Gottfried Mรผnzenberg
Lahir(1940-03-17)17 Maret 1940
Nordhausen, Jerman
Meninggal2 Januari 2024(2024-01-02) (umurย 83)
Greifswald, Mecklenburg-Vorpommern, Jerman
PendidikanUniversitas Giessen
Universitas Innsbruck
AlmamaterGSI Helmholtz Centre for Heavy Ion Research
Universitas Mainz
PekerjaanFisikawan
Dikenal atasPenemuan unsur superberat
PenghargaanHadiah Lise Meitner (2000)
Hadiah Otto Hahn (1996)

Gottfried Mรผnzenberg (17 Maret 1940 โ€“ 2 Januari 2024) adalah seorang fisikawan Jerman.[1][2]

Sebagai ketua kelompok riset di Gesellschaft fรผr Schwerionenforschung (GSI) di Darmstadt, ia berperan penting dalam penemuan dan sintesis unsur 107 bohrium (Bh), 108 hassium (Hs), dan 109 meitnerium (Mt). Selanjutnya, ketika telah menjabat sebagai profesor di Justus-Liebig-Universitรคt GieรŸen, ia juga terlibat dalam sintesis unsur-unsur kimia baru, yaitu 110 darmstadtium (Ds), 111 roentgenium (Rg), dan 112 kopernisium (Cn).[1]

Kehidupan awal dan karier

sunting

Gottfried Mรผnzenberg lahir pada 17 Maret 1940 dalam sebuah keluarga pendeta Protestanโ€”ayahnya Pastor Heinz Mรผnzenberg dan ibunya Helene Mรผnzenberg. Sepanjang hidupnya, ia memiliki perhatian yang mendalam terhadap implikasi filosofis dan teologis dari fisika. Ia menempuh studi fisika di Justus-Liebig-Universitรคt di Giessen dan Leopold-Franzens-Universitรคt Innsbruck, lalu menyelesaikan pendidikannya dengan meraih gelar doktor (Ph.D.) di Universitas Giessen, Jerman, pada tahun 1971.[3]

Pada 1976, ia bergabung dengan divisi kimia inti di GSI Darmstadt, yang saat itu dipimpin oleh Peter Armbruster. Ia berperan penting dalam perancangan SHIP (Separator of Heavy Ion Reaction Products). Gottfried Mรผnzenberg merupakan tokoh penggerak utama dalam penemuan fusi ion berat dingin serta penerapannya untuk sintesis unsur-unsur terberat.

Pada 1981โ€“1982, ia terlibat secara fundamental dalam penelitian di GSI yang berhasil membuktikan emisi proton (radioaktivitas proton) pada berbagai nuklida dengan rasio protonโ€“neutron yang sangat tinggi. Tahun 1984, ia diangkat sebagai pimpinan proyek baru GSI FRS (Fragmentseparator). Fasilitas eksperimen ini membuka bidang-bidang riset baru, termasuk studi interaksi ion berat relativistik dengan materi, serta produksi dan pemisahan berkas ion eksotik untuk penelitian struktur inti atom.

Pada 1988, Gottfried Mรผnzenberg menyelesaikan habilitasi di Justus-Liebig-Universitรคt GieรŸen dalam bidang fisika eksperimental, dan pada 1994 diangkat sebagai profesor di universitas tersebut.[1] Ia memimpin departemen โ€œStruktur Inti dan Kimia Intiโ€ di GSI dan sejak 1996[1] menjabat sebagai profesor fisika di Johannes-Gutenberg-Universitรคt di Mainz hingga pensiun pada Maret 2005. Bahkan sebelum penyatuan kembali Jerman, ia telah menginisiasi kerja sama erat antara GSI dan Forschungszentrum Rossendorf.[1]

Sejak dimulainya eksperimen di Fragmentseparator FRS pada 1990, ia menjadi salah satu penemu inti ganda-ajaib 100Sn (1994), 78Ni (1995), serta halo proton pada 8B (1995).[1]

Pada awal tahun 2000-an, ia berperan penting dalam perintisan dan pendirian kolaborasi NUSTAR untuk fasilitas akselerator internasional FAIR.[1] Namanya di bidang fisika inti dikaitkan dengan penemuan lebih dari 220 isotop baru, penemuan dan kajian atom pionik terikat, peluruhan beta ke keadaan akhir terikat pada atom yang sangat terionisasi, lebih dari 350 pengukuran massa baru, serta berbagai kontribusi penting lainnya.

Dari 2000 hingga 2015, ia menjabat sebagai presiden pendiri komunitas internasional โ€œGSI Exotic Nuclei Communityโ€ (GENCO), yang bertujuan memberi penghargaan dan motivasi kepada peneliti muda atas riset unggul di fisika inti, astrofisika nuklir, dan bidang terkait. Sejak 2006, maksimal tiga ilmuwan senior dianugerahi keanggotaan kehormatan setiap tahunnya.[1][4]

Hingga masa pensiunnya, ia memegang โ€œrekor jumlah nuklida terbanyak yang ditemukanโ€, yakni 219, yang baru terlampaui pada 2013 oleh Hans Geissel (272).[5]

Ia menerima berbagai penghargaan, antara lain Hadiah Rรถntgen dari Justus-Liebig-Universitรคt GieรŸen pada 1983. Pada 1996, bersama Sigurd Hofmann, ia dianugerahi Hadiah Otto Hahn oleh kota Frankfurt am Main. Pada 2000, ia menerima Hadiah Lise Meitner.

Mรผnzenberg meninggal dunia di Greifswald pada 2 Januari 2024, dalam usia 83 tahun.[6]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ a b c d e f g h Obituary by Christoph Scheidenberger and colleagues: Mourning for Prof. Dr. dr. H.C. Mult. Gottfried Mรผnzenberg, Kurier page of GSI Darmstadt, 22 Januari 2024
  2. ^ Mourning for Gottfried Mรผnzenberg, online edition of the Darmstรคdter Echo, 22 Januari 2024
  3. ^ "Gottfried Mรผnzenberg". New Physics Home Page. Diakses tanggal 18 May 2022.
  4. ^ GSI Exotic Nuclei Community, situs resmi GSI; diakses 26 Januari 2024
  5. ^ GSI Zeitstrahl (Februari 2013), laman sejarah GSI; diakses 26 Januari 2024.
  6. ^ "Mitentdecker des Elements Darmstadtium gestorben". Echo. 22 Januari 2024. Diakses tanggal 23 Januari 2024.

Bacaan lebih lanjut

sunting
  • Gottfried Mรผnzenberg: "Stigmatisch fokussierendes Teilchenspektrometer mit Massen- und Energiedispersion", Ph.D. thesis, Giessen, 1971
  • Mรผnzenberg, Gottfried; Ewald, Und Heinz (1972). "Stigmatisch fokussierendes Teilchenspektrometer mit Massen-und Energiedispersion". International Journal of Mass Spectrometry and Ion Physics (dalam bahasa Jerman). 8 (4). Elsevier BV: 293โ€“310. Bibcode:1972IJMSI...8..293M. doi:10.1016/0020-7381(72)83019-5. ISSNย 0020-7381.
  • Mรผnzenberg, Gottfried; Schรคdel, Matthias (1996). Moderne Alchemie die Jagd nach den schwersten Elementen (dalam bahasa Jerman). Braunschweig. ISBNย 978-3-528-06474-7. OCLCย 75665313. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
  • Bertulani, Carlos A.; Hussein, M. S.; Mรผnzenberg, G. (2001). Physics of radioactive beams. Huntington, N.Y.: Nova Science Publishers. ISBNย 1-59033-141-9. OCLCย 48536686.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Hasium

pada sebuah eksperimen yang dipimpin oleh Peter Armbruster dan Gottfried Mรผnzenberg. Sebenarnya percobaan serupa sudah pernah dilakukan oleh JINR, Dubna,

Dubnium

2022. "Dubnium". Royal Chemical Society. Diakses tanggal 7 Agustus 2022. Mรผnzenberg, G.; Gupta, M. (2011). "Production and Identification of Transactinide

Nihonium

doi:10.1557/adv.2020.159. Hofmann, S.; Heinz, S.; Mann, R.; Maurer, J.; Mรผnzenberg, G.; Antalic, S.; Barth, W.; Burkhard, H. G.; Dahl, L.; Eberhardt, K.;

Flerovium

1103/PhysRevC.97.014320. Hofmann, S.; Heinz, S.; Mann, R.; Maurer, J.; Mรผnzenberg, G.; Antalic, S.; Barth, W.; Burkhard, H. G.; Dahl, L.; Eberhardt, K.;

Roentgenium

Review C. 79 (2): 024608. doi:10.1103/PhysRevC.79.024608. ISSNย 0556-2813. Mรผnzenberg, G.; Armbruster, P.; Folger, H.; etย al. (1984). "The identification of

Unsur transaktinida

Inggris). 79 (2): 024608. doi:10.1103/PhysRevC.79.024608. ISSNย 0556-2813. Mรผnzenberg, G.; Armbruster, P.; Folger, H.; etย al. (1984). "The identification of

Nobelium

Review C. 79 (2): 024608. doi:10.1103/PhysRevC.79.024608. ISSNย 0556-2813. Mรผnzenberg, G.; Armbruster, P.; Folger, H.; etย al. (1984). "The identification of

Isotop flerovium

1103/PhysRevC.97.014320. Hofmann, S.; Heinz, S.; Mann, R.; Maurer, J.; Mรผnzenberg, G.; Antalic, S.; Barth, W.; Burkhard, H. G.; Dahl, L.; Eberhardt, K.;