-2020". Jakarta: Badan Pusat Staitstik. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-01-27. Diakses tanggal 21 Agustus 2021.
  3. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (PDF). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 21 Agustus 2021.
  4. ^ Purwanto, Antonius (2022-07-12). "Kota Banjar: Pintu Gerbang Utama Jalur Selatan Jawa Barat". Harian Kompas. Bandung: KG Media. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-15. Diakses tanggal 2022-08-28.
  5. ^ Purwanto, Antonius (2022-07-12). "Kota Banjar: Pintu Gerbang Utama Jalur Selatan Jawa Barat". Kompaspedia. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-02-12. Diakses tanggal 2022-12-14.
  6. ^ "SEJARAH". Website Resmi Pemerintah Kota Banjar - Jawa Barat. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-14. Diakses tanggal 2020-08-15.
  7. ^ "Banjar, Jawa Barat, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 27 Juli 2025.
  8. ^ "Buku Peta Rata-Rata Curah Hujan Dan Hari Hujan Periode 1991-2020 Indonesia" (PDF). BMKG. hlm. 74 & 138. Diakses tanggal 27 Juli 2025.
  9. ^ "Perolehan Kursi DPRD Kota Banjar 2014-2019" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-04-14. Diakses tanggal 2020-05-15.
  10. ^ Perolehan Kursi DPRD Kota Banjar 2019-2024
  11. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
  12. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
  13. ^ Kode Pos Kota Banjar

Daftar pustaka

sunting
  • Zaenuddin H.M. (2013). Asal Usul Kota-Kota di Indonesia Tempo Doeloe. Jakarta: Change. ISBN 978-602-1139-30-1.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kota Banjarbaru

Kabupaten Banjar, dan sebagian besar wilayahnya merupakan Kawedanan di dalam Kabupaten Banjar, yang kemudian dimekarkan sebagai sebuah kota pada tahun

Stasiun Banjar

Stasiun Banjar (BJR) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe B yang terletak di Hegarsari, Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat. Stasiun yang terletak

Daftar Wali Kota Banjar

menunggu Wali Kota definitif terpilih dari hasil Pilkada Serentak 2024 Daftar Wakil Wali Kota Banjar Kota Banjar "Perjalanan 12 Tahun Kota Banjar". Radar Tasikmalaya

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Banjar

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Banjar (disingkat DPRD Kota Banjar) (bahasa Sunda: ᮓᮦᮝᮔ᮪ ᮕᮀᮝᮊᮤᮜ᮪ ᮛᮠᮚᮒ᮪ ᮓᮆᮛᮂ ᮊᮧᮒ ᮘᮔ᮪ᮏᮁcode: su is deprecated , translit

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Banjar

Lambang Kota Banjar Peta Lokasi Kota Banjar Peta kecamatan di Kota Banjar Berikut ini adalah daftar kecamatan dan kelurahan/desa di Kota Banjar, Provinsi

Kereta api Pangandaran

Jawa Barat, Kabupaten Pangandaran yang terletak 64,1 km selatan dari Kota Banjar di mana stasiun ujung dari kereta api ini berada. Pada awalnya terdapat

Purwaharja, Banjar

Purwaharja adalah sebuah kecamatan di Kota Banjar, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kecamatan Purwaharja merupakan daerah dataran dengan ketinggian sekitar

Banjar, Banjar

Banjar adalah sebuah kecamatan di Kota Banjar, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Camat petahana adalah Bapak Asep Yani Taruna, SH, M.Ap.. Berikut adalah