Stasiun Salem
Kereta Api Indonesia
JS28 BB05

Tampak depan perspektif Stasiun Salem, 2021
Nama lainStasiun Gemolong
Lokasi
Koordinat7°23′30″S 110°49′51″E / 7.39167°S 110.83083°E / -7.39167; 110.83083
Ketinggian+146 m
Operator
Letak
Jumlah peron2 (satu peron sisi yang agak rendah dan satu peron pulau yang agak tinggi)
Jumlah jalur3 (jalur 2: sepur lurus)
LayananLintas utara Jawa: Sancaka Utara
Aglomerasi: Joglosemarkerto (kecuali jadwal sore-malam searah jarum jam menuju Solo), Banyubiru Ekspres, dan Banyubiru
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Dibuka1870
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Logo PT KAI Aglomerasi Stasiun berikutnya
Gundih
Berlawanan jarum jam
Joglosemarkerto
Lingkar Jawa Tengah
Solo Balapan
Searah jarum jam
Gundih Banyubiru
Semarang Tawang—Solo Balapan, pp
Solo Balapan
Terminus
Halte sebelumnya Trans Jateng Halte berikutnya
Terminal Lama Gemolong
menuju Tirtonadi
Koridor 1
Subosukawonosraten
transfer di Salem
Ngebuk
Fasilitas dan teknis
FasilitasCetak tiket mandiri Ruang/area tunggu Pemesanan langsung di loket Pusat informasi Toilet Isi baterai 
Jenis persinyalan
  • Mekanik tipe Siemens & Halske semiotomatis
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini
Tampak peron Stasiun Salem, 2009

Stasiun Salem (SLM) (sering disebut dan juga dikenal sebagai Stasiun Gemolong) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Kelurahan Kwangen, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen; pada ketinggian +146 m; termasuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta. Stasiun ini terletak di dekat perempatan Gemolong atau pinggir jalan utama SoloPurwodadi pada wilayah Kecamatan Gemolong. Nama "Salem" sendiri diambil dari nama lingkungan yang berada di sekitar stasiun ini.

Dahulu ke arah utara stasiun ini, sebelum Stasiun Sumberlawang, terdapat Perhentian Bogorame dan Soko Jengkilong yang kini sudah tidak aktif. Sementara ke arah selatan stasiun ini, sebelum Stasiun Kalioso, terdapat Perhentian Saren yang juga bernasib sama.[3]

Sejarah

sunting

Stasiun ini dibuka bersamaan dengan dibukanya Jalur kereta api Gundih-Solo Balapan pada tanggal 10 Februari 1870. Ketika itu, Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij sukses membuat jalur kereta api dari Stasiun Samarang menuju Tangoeng, kemudian dilanjutkan kembali menuju Kedungjati-Gundih-Solo Balapan hingga Vorstenlanden. Jalurnya dibuka berturut turut 1 Mei dan 1 September 1869, 10 Februari 1870, hingga aktif sepenuhnya pada tanggal 21 Mei 1873. Bangunan stasiun ini masih asli dari peninggalan NIS.[4]

Bangunan dan tata letak

sunting

Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus.

Jalur 3 Sepur belok
Jalur 2 Sepur lurus
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota
(Solo Balapan) BB Banyubiru Ekspres & Banyubiru, tujuan Solo Balapan dan Semarang Tawang (Gundih)
JS Joglosemarkerto, tujuan Solo Balapan (rute memutar searah jarum jam)
JS Joglosemarkerto, tujuan TegalSolo BalapanSemarang Tawang (rute memutar berlawanan arah jarum jam) (Gundih)
Peron pulau
Jalur 1 Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota
JS Joglosemarkerto, tujuan Semarang Tawang (rute memutar berlawanan arah jarum jam) (Gundih)
Peron sisi
G Bangunan utama stasiun

Layanan kereta api

sunting

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 8 Maret 2025.[5]

Penumpang

sunting

Antarkota

sunting
Lintas utara Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Campuran
Sancaka Utara Eksekutif Cilacap Surabaya Pasarturi Via Solo BalapanGambringan
Ekonomi

Aglomerasi

sunting
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Banyubiru Ekspres Eksekutif-Ekonomi Solo Balapan Semarang Tawang Perjalanan ke Surakarta pada jadwal malam, sedangkan sebaliknya pada jadwal sore.
Banyubiru Ekonomi Perjalanan ke Surakarta pada jadwal pagi, sedangkan sebaliknya pada jadwal siang.
JS Joglosemarkerto Eksekutif-Ekonomi Semarang Tawang Solo Balapan Perjalanan berlawanan arah jarum jam mulai pagi hari via Semarang TawangTegalPurwokertoYogyakartaSolo Balapan hingga berakhir di Semarang Tawang pada petang hari.
Solo Balapan Perjalanan searah jarum jam mulai pagi hari via YogyakartaPurwokertoTegalSemarang Tawang hingga berakhir di Solo Balapan pada petang hari.

Antarmoda pendukung

sunting
Jenis angkutan umum Koridor/trayek Tujuan
Trans Jateng S1 Tirtonadi–Sangiran–Sumberlawang

Referensi

sunting
  1. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ^ Officieele Reisgids der Spoor en Tramwegen en Aansluitende Automobieldiensten op Java en Madoera. Staatsspoor en Tramwegen Particuliere Spoor en Tramweg-Maatschappijen. 1935. hlm. 150–152.
  4. ^ Media, Muh Khodiq Duhri - Solopos Digital. "Stasiun Salem Gemolong Sragen 1,5 Abad Jadi Saksi Perjalanan KA". SOLOPOS.com.
  5. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Pranala luar

sunting

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Sumberlawang
menuju Brumbung
Semarang–Vorstenlanden
Brumbung–Solo Balapan
Kalioso

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Stasiun Kalioso

Dahulu ke arah utara stasiun ini, sebelum Stasiun Salem, terdapat Perhentian Saren yang kini sudah tidak aktif. Pada awalnya, Stasiun Kalioso memiliki tiga

Stasiun Sumberlawang

Sumberlawang. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Dahulu ke arah selatan stasiun ini, sebelum Stasiun Salem, terdapat

Kereta api Kalijaga

di Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Brumbung, Stasiun Kedungjati, Stasiun Telawa, Stasiun Gundih, Stasiun Salem, dan Stasiun Solo

Salem, Indiana

2010. Salem didirikan dan platted pada tahun 1814. Kota ini dinamai dari Salem, North Carolina, kota asal salah satu pendiri kota. Kantor pos Salem telah

Kereta api Banyubiru

pemberhentian penumpang di Stasiun Solo Balapan, Stasiun Salem, Stasiun Gundih, Stasiun Telawa, Stasiun Brumbung, Stasiun Alastua, dan Stasiun Semarang Tawang.

Stasiun Depok

Stasiun Depok (DP) merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Jalan Stasiun Depok Lama, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas

Kabupaten Sragen

Jawa serta memiliki 6 stasiun aktif, yakni Masaran, Sragen, Kebonromo, Kedungbanteng, Sumberlawang, dan Salem. Namun hanya 2 stasiun yang melayani naik turun

Stasiun Solo Balapan

Stasiun Solo Balapan (SLO) , lebih dikenal dengan Stasiun Balapan, adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di perbatasan antara Kestalan