Natrium iodida
Natrium iodida
Natrium iodida
Natrium iodida
Natrium iodida
Sintilator NaI(Tl)
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/HI.Na/h1H;/q;+1/p-1ย checkY
    Key:ย FVAUCKIRQBBSSJ-UHFFFAOYSA-Mย checkY
  • InChI=1/HI.Na/h1H;/q;+1/p-1
    Key:ย FVAUCKIRQBBSSJ-REWHXWOFAL
  • [Na+].[I-]
Sifat
NaI
Massa molar 149,894[1]
Penampilan Padatan putih
delikuesen[1]
Bau Nirbau
Densitas 3,67ย gย cmโˆ’3[1]
Titik lebur 661ย ยฐC (1.222ย ยฐF; 934ย K)[1]
Titik didih 1.304ย ยฐC (2.379ย ยฐF; 1.577ย K)[1]
1587ย g/L (0ย ยฐC)
1842ย g/L (25ย ยฐC)
2278ย g/L (50ย ยฐC)
2940ย g/L (70ย ยฐC)
3020ย g/L (100ย ยฐC)[2][3]
Kelarutan Etanol, aseton[1]
Celah pita 5,89 eV[4][5]
โˆ’57ร—10โˆ’6ย cm3ย molโˆ’1[6]
Indeks bias (nD) 1,93 (300 nm)
1,774 (589 nm)
1,71 (10 ฮผm)[7]
Struktur[8]
Halit, cF8
Fm3m, No. 225
aย =ย 0,6462 nm
4
Oktahedral
Termokimia[9]
Kapasitas kalor (C) 52,1ย Jย molโˆ’1ย Kโˆ’1
Entropi molar standar (So) 98,5ย Jย molโˆ’1ย Kโˆ’1
Entalpi pembentukan standar (ฮ”fHo) โˆ’287,8ย kJย molโˆ’1
Bahaya
Bahaya utama Iritan, dapat membahayakan janin
Lembar data keselamatan [1]
Piktogram GHS GHS07: Tanda SeruGHS09: Bahaya Lingkungan
Keterangan bahaya GHS {{{value}}}
H315, H319, H400
P273, P305+P351+P338[10]
Titik nyala Tak mudah terbakar
Senyawa terkait
Anion lain
Natrium fluorida
Natrium klorida
Natrium bromida
Natrium astatida
Kation lainnya
Litium iodida
Kalium iodida
Rubidium iodida
Sesium iodida
Fransium iodida
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25ย ยฐC [77ย ยฐF], 100ย kPa).
Nย verifikasiย (apa iniย checkYNย ?)
Referensi

Natrium iodida (rumus kimia NaI) adalah sebuah senyawa ionik yang terbentuk dari reaksi kimia antara logam natrium dan iodin. Dalam kondisi standar, senyawa ini merupakan padatan berwarna putih yang dapat larut dalam air yang terdiri atas campuran kation natrium (Na+) dan anion iodida (Iโˆ’) dengan perbandingan 1:1 dalam sebuah kisi kristal. Senyawa ini digunakan terutama sebagai suplemen nutrisi dan dalam kimia organik. NaI diproduksi secara industri sebagai garam yang terbentuk ketika suatu senyawa iodida asam bereaksi dengan natrium hidroksida.[11] NaI adalah garam kaotropik.

Kegunaan

sunting

Suplemen makanan

sunting

Natrium iodida, serta kalium iodida, biasanya digunakan untuk mencegah dan mengobati kekurangan iodin. Garam meja beriodin mengandung 10ย ppm iodida.[11]

Sintesis organik

sunting
Rantai NaI monoatomik yang ditumbuhkan di dalam tabung nano karbon berdinding ganda.[12]

Natrium iodida digunakan untuk mengubah alkil klorida menjadi alkil iodida. Metode ini, yang juga disebut reaksi Finkelstein,[13] bergantung pada ketidaklarutan natrium klorida dalam aseton untuk mendorong reaksi:[14]

Rโ€“Cl + NaI โ†’ Rโ€“I + NaCl

Kedokteran nuklir

sunting

Beberapa garam natrium iodida radioaktif, seperti Na125I dan Na131I, memiliki kegunaan radiofarmasi untuk kanker tiroid dan hipertiroidisme atau sebagai pelacak radioaktif dalam pencitraan (lihat Isotop iodin > Radioiodin I-123, I-124, I-125, dan I-131 dalam bidang kedokteran dan biologi).

Sintilator NaI(Tl) yang didoping talium

sunting

Ketika terkena radiasi pengion, natrium iodida yang diaktifkan dengan talium, NaI(Tl), akan memancarkan foton (bersintilasi) dan digunakan dalam detektor sintilasi, yang secara tradisional digunakan dalam kedokteran nuklir, fisika nuklir, geofisika, dan pengukuran lingkungan. NaI(Tl) adalah bahan detektor sintilasi yang paling banyak digunakan. Kristal biasanya digabungkan dengan tabung fotopengganda, dalam rakitan yang tertutup rapat, karena natrium iodida bersifat higroskopis. Penyetelan beberapa parameter (misalnya kekerasan radiasi, afterglow, transparansi) dapat dicapai dengan memvariasikan kondisi pertumbuhan kristal. Kristal dengan tingkat doping yang lebih tinggi digunakan dalam detektor sinar-X dengan kualitas spektrometrik yang tinggi. Natrium iodida dapat digunakan baik sebagai kristal tunggal maupun polikristal untuk tujuan ini. Panjang gelombang emisi maksimumnya adalah 415ย nm.[15]

Radiokontras

sunting

Antรณnio E. Moniz ingin mencari suatu agen radiokontras untuk angiografi otak.[16] Setelah melakukan beberapa percobaan pada kelinci dan anjing, dia memilih natrium iodida sebagai media terbaik.[16]

Data kelarutan

sunting

Natrium iodida menunjukkan kelarutan yang tinggi dalam beberapa pelarut organik, tidak seperti natrium klorida atau bahkan natrium bromida:

Pelarut Kelarutan NaI (gย NaI/kg pelarut pada suhu 25ย ยฐC)[17]
H2O 1842
Amonia cair 1620
Belerang dioksida cair 150
Metanol 625โ€“830
Asam format 618
Asetonitril 249
Aseton 504
Formamida 570โ€“850
Asetamida 323 (41,5ย ยฐC)
Dimetilformamida 37โ€“64
Diklorometana 0,09[18]

Stabilitas

sunting

Senyawa iodida (termasuk natrium iodida) dapat teroksidasi oleh oksigen atmosfer (O2) menjadi iodin molekuler (I2). I2 dan Iโˆ’ berkompleks untuk membentuk kompleks triiodida, yang memiliki warna kuning, tidak seperti warna putih dari natrium iodida. Air akan mempercepat proses oksidasi ini, dan iodida juga dapat menghasilkan I2 melalui fotooksidasi. Oleh karena itu, untuk stabilitas maksimum, natrium iodida harus disimpan dalam kondisi gelap, serta dengan suhu dan kelembapan rendah.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ a b c d e f Haynes, hlm. 4.86
  2. ^ Seidell, Atherton (1919). Solubilities of inorganic and organic compounds c. 2. D. Van Nostrand Company. hlm.ย 655.
  3. ^ Haynes, hlm. 5.171
  4. ^ Miyata, Takeo (1969). "Exciton Structure of NaI and NaBr". Journal of the Physical Society of Japan. 27 (1): 266. Bibcode:1969JPSJ...27..266M. doi:10.1143/JPSJ.27.266.
  5. ^ Guizzetti, G.; Nosenzo, L.; Reguzzoni, E. (1977). "Optical properties and electronic structure of alkali halides by thermoreflectivity". Physical Review B. 15 (12): 5921โ€“5926. Bibcode:1977PhRvB..15.5921G. doi:10.1103/PhysRevB.15.5921.
  6. ^ Haynes, hlm. 4.130
  7. ^ Haynes, hlm. 10.250
  8. ^ Davey, Wheeler P. (1923). "Precision Measurements of Crystals of the Alkali Halides". Physical Review. 21 (2): 143โ€“161. Bibcode:1923PhRv...21..143D. doi:10.1103/PhysRev.21.143.
  9. ^ Haynes, hlm. 5.36
  10. ^ "Sodium iodide 383112". Sigma Aldrich.
  11. ^ a b Lyday, Phyllis A. (2005), "Iodine and Iodine Compounds", Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry, Weinheim: Wiley-VCH, hlm.ย 382โ€“390, doi:10.1002/14356007.a14_381
  12. ^ Senga, Ryosuke; Suenaga, Kazu (2015). "Single-atom electron energy loss spectroscopy of light elements". Nature Communications. 6: 7943. Bibcode:2015NatCo...6.7943S. doi:10.1038/ncomms8943. PMCย 4532884. PMIDย 26228378.
  13. ^ Finkelstein, Hank (1910). "Darstellung organischer Jodide aus den entsprechenden Bromiden und Chloriden". Ber. Dtsch. Chem. Ges. (dalam bahasa Jerman). 43 (2): 1528โ€“1532. doi:10.1002/cber.19100430257.
  14. ^ Streitwieser, Andrew (1956). "Solvolytic Displacement Reactions At Saturated Carbon Atoms". Chemical Reviews. 56 (4): 571โ€“752. doi:10.1021/cr50010a001.
  15. ^ "Scintillation Materials and Assemblies" (PDF). Saint-Gobain Crystals. 2016. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Oktober 2017. Diakses tanggal 24 Februari 2024.
  16. ^ a b "Antonio Egas Moniz (1874-1955) Portuguese Neurologist". JAMA: The Journal of the American Medical Association. 206 (2). American Medical Association (AMA): 368โ€“369. 1968. doi:10.1001/jama.1968.03150020084021. ISSNย 0098-7484. PMIDย 4877763.
  17. ^ Burgess, John (1978). Metal Ions in Solution. Ellis Horwood Series in Chemical Sciences. New York: Ellis Horwood. ISBNย 9780470262931.
  18. ^ De Namor, Angela F. Danil; Traboulssi, Rafic; Salazar, Franz Fernรกndez; De Acosta, Vilma Dianderas; De Vizcardo, Yboni Fernรกndez; Portugal, Jaime Munoz (1989). "Transfer and partition free energies of 1:1 electrolytes in the waterโ€“dichloromethane solvent system at 298.15 K". Journal of the Chemical Society, Faraday Transactions 1. 85 (9): 2705โ€“2712. doi:10.1039/F19898502705.

Sumber terkutip

sunting

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Natrium klorida

Natrium klorida, juga dikenal dengan garam dapur, atau halit, adalah senyawa kimia dengan rumus molekul NaCl, mewakili perbandingan 1:1 ion natrium dan

Kalium iodida

USD. Kalium iodida juga digunakan untuk iodisasi garam. Kalium iodida bersifat ionik, K+Iโˆ’. Senyawa ini mengkristal dalam struktur natrium klorida. Ia

Natrium hidroksida

Natrium hidroksida, juga dikenal sebagai lindi (lye) dan soda kaustik atau soda api, adalah suatu senyawa anorganik dengan rumus kimia NaOH. Senyawa ini

Iodin

iodida melalui perlakuan dengan larutan natrium iodida dalam aseton. Natrium iodida dapat larut dalam aseton, sedangkan natrium klorida dan natrium bromida

Molekul

(seperti dalam grafena) atau tiga dimensi (seperti intan, kuarsa, atau natrium klorida). Tema struktur sel unit yang berulang juga berlaku untuk sebagian

Natrium fluorida

Natrium fluorida adalah senyawa kimia dengan rumus NaF. Senyawa ini merupakan senyawa padat tidak berwarna yang mudah larut dalam air. Senyawa ini sering

Iodida

aseton, sedangkan natrium klorida tidak. Kelarutan yang rendah dari perak iodida dan timbal iodida mencerminkan karakter kovalen dari iodida logam ini. Uji

Amonium

kation tetra-n-butilamonium, kadang-kadang digunakan untuk menggantikan ion natrium atau kalium untuk meningkatkan kelarutan anion terkait dalam pelarut organik