Sumbersari | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Jember | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Deni Hadiatullah, S.IP., MM. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 137.792 jiwa | ||||
| Kode pos | 68121 - 68126 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.09.21 | ||||
| Kode BPS | 3509720 | ||||
| Luas | 35,98 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 7 | ||||
| |||||
Sumbersari adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Jember. Sumbersari merupakan satu dari tiga kecamatan (selain Kaliwates dan Patrang) yang merupakan bagian dari ibu kota Jember. Dahulu di daerah ini terdapat Kecamatan Wirolegi yang dihapus sejak tahun 1976. Pada tahun itu, dibentuk calon kota baru bernama Kota Administratif Jember. Kecamatan Sumbersari didirikan dan mencakup sebagian besar wilayah Kecamatan Wirolegi, sedangkan sisanya menjadi bagian dari kecamatan lain seperti Pakusari.[1] Saat ini Sumbersari merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar di Kabupaten Jember, yaitu sekitar 137 ribu jiwa pada tahun 2024.[2]
Sumbersari terletak di selatan Sungai Bedadung dan dapat diakses dari arah Alun-alun Jember melalui Jembatan Gladak Kembar. Jalur utama di kecamatan ini adalah jalan nasional yang menghubungkan Jember dengan Banyuwangi di timur. Di tepi jalan tersebut terdapat salah satu pasar terbesar di pusat kota Jember, yaitu Pasar Wirolegi.[3] Beberapa perguruan tinggi terkenal di Jember berada di kecamatan ini di antaranya adalah Universitas Jember (UNEJ), Politeknik Negeri Jember (POLIJE), Universitas Muhammadiyah Jember (UNMUH), dan lainnya.[4]
Geografi
sunting
Sumbersari adalah salah satu kecamatan yang merupakan bagian dari ibu kota Kabupaten Jember. Di antara ketiga kecamatan yang ada di pusat kota Jember, Sumbersari terletak di sebelah timur. Sumbersari dipisahkan dari Kecamatan Patrang di utara oleh Sungai Bedadung yang merupakan sungai terpanjang di Jember. Beberapa jembatan yang menyeberangi sungai tersebut di kecamatan ini di antaranya Jembatan Gladak Kembar di jalan nasional, Jembatan Semanggi, dan Jembatan Mastrip.[5] Geografi kecamatan ini berupa dataran rendah dengan bagian baratnya didominasi kawasan urban, sedangkan bagian timurnya masih banyak areal persawahan.
Batas wilayah Kecamatan Sumbersari adalah sebagai berikut:[2]
| Utara | Kecamatan Patrang |
| Timur | Kecamatan Pakusari |
| Selatan | Kecamatan Ajung dan Kecamatan Mayang |
| Barat | Kecamatan Kaliwates dan Kecamatan Ajung |
Daftar kelurahan dan lingkungan
suntingKecamatan Sumbersari terdiri dari 7 kelurahan yang dibagi menjadi beberapa lingkungan, yakni sebagai berikut.
| No. | Nama Kelurahan | Nama Lingkungan | Ref |
|---|---|---|---|
| 1. | Antirogo | Krajan, Jambuan, Pelinggian, Trogo Wetan | [2] |
| 2. | Karangrejo | Kalikotok, Kloncing, Pelindu, Sumber Beringin, Tegalbai | [2] |
| 3. | Kebonsari | Krajan, Sadengan, Sumberdandang, Sumberpakem | [2] |
| 4. | Kranjingan | Gladak Pakem, Kramat, Langsepan, Sumber Salak | [2] |
| 5. | Sumbersari | Krajan Barat, Krajan Timur, Gumuk Kerang, Tegalboto Lor, Tegalboto Kidul | [2][6] |
| 6. | Tegalgede | Krajan Barat, Krajan Timur, Panji | [2] |
| 7. | Wirolegi | Krajan, Gempal, Kaliwining, Karang Udang, Lamparan, Sumberejo, Sumber Ketangi | [2][7] |
Riwayat pemekaran
suntingBerdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 14 tahun 1976, dilakukan penataan ulang kecamatan di Jember dengan adanya pembentukan Kota Administratif Jember. Hal tersebut berdampak pada Kecamatan Jember, Wirolegi, dan Mangli yang dibubarkan secara resmi dan wilayahnya dibagi-bagi. Sebagian besar wilayah Wirolegi sendiri menjadi bagian dari Kecamatan Sumbersari. Berikut ini adalah pemecahan wilayah Kecamatan Wirolegi.[1]
- Kecamatan Sumbersari (baru terbentuk): mencakup Desa Sumbersari, Kebonsari, Tegalgede, Antirogo, Wirolegi, dan Kranjingan
- Kecamatan Pakusari (baru terbentuk): mencakup Desa Pakusari, Kertosari, Sumberpinang, Bedadung
- Kecamatan Kaliwates (baru terbentuk): mencakup Desa Tegalbesar
- Kecamatan Jenggawah: mendapatkan tambahan Desa Wirowongso (mencakup desa pemekarannya yaitu Rowoindah), sekarang desa tersebut menjadi bagian dari Kecamatan Ajung
Tempat terkenal
sunting
- Jembatan Semanggi
- Gladak Kembar
- Pasar Wirolegi
- Gedung DPRD Kabupaten Jember
- Satlantas Polres Jember
- Bakorwil V Jember
- Taman Kota Sumbersari
- Museum Tembakau Jember
- Museum Huruf Jember
- Tiara Jember Park Waterboom
- Sekolah Calon Bintara (SECABA) Rindam V/Brawijaya
- Batalyon Artileri Medan 8 (Yon Armed 8/Uddhata Yudha)
Institusi pendidikan
sunting
- Universitas Jember (UNEJ)
- Politeknik Negeri Jember (POLIJE)
- Universitas Muhammadiyah Jember (UNMUH)
- Universitas Terbuka Jember (UT)
- Universitas PGRI Argopuro (UNIPAR, sebelumnya bernama IKIP Jember)
- Universitas Moch. Sroedji Jember (UMSJ)
- Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM, sebelumnya bernama STIE Mandala)
- Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i (STDIIS)
Institusi kesehatan
sunting- RS Gigi dan Mulut Universitas Jember
- RSU Universitas Muhammadiyah Jember
- Klinik Kimia Farma UNEJ Medical Center (UMC)
- Puskesmas Sumbersari
- Puskesmas Gladak Pakem
Referensi
sunting- ^ a b "Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 1976 tentang Pembentukan Kota Administratif Jember".
- ^ a b c d e f g h i Kabupaten Jember Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Jember. 2025-02-28.
- ^ Yakub Mulyono (2023-10-12). "Jembatan Wirolegi Ditutup Malam Ini, Jalur Jember-Banyuwangi Dialihkan". DETIK JATIM.
- ^ "Pangkalan Data Pendidikan Tinggi". Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Diakses tanggal 2026-01-04.
- ^ Zumrotun Solichah (2015-09-12). "Pejabat-Warga Jember Bersihkan Sampah Sungai Bedadung". ANTARA.
- ^ Irbah Ayu Methasari (2021-09-03). "KKN BTV 3 Jember: Program Advertising, Branding, and Communication pada UMKM Tanaman Sukulen di Kelurahan Sumbersari Jember". KOMPASIANA.
- ^ "Pendataan penduduk per RT se-Kelurahan Wirolegi". ppid.jemberkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Jember. 2024-02-06.
