Stasiun Semarang Tawang
Kereta Api Indonesia
BL02KS02KD01JS22BB01

Stasiun dari seberang polder Tawang
Nama lainStasiun Tawang
Lokasi
Koordinat6ยฐ57โ€ฒ52โ€ณS 110ยฐ25โ€ฒ40โ€ณE๏ปฟ / ๏ปฟ6.96444ยฐS 110.42778ยฐE๏ปฟ / -6.96444; 110.42778
Ketinggian+2 m
Operator
Letak
  • km 1+749 lintas Semarang Poncol-Semarang Tawang
  • km 0+000 (semua lintas selain Semarang Poncolโ€“Tawang)[1]
Jumlahย peron3
Jumlahย jalur8 (jalur 4 dan 5: sepur lurus)
LayananKereta api penumpang
Lintas tengah Jawa
Lokal dan komuter

Kereta api barang
Konstruksi
Jenisย strukturAtas tanah
ArsitekL.C.L.W. Sloth-Blaauboer
Gayaย arsitekturArsitektur Hindia Baru
Informasi lain
Kodeย stasiun
KlasifikasiBesar tipe A[2]
Sejarah
Dibuka1 Juni 1914ย (1914-06-01)
Namaย sebelumnya
  • Station Tawang NIS
  • Station Semarang NIS[a]
Penumpang
20248.247/hari[b] (KAI)
Peringkat7
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Logo PT KAI Antar Kota Stasiun berikutnya
Brumbung Lintas Utara Jawa
Semarang Poncol
menuju Pasar Senen atau Gambir
Brumbung Lintas Utara Jawa Terminus
Stasiun sebelumnya Logo PT KAI Aglomerasi Stasiun berikutnya
Terminus Kamandaka
Semarang Tawangโ€”Cilacap, pp
Semarang Poncol
menuju Cilacap
Semarang Poncol
Berlawanan jarum jam
Joglosemarkerto
Lingkar Jawa Tengah
Brumbung
Searah jarum jam
Semarang Poncol
Terminus
Blora Jaya
Semarang Poncolโ€”Cepu, pp
Ngrombo
menuju Cepu
Terminus Banyubiru
Semarang Tawangโ€”Solo Balapan, pp
Brumbung
Alastua
ATA stop
Stasiun sebelumnya Logo PT KAI Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Semarang Poncol
Terminus
Kedung Sepur
Semarang Poncolโ€”Ngrombo, p.p.
Alastua
menuju Ngrombo
Layanan penghubung
Halte sebelumnya
Trans Semarang
Halte berikutnya
KAI Terrace
menuju Terboyo
Koridor 2 Damri
Perjalanan satu arah
Mpu Tantular
Perjalanan satu arah
Koridor 4 KAI Terrace
menuju Cangkiran
Halte sebelumnya Trans Jateng Halte berikutnya
Pengapon
menuju TIC Pemuda
Koridor 1
Kedungsepur
Damri
Perjalanan satu arah
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkirย Jalur difabelย Tempat naik/turunย Pemesanan langsung di loketย Layanan pelangganย Mesin tiketย Cetak tiket mandiriย Ruang/area tungguย VIPย Pusat informasiย Musalaย Toiletย Wastafelย Ruang menyusuiย Pos kesehatanย Tempat bermain anakย Galeri ATMย Ruang kerja bersamaย Isi bateraiย Area merokokย Troliย Penitipan barangย Sistem pengenalan wajahย Air minumย Restoranย Pertokoan/area komersialย Terminal barangย 
Jenisย persinyalan
Cagar budaya Indonesia
Stasiun Tawang
KategoriBangunan
No. RegnasKB000383
No. SKPM.57/PW.007/MKP/2010
Tanggal SK2010
PemilikPT Kereta Api Indonesia (Persero)
Peta
Peta
Peta
Koordinat:
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak infoย โ€ข Lย โ€ข B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Semarang Tawang (SMT), juga disebut Stasiun Tawang adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di kawasan Kota Lama Semarang, Tanjung Mas, Semarang Utara, Semarang. Stasiun Semarang Tawang merupakan salah satu dari dua stasiun kereta api utama di Kota Semarang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +2 meter ini berada dalam pengelolaan Kereta Api Indonesia Daerah Operasi IV Semarang dengan jarak 444ยฝ km arah timur dari Jakarta Kota.

Sebagai salah satu stasiun penghubung utama di jalur kereta api lintas utara Jawa, Stasiun Semarang Tawang melayani berbagai kereta api penumpang, di antaranya kereta api antarkota kelas eksekutif, campuran, dan ekonomi, serta kereta api antarkota yang menuju dan dari Solo Jebres. Stasiun ini juga melayani kereta api aglomerasi dan lokal.

Sementara itu Stasiun Semarang Poncol khusus melayani kereta api antarkota lintas utara kelas ekonomi, sebagian kecil kelas campuran, kereta api Kaligung, dan juga kereta api lokal. Dulunya, kedua stasiun besar di Kota Semarang ini tidak terhubung.[4]

Nama "Tawang" diambil dari nama kampung di dekat stasiun ini, yaitu Tawangsari. Letak stasiun ini tidak jauh dari objek wisata Kota Lama Semarang dan Pasar Johar.

Berdasarkan data jumlah penumpang kereta api antarkota yang dirilis PT Kereta Api Indonesia (KAI) antara Januari hingga Oktober 2024, Stasiun Semarang Tawang tercatat sebagai stasiun kereta api tersibuk ketujuh di Indonesia, dengan total 2.515.450 penumpang, yang mencakup jumlah penumpang naik maupun turun.[b]

Sejarah

sunting
Aula Stasiun Semarang Tawang saat masih dikelola oleh NIS (caโ€‰1910โ€“1920).

Pada tahun 1911, Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) mulai menyusun rencana induk sistem perkeretaapian di jalur kereta api Semarangโ€“Surakartaโ€“Yogyakarta yang sebelumnya diresmikan pada tahun 1873. Hal ini terjadi karena Stasiun Samarang NIS yang telah ditutup enam tahun sebelumnya sudah tidak memungkinkan dioperasikan kembali sebagai stasiun pusat NIS apabila Semarang dilanda banjir rob.

Dalam melaksanakan rencana induk tersebut, NIS mulai membangun stasiun kereta api baru di wilayah Tawang yang mulai dibangun pada 29 April 1911.[6] Stasiun ini telah selesai dibangun dan diresmikan pada 1 Juni 1914.[7]

Namun, seiring waktu, Stasiun Semarang Tawang juga mengalami banjir rob. Hal ini terjadi karena Laut Jawa sering mengalami pasang dan bercampur dengan air hujan dan air limbah yang berasal dari beberapa saluran air sehingga ketinggian stasiun turun menjadi 0 m. Sebagai upaya mengatasi masalah ini, maka Pemerintah Kota Semarang membangun polder di depan stasiun pada tahun 1998.[8][9]

Bangunan dan tata letak

sunting
Ruang tunggu VIP stasiun (ca 1910โ€“1920)

Stasiun Semarang Tawang pada awalnya memiliki lima jalur kereta api dengan jalur 4 merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda menuju Stasiun Alastua resmi beroperasi pada 5 Desember 2013[10] dan menuju Stasiun Semarang Poncol pada 7 Februari 2014,[11] jumlah jalur bertambah menjadi delapan dan jalur 5 juga dijadikan sebagai sepur lurus. Jalur 1 dan 2 digunakan sebagai jalur pemberhentian kereta api antarkota untuk menaikturunkan penumpang, jalur 3 digunakan sebagai tempat kedatangan maupun keberangkatan kereta api antarkota yang memulai perjalanan dari stasiun ini dan digunakan untuk parkir rangkaian kereta, jalur 6 digunakan sebagai tempat persilangan maupun penyusulan kereta api, serta jalur 7 dan 8 juga digunakan sebagai tempat parkir rangkaian kereta sekaligus tempat cuci rangkaian kereta. Di ujung timur jalur 6 dan 7โ€”dekat dengan Jalan Ronggowarsitoโ€”terdapat tempat bongkar muat peti kemas.

BL02KS02KD01JS22BB01

Jalur 8 Sepur badug
Jalur 7 Sepur simpan
Jalur 6 Sepur simpan
Jalur 5 Sepur lurus arah Cirebon
Peron pulau
Jalur 4 Sepur lurus arah Brumbung
Jalur 3 Kereta Api Indonesia Keberangkatan kereta api antarkota, aglomerasi, dan lokal
Peron pulau
Jalur 2 Kereta Api Indonesia Pemberhentian dan kedatangan kereta api antarkota, aglomerasi, dan lokal
Jalur 1 Kereta Api Indonesia Pemberhentian dan kedatangan kereta api antarkota, aglomerasi, dan lokal
Peron sisi
Bangunan utama stasiun

Meskipun stasiun ini merupakan stasiun besar, stasiun ini masih menggunakan peron berukuran rendah, sementara peron panjang dan tinggi hanya tersedia di jalur 1 yang digunakan untuk mempermudah naik-turun penumpang dan mengakomodasi penumpang difabel.[12]

Pada tahun 2019, tata letak jalur di stasiun ini mengalami sedikit perombakan dan sistem persinyalan elektrik yang lama telah diganti dengan yang terbaru produksi Len Industri.

Bangunan stasiun yang bergaya Hindia ini diarsiteki oleh Ir. Louis Cornelis Lambertus Willem Sloth-Blaauboer.[13] Stasiun ini tergolong stasiun sisi; memanjang mengikuti sumbu jalur kereta api. Bentuk massa bangunan adalah perpaduan kubus dan balok, dan atapnya berbentuk limas segiempat pada lobi utama serta prisma segitiga pada kedua sisi sampingnya. Atap pada bangunan lobi dimahkotai kubah sehingga memberi kesan megah, tegas, dan kokoh yang menjadi ciri khas arsitektur Hindia. Atap bangunan utama stasiun yang menjadi fokus utama stasiun ini terbuat dari genting, sedangkan kanopi peron stasiun menggunakan atap seng yang ditopang tiang-tiang baja. Tebal dinding stasiun 30ย cm dan pada penopangnya mendapatkan penebalan 50ย cm untuk memperkukuh konstruksi. Pada pintu dan jendelanya diberi ornamen berupa konstruksi bata rolaag, yang disambungkan dengan hiasan keramik glazur, memberikan kesan artistik bangunan.[14]

Fasilitas

sunting

Sejak 6 Juni 2023, Stasiun Semarang Tawang telah memiliki layanan boarding mandiri dengan sistem pengenalan wajah yang memudahkan penumpang saat akan menaiki kereta api.[15][16] Hingga September 2024, layanan tersebut telah tersedia di 19 stasiun di Jawa dan Sumatera.[17]

Pada tanggal 17 Agustus 2023, bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, Daerah Operasi IV Semarang meresmikan ruang tunggu VIP bagi penumpang kelas luxury bernama Premiere Lounge.[18]

Ciri khas

sunting
Stasiun dari seberang polder Tawang (kolam Tawang). Terlihat lokomotif D301 59 dipajang di depan stasiun.

Melodi penyambutan

sunting

Stasiun Semarang Tawang memiliki melodi penyambutan kereta api berupa lagu instrumental berjudul "Gambang Semarang" karya Oey Yok Siang dan Sidik Pramono[19] yang dimainkan dalam bentuk genre keroncong. Melodi ini mulai digunakan pada bulan Februari 2022, dan merupakan versi penuh dari melodi penyambutan kereta api di Stasiun Tegal yang terakhir diputar tahun 2018.

Monumen lokomotif

sunting

Pada bagian depan bangunan stasiun, tepatnya di sebelah polder terdapat monumen lokomotif D301 59 yang dihiasi lampu berwarna serta air mancur menari di sekelilingnya.[20][21] Pada bagian tengah polder tersebut terdapat patung Ir. Soekarno setinggi 17 m yang dipahat oleh seniman Bali yang tinggal di Bandung, Ketut Winata.[22]

Hak penamaan

sunting

Berbeda dengan stasiun kereta api lainnya yang hak penamaannya ditentukan melalui penawaran langsung oleh PT KAI, hak penamaan untuk Stasiun Semarang Tawang diperoleh melalui perjanjian antara KAI dan pihak ketiga, yaitu PT Berlian Promosindo, sebuah perusahaan periklanan yang berasal dari Yogyakarta. Bank Jateng, yang merupakan penaja hak penamaan stasiun ini, menunjuk PT Berlian Promosindo untuk menetapkan hak penamaan stasiun ini.

Hak penamaan ini ditetapkan pada 11 April 2023 dan berlaku hingga 16 April 2026. Jenama "Bank Jateng" akan ditambahkan setelah nama resmi stasiun ("Semarang Tawang Bank Jateng"), baik secara visual pada papan nama (kereta dan stasiun), huruf timbul, aplikasi pemesanan tiket (termasuk Access by KAI), maupun secara audio dalam pengumuman kereta api, serta informasi yang bersifat publik.[23] Per 20 September 2025, hak penamaan dari Jenama "Bank Jateng" telah berakhir dengan nama resmi stasiun ("Semarang Tawang Bank Jateng") menjadi ("Semarang Tawang"), baik secara visual pada aplikasi pemesanan tiket kereta (termasuk Access By KAI), papan nama (kereta dan stasiun), huruf timbul maupun secara audio dalam pengumuman kereta api perlahan menghilang.

Meskipun hanya berupa penambahan nama setelah nama resmi, seorang pemerhati sejarah Kota Semarang mengkritik penetapan hak penamaan untuk stasiun bersejarah. Pemerhati tersebut berpendapat bahwa pengubahan nama karena perjanjian hak penamaan untuk bangunan bersejarah ataupun cagar budaya belum memiliki payung hukum yang jelas sehingga ia menginginkan pemerintah untuk membuat peraturan khusus yang mengatur pengubahan nama objek yang berstatus cagar budaya.[24]

Layanan kereta api

sunting

Hampir semua layanan kereta api yang melintas di Kota Semarang berhenti di Stasiun Semarang Tawang, kecuali Kertajaya, Jayabaya, Airlangga, Dharmawangsa, Matarmaja, dan layanan kereta api barang selain angkutan logistik Parcel ONS dan angkutan peti kemas.

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 15 Juli 2025.[25]

Penumpang

sunting

Antarkota

sunting
Lintas tengah Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Eksekutif
Brawijaya Priority Gambir Malang Via Semarang Tawangโ€“Solo Jebres
Eksekutif
Campuran
Ciremai Eksekutif Semarang Tawang Bandung Via Cikampekโ€“Purwakarta
Ekonomi
Harina Eksekutif Bandung Surabaya Pasarturi Via Padalarangโ€“Cikampek

Rangkaian ini bertukar dengan kereta api Mutiara Selatan, terutama pada jadwal pagi.

Ekonomi Premium
Brantas (reguler & tambahan) Eksekutif Pasar Senen Blitar Via Semarang Tawangโ€“Solo Jebres
Ekonomi
Ekonomi
Majapahit Ekonomi Pasar Senen Malang Via Semarang Tawangโ€“Solo Jebres

Perjalanan menuju Jakarta dan Malang (kedua arah) tersedia hanya pada jadwal petang.

Lintas utara Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Eksekutif
Argo Sindoro Eksekutif Semarang Tawang Gambir Via Tegalโ€“Cirebon

Hanya jadwal pagi dan malam

Argo Muria Via Tegalโ€“Cirebon

Hanya jadwal petang

Argo Merbabu Via Tegalโ€“Cirebon
Anggrek Compartment Suite Gambir Surabaya Pasarturi Via Cirebonโ€“Semarang Tawang
Eksekutif
Sembrani Luxury
Eksekutif
Argo Anjasmoro Eksekutif
Pandalungan Priority Jember Via Semarang Tawangโ€“Surabaya Pasarturi
Eksekutif
Campuran
Tawang Jaya Premium Eksekutif Semarang Tawang Pasar Senen Via Tegalโ€“Cirebon

Hanya jadwal siang

Ekonomi
Menoreh Eksekutif Via Tegalโ€“Cirebon Prujakan

Hanya jadwal pagi dan malam

Ekonomi
Gunungjati Eksekutif Gambir Via Tegalโ€“Cirebon

Hanya jadwal petang

Ekonomi
Gumarang Eksekutif Pasar Senen Surabaya Pasarturi Via Cirebonโ€“Semarang Tawang
Ekonomi
Blambangan Ekspres Eksekutif Ketapang Via Semarang Tawangโ€“Surabaya Pasarturi
Ekonomi
Ekonomi
Ambarawa Ekspres Ekonomi Premium Semarang Poncol Surabaya Pasarturi Perjalanan menuju Surabaya tersedia hanya pada jadwal siang, sedangkan sebaliknya tersedia hanya pada jadwal pagi.

Rangkaian ini bertukar dengan kereta api Kertajaya.

Ekonomi Perjalanan menuju Surabaya tersedia hanya pada jadwal pagi, sedangkan sebaliknya tersedia hanya pada jadwal siang.

Aglomerasi

sunting
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
JS Joglosemarkerto Eksekutif-Ekonomi Solo Balapan Semarang Tawang Perjalanan berlawanan arah jarum jam mulai dari pagi hari via Semarang Tawangโ€“Tegalโ€“Purwokertoโ€“Yogyakarta hingga Solo Balapan pada sore hari, kemudian berlanjut lagi hingga berakhir di Semarang Tawang pada petang hari.
Solo Balapan Perjalanan searah jarum jam mulai dari pagi hari via Yogyakartaโ€“Purwokertoโ€“Tegalโ€“Semarang Tawang hingga berakhir di Solo Balapan pada sore hari.
Purwokerto Perjalanan searah jarum jam mulai dari petang hari via Tegal hingga berakhir di Solo Balapan pada tengah malam.
Banyubiru Ekspres Semarang Tawang Perjalanan menuju Solo tersedia hanya pada jadwal malam, sedangkan sebaliknya tersedia hanya pada jadwal petang.
Banyubiru Ekonomi Perjalanan menuju Solo dan Semarang (2 arah) tersedia hanya pada jadwal pagi.
KD Kamandaka Eksekutif-Ekonomi Purwokerto Perjalanan menuju Purwokerto hanya pada jadwal siang dan malam, sedangkan sebaliknya hanya pada jadwal pagi.
Cilacap Perjalanan menuju Cilacap hanya pada jadwal pagi, sedangkan sebaliknya hanya pada jadwal siang.

Lokal

sunting
Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
KS Kedung Sepur Semarang Poncol Ngrombo Komuter komersial non KAI Commuter
BL Blora Jaya Cepu Perjalanan ke Cepu hanya pada jadwal malam, sedangkan sebaliknya hanya pada jadwal pagi.

Barang

sunting
Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
Lintas utara Jawa
Angkutan peti kemas Terminal Peti Kemas Semarang Tawang Kalimas Kegiatan bongkar muat dan langsiran hanya dilakukan di Terminal Petikemas Surabaya
Angkutan logistik ONS Parcel Utara Kampung Bandan Surabaya Pasarturi Via Cirebon Prujakanโ€“Semarang Tawang

Kegiatan bongkar muat dan langsiran hanya dilakukan di Jakarta Gudang

Antarmoda pendukung

sunting

Angkutan pendukung yang tersedia di Stasiun Semarang Tawang antara lain:

Jenis Angkutan Umum No. Trayek Trayek Tujuan Akhir
Trans Semarang[26] ย 2ย  Terboyo โ€” Sisemut Terboyo
ย 4ย  Mpu Tantular โ€” Cangkiran Cangkiran
Trans Jateng[27] ย K1ย  TIC Pemuda โ€” Bawen TIC Pemuda

Galeri

sunting

Lihat pula

sunting

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Tidak sama dengan Stasiun Samarang yang dibangun sejak 1864-1867
  2. ^ a b Data penumpang harian diperoleh dari menjumlahkan angka penumpang naik dan turun, kemudian dibagi 305.[5]

Referensi

sunting
  1. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 โ€“ via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF) (46). Korean Society for Railways.
  4. ^ Utomo, Nugroho Wahyu. "Ternyata Antara Stasiun Semarang Poncol dan Stasiun Semarang Tawang Dulu belum Terhubung, Ini Alasannya - Suara Merdeka". Ternyata Antara Stasiun Semarang Poncol dan Stasiun Semarang Tawang Dulu belum Terhubung, Ini Alasannya - Suara Merdeka. Diakses tanggal 2025-01-02.
  5. ^ Bahfein, Suhaela (2024-11-14). "Pasar Senen Jadi Stasiun KA Terpadat Sepanjang 2024". Kompas.com. Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 2024-11-14.
  6. ^ Kompas., Penerbit Buku ([2008]). Ekspedisi Anjer-Panaroekanย : laporan jurnalistik Kompasย : 200 tahun Anjer-Panaroekan, jalan untuk perubahan. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. ISBNย 9797093913. OCLCย 298706775.
  7. ^ 1895-1963., Liem, Thian Joe, (2004). Riwayat Semarang (Edisi Cet. 2). Jakarta: Hasta Wahana. ISBNย 9789799695215. OCLCย 60326750. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  8. ^ Lida., Schelwald-van der Kley, (2009). Water, a way of lifeย : sustainable water management in a cultural context. Boca Raton [Fla.]: CRC Press. ISBNย 0203872363. OCLCย 316028315. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  9. ^ "Bernostalgia dengan Semarang Tempo Dulu di Stasiun dan Polder Tawang | Hello SEMARANG". Hello SEMARANG. 6 Juli 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-01-03. Diakses tanggal 3 Januari 2018.
  10. ^ Budiasto, Bakti Buwono (2013-12-15). "Jalur Rel Ganda Alastuwo-Tawang Sepanjang Delapan Km Dioperasikan". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2020-04-11.
  11. ^ A., Zaenal (2014-02-07). "Jalur Ganda KA Stasiun Poncol-Tawang Dioperasikan". ANTARA News. Diakses tanggal 2020-04-18.
  12. ^ Syamsuddin, M. (2011-10-26). Aspek Yuridis Pembangunan Peron Tinggi di Stasiun sebagai Sarana Perlindungan Hukum Konsumen (PDF). Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. 1. Vol.ย 2. Badan Perlindungan Konsumen Nasional. hlm.ย 345โ€“352. id. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2020-01-03. Diakses tanggal 2020-01-03.
  13. ^ "Stasiun Tawang, Stasiun yang Terindah di Hindia Belanda". Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Jawa Tengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Diakses tanggal 2020-11-04.
  14. ^ Santoso, Beni Adi; Fauzy, Bachtiar (2017). "Pengaruh fungsi, bentuk, dan struktur terhadap hierarki ruang pada Stasiun Semarang Tawang di Semarang". Jurnal Riset Arsitektur. 01 (03): 267โ€“285. ISSNย 2548-8074.
  15. ^ Prass, Ary B. "Stasiun Semarang Tawang Terapkan Face Recognition untuk Boarding - Krjogja". Stasiun Semarang Tawang Terapkan Face Recognition untuk Boarding - Krjogja. Diakses tanggal 2024-12-20.
  16. ^ Sri Rahayu, Isna (9 Juni 2023). "Boarding Kereta Api Hanya dengan "Face Recognition", Registrasinya Kurang dari 1 Menit". Kompas.com. Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 10 Juli 2023.
  17. ^ https://aws-web-jkt.kai.id/information/full_news/6101-face-recognition-kini-hadir-di-lebih-banyak-stasiun
  18. ^ Budi, Taufik (17 Agustus 2023). "Premiere Heritage Lounge Stasiun Semarang Tawang, Nikmati Layanan Eksklusif Tanpa Antre". Semarang: iNews Media Group.
  19. ^ Dewanto (2010-09-09). Margianto, Heru (ed.). "Kisah "Empat Penari" di Tawang". Kompas.com. Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 2021-10-13.
  20. ^ "Monumen Lokomotif D 301 59 dan Dancing Fountain Percantik Kota Lama Semarang" (Press release). Semarang: PT Kereta Api Indonesia (Persero). Diakses tanggal 2019-03-31.
  21. ^ nugroho (2019-03-27). "Lokomotif D 301 59 Telah Purna Tugas, Monumen Dibuat di Semarang". Semaranginside.com (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2019-03-31. Diakses tanggal 2019-03-31.
  22. ^ Farasonalia, R. (2021-09-30). "Patung Bung Karno Setinggi 18,5 Meter Berdiri Kokoh di Polder Stasiun Semarang Tawang Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2023-07-16.
  23. ^ Takhrodjie, ed. (2023-06-05). "Perubahan Nama Stasiun Tawang Semarang, PT KAI DAOP IV Sebut Ada Perjanjian dengan Perusahaan Periklanan". RMOLJATENG. Diakses tanggal 2024-11-22.
  24. ^ Husni, M. (2023-6-6). "Budayawan Semarang Kritisi Penamaan Baru Stasiun Tawang Diberi Embel-embel Bank Jateng". Akurat. Diakses tanggal 2024-11-23.
  25. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 โ€“ via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  26. ^ "Transportasi - Dinas Koperasi dan UKM Kota Semarang". Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang. Diakses tanggal 2018-06-26.
  27. ^ Purbaya, Angling Adhitya (7 Juli 2017). "Ayo Naik Bus Trans Jateng, 3 Hari Gratis". detikcom. Trans Media. Diakses tanggal 2020-09-07.

Pranala luar

sunting

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Terminus Semarangโ€“Vorstenlanden
Semarang Tawangโ€“Brumbung
Semarang Gudang
menuju Brumbung
Semarang Poncol
menuju Cirebon
Cirebonโ€“Semarang Terminus
Terminus Semarangโ€“Vorstenlanden
Percabangan menuju Pelabuhan Tanjung Emas
Semarang Tanjung Emas
Terminus
Semarang SJS
menuju Jurnatan
Jurnatanโ€“Rembang
Transfer SJS/NIS
Kemijen
menuju Rembang

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kereta api Tawang Jaya

kereta api Tawang Jaya diambil dari nama kata Tawang yaitu nama kampung di dekat Stasiun Semarang Tawang adalah "Tawangsari". yang terletak stasiun tidak jauh

Stasiun Semarang Poncol

Jakarta Kota. Stasiun Semarang Poncol juga merupakan salah satu dari dua stasiun kereta api utama di Kota Semarang selain Stasiun Semarang Tawang yang terletak

Jalur kereta api Cirebonโ€“Semarang

kereta api Cirebonโ€“Semarang adalah koridor jalur kereta api aktif yang menghubungkan Stasiun Cirebon dengan Stasiun Semarang Tawang. Jalur ini merupakan

Jalur kereta api Semarangโ€“Vorstenlanden

menghubungkan Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Solo Balapan, dan Stasiun Yogyakarta. Jalur kereta api ini termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang pada segmen

Kereta api Blambangan Ekspres

Ketapangโ€“Semarang Tawang pulang pergi. Jadwal keberangkatannya pada malam hari di Stasiun Ketapang dan pada petang hari di Stasiun Semarang Tawang. Peresmian

Kereta api Brantas

Indonesia (Persero) untuk melayani relasi Blitarโ€“Pasar Senen melalui Semarang Tawangโ€“Solo Jebres. Nama Kereta api Brantas diambil dari nama sungai terpanjang

Stasiun Brumbung

ini merupakan stasiun tertua ketiga di Indonesia setelah Stasiun Samarang NIS dan Alastua. Dari arah Semarang Tawang (barat laut), stasiun ini merupakan

Kereta api Kamandaka

ekonomi milik Kereta Api Indonesia dengan melayani relasi Cilacapโ€“Semarang Tawang melalui lintas selatan Jawa (via Purwokertoโ€“Tegal). Nama "Kamandaka"