Stasiun Cikampek
Kereta Api Indonesia
LW08LJ08

Stasiun Cikampek, 2024
Lokasi
Koordinat6°24′14″S 107°27′17″E / 6.40389°S 107.45472°E / -6.40389; 107.45472
Ketinggian+46 m
Operator
Letak
Jumlah peron7 Peron dengan Peron 3 dan 4 berada di Tengah menyatu dengan Bangunan Stasiun (Stasiun Pulau) , 2 Peron Tinggi (Peron 2 dan 5), 3 Peron Rendah (Peron 1,3 dan 4) ,serta 2 Peron lainnya(Peron 6 dan 7) Agak Tinggi.
Jumlah jalur8 (jalur 3 dan 4: sepur lurus)
LayananKereta api penumpang
Lintas selatan Jawa
Lintas utara Jawa
Lokal

Kereta api barang
Lintas selatan Jawa
Lintas utara Jawa
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiBesar tipe B[2]
Sejarah
Dibuka27 Desember 1902
Nama sebelumnyaStation Tjikampek
Penumpang
20251.799.129 Naik dan Turun Penumpang Kereta Api Lokal Walahar dan Jatiluhur,

363.205 Naik dan Turun Penumpang Kereta Api Jarak Jauh,

3.316 Ton Angkutan Barang Kereta Api[3]Kenaikan 18.9%
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Stasiun berikutnya
Dawuan
menuju Cikarang
Commuter Line Walahar
Cikarang–Cikampek–Purwakarta, p.p.
Cibungur
menuju Purwakarta
Commuter Line Jatiluhur
Cikarang–Cikampek, p.p.
Terminus
Stasiun sebelumnya Logo PT KAI Antar Kota Stasiun berikutnya
Purwakarta
menuju Bandung
Lintas Utara Jawa Karawang
menuju Pasar Senen atau Gambir
Pegaden Baru Lintas Utara Jawa
Pegaden Baru Lintas Selatan Jawa
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Cetak tiket mandiri Musala Toilet Area merokok Ruang menyusui Pos kesehatan VIP Galeri ATM Ruang/area tunggu  Isi baterai Wi-Fi Terminal barang 
Jenis persinyalan
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Cikampek (CKP) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe B yang terletak di Cikampek Kota, Cikampek, Karawang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +46 meter ini merupakan stasiun yang lokasinya paling timur di Daerah Operasi 1 Jakarta dan Kabupaten Karawang serta merupakan stasiun kereta api terbesar di kabupaten tersebut. Selain itu, Stasiun Cikampek juga merupakan salah satu stasiun utama di kabupaten tersebut selain Stasiun Karawang.

Stasiun Cikampek menjadi salah satu penghubung kereta api utama di daerah Purwasuka. Di sebelah timur stasiun, jalur bercabang menjadi dua arah, yakni jalur utama lintas selatan–utara Jawa arah Cirebon, Jawa TengahDI Yogyakarta, dan Jawa Timur, serta jalur penghubung arah Bandung. Dahulu, sebelum beroperasinya jalur ganda pada petak CikampekCirebon, hampir semua kereta api yang berangkat dari Jakarta berhenti di stasiun ini. Tujuannya adalah untuk memastikan petak jalur di depannya sudah aman untuk dilewati kereta api berikutnya serta sering kali untuk menunggu persilangan kereta api yang datang dari arah Cirebon/Bandung, terutama pada pagi dan petang hari.

Berdasarkan data BPS Kabupaten Karawang 2026 dan Opendata Jabar tahun 2026, selama Tahun 2025 Stasiun Cikampek telah melayani naik dan turun penumpang kereta Api Lokal Walahar dan Jatiluhur sebanyak 1.799.129 penumpang dan 363.205 Penumpang Kereta Api Jarak Jauh .[3][4]

Sejarah

sunting

Setelah Staatsspoorwegen (SS) membeli jalur kereta api BataviaKarawang dari Bataviasche Oosterspoorweg Maatschappij (BOS) pada 1898, jalur tersebut pun kemudian dikembangkan, salah satunya adalah dengan melakukan perpanjangan jalur dari Kedunggedeh menuju ke Cikampek.[5] Perpanjangan jalur menuju ke Stasiun Cikampek ini diresmikan pada 27 Desember 1902.[6]

Pada saat itu, Staatsspoorwegen telah merencanakan akan membangun jalur kereta api baru pada petak Cikampek–Padalarang sebagai alternatif rute JakartaBandung. Keinginan SS pada saat itu dikarenakan tingginya permintaan kereta api yang lebih cepat untuk sampai ke tujuan. Jalur lintas Cikampek–Padalarang ini berhasil dibuka pada 2 Mei 1906. Dari Stasiun Cikampek, pembangunan juga diarahkan menuju ke Cirebon, yang dibuka pada 3 Juni 1912.[6]

Selain jalur utama lintas Cikampek–Padalarang dan Cikampek–Cirebon, Staatsspoorwegen (SS) juga membangun jalur trem di pedalaman Karawang dengan lebar sepur 600 mm yang diinisiasi pada tahun 1909.

Adapun pembangunan jalur trem dengan lebar sepur 600 mm tersebut dibagi menjadi 4 bagian atau trase, yakni Jalur trem Cikampek–Cilamaya yang diresmikan pada tanggal 1 Juli 1909, jalur trem Cikampek–Wadas yang diresmikan pada tanggal 15 Juli 1912, jalur trem Wadas–Lamaran yang diresmikan pada tanggal 9 Februari 1920, dan jalur trem Karawang–Lamaran–Rengasdengklok yang diresmikan pada tanggal 15 Juni 1919.

Namun sayangnya, pada dekade tahun 1972 atau 1973, semua jalur trem tersebut ditutup karena kalah bersaing dengan moda transportasi darat yang lain dan banyak penumpang trem tidak membeli tiket atau karcis sehingga mengalami kerugian.

Bangunan stasiun ini sempat dihancurkan saat masa Agresi Militer Belanda I pada tahun 1947. Hanya atap kanopi stasiun saja yang masih asli, sedangkan ruangan-ruangannya sudah direnovasi saat era Djawatan Kereta Api (DKA) pada 1950-an.[7]

Bangunan Stasiun Cikampek yang sempat dihancurkan pada masa perang kemerdekaan, 23 Juli 1947.
Bangunan Stasiun Cikampek yang sempat dihancurkan pada masa perang kemerdekaan, 23 Juli 1947.
Tampak kanopi Stasiun Cikampek, 2010.
Tampak kanopi Stasiun Cikampek, 2010.

Bangunan dan tata letak

sunting
Aerial Area Stasiun Cikampek.
Area Stasiun Cikampek dari Udara tahun 2026, terlihat sedang dalam tahap Renovasi berupa Perpanjangan Kanopi dan Peron Tinggi di Peron 2 dan 5 serta Renovasi Area Hall Keberangkatan dan Ruang Tunggu Stasiun Cikampek.

Bangunan Stasiun Cikampek adalah stasiun pulau dan memiliki delapan jalur kereta api dengan jalur 3 merupakan sepur lurus arah DKI Jakarta, jalur 4 merupakan sepur lurus arah Cirebon, dan jalur 6 merupakan sepur lurus arah Padalarang.

Di sebelah selatan stasiun, terdapat sebuah pemutar rel (turntable) yang difungsikan untuk membalik arah lokomotif.

Pekarangan emplasemen Stasiun Cikampek juga menjadi tempat unspoor atau ditanahkannya unit-unit lokomotif diesel hidraulik milik Depo lokomotif Tanah Abang yang sudah tidak dioperasikan yang sudah afkir dan tidak digunakan lagi, seperti lokomotif C300, lokomotif BB304, lokomotif BB306, lokomotif BB303 serta lokomotif BB300.[8]

Lokomotif C300 01, 24, dan 04 di pekarangan emplasemen Stasiun Cikampek.
Lokomotif C300 01, 24, dan 04 di pekarangan emplasemen Stasiun Cikampek.
Lokomotif BB 304 76 06 (BB304 06) dan BB 304 84 02 (BB304 16) di pekarangan emplasemen Stasiun Cikampek.
Lokomotif BB 304 76 06 (BB304 06) dan BB 304 84 02 (BB304 16) di pekarangan emplasemen Stasiun Cikampek.
Lokomotif BB306 08, BB300 01 dan BB303 49 di pekarangan emplasemen Stasiun Cikampek.
Lokomotif BB306 08, BB300 01 dan BB303 49 di pekarangan emplasemen Stasiun Cikampek.

Sejak Maret 2022, sistem persinyalan elektrik yang lama di stasiun ini telah diganti dengan yang baru produksi PT Len Industri. Emplasemen stasiun ini diperpanjang ke arah barat agar dapat memuat kereta api angkutan barang (khususnya peti kemas) rangkaian panjang yang bersilang ataupun disusul oleh kereta api lain di stasiun ini.

Sejak medio 2025, terdapat proyek perpanjangan dan peninggian peron pulau di stasiun ini. Nantinya di ujung peron tersebut akan dilengkapi kanopi agar penumpang tidak lagi kepanasan ataupun kehujanan saat menunggu maupun naik turun kereta api.

Layanan kereta api

sunting

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 1 Desember 2025.[9]

Penumpang

sunting

Antarkota

sunting
Lintas selatan Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Eksekutif
Gajayana Tambahan Priority Malang Gambir Pemberhentian hanya untuk perjalanan menuju Jakarta
Eksekutif
Campuran
Singasari Eksekutif Pasar Senen Blitar Via CirebonPurwokerto
Ekonomi
Ekonomi
Jayakarta Ekonomi Premium Pasar Senen Surabaya Gubeng Via CirebonPurwokerto
Lintas utara Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Campuran
Cakrabuana Eksekutif Cirebon Gambir Pemberhentian hanya untuk perjalanan menuju Jakarta pada jadwal pagi dan lanjutan dari segmen PurwokertoCirebon.
Ekonomi
Parahyangan Panoramic Gambir Bandung Via CikampekPurwakarta

Hanya jadwal pagi.

Eksekutif
Ekonomi Premium
Cakrabuana Eksekutif Cirebon Pemberhentian hanya untuk perjalanan menuju Cirebon pada jadwal pagi.
Ekonomi
Gunungjati Eksekutif Pemberhentian hanya untuk perjalanan menuju Jakarta pada jadwal pagi, sedangkan sebaliknya pada jadwal malam.
Ekonomi
Ciremai Eksekutif Bandung Semarang Tawang Via PurwakartaCikampek
Ekonomi
Jayabaya Eksekutif Pasar Senen Surabaya Pasarturi Via CirebonSurabaya Pasarturi

Rangkaian kereta api ini bertukar dengan kereta api Gaya Baru Malam Selatan dan perjalanan kereta api ini berlanjut sampai dengan Stasiun Malang.

Ekonomi
Harina Eksekutif Bandung Via PadalarangCikampek
Ekonomi Premium
Ekonomi
Cikuray Ekonomi/Ekonomi Premium Pasar Senen Bandung Via CikampekPurwakarta

Perjalanan kereta api ini berlanjut sampai dengan Stasiun Garut.

Serayu Ekonomi Kiaracondong Via CikampekPurwakarta

Perjalanan kereta api ini berlanjut sampai dengan Stasiun Purwokerto.

Airlangga Ekonomi Surabaya Pasarturi Via Cirebon PrujakanSemarang Poncol

Lokal (Commuter Line)

sunting
Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
LJ Commuter Line Jatiluhur Cikampek Cikarang
LW Commuter Line Walahar Purwakarta

Barang

sunting
Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
Lintas selatan Jawa
Angkutan logistik ONS Parcel Tengah Kampung Bandan Malang Via Cirebon PrujakanPurwokerto

Kegiatan bongkar muat dan langsiran hanya dilakukan di Jakarta Gudang

Lintas utara Jawa
Angkutan logistik ONS Parcel Utara Kampung Bandan Surabaya Pasarturi Via Cirebon PrujakanSemarang Tawang

Kegiatan bongkar muat dan langsiran hanya dilakukan di Jakarta Gudang

Galeri

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ^ a b Kabupaten Karawang dalam Angka 2026. Karawang: Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang. 27 Februari 2026. hlm. 267. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ Service, Jabar Digital. "Jumlah Penumpang Kereta Api Jarak Jauh DAOP 1 Berdasarkan Stasiun di Jawa Barat". opendata.jabarprov.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-06-01.
  5. ^ Reitsma, Steven Anne (1920). Indische Spoorweg-Politik. Landsdrukkerij.
  6. ^ a b Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken.
  7. ^ Sejarah perkeretaapian Indonesia. Tim Telaga Bakti Nusantara., Asosiasi Perkeretaapian Indonesia. (Edisi Cet. 1). Bandung: Angkasa. 1997-. ISBN 979-665-168-8. OCLC 38139980. Pemeliharaan CS1: Lain-lain (link)
  8. ^ Unit Pusat Pelestarian dan Desain Arsitektur: Pemindahan Lokomotif C300 dari Tanah Abang ke Cikampek
  9. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Pranala luar

sunting
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Dawuan Jakarta–Cikampek–Padalarang
Jakarta Kota–Cikampek
Terminus
Terminus Jakarta–Cikampek–Padalarang
Cikampek–Padalarang
Cibungur
menuju Padalarang
Cikampek–Cirebon–Kroya
Cikampek–Cirebon
Tanjungrasa
menuju Cirebon
Trem Karawang
Cikampek–Cilamaya
Sepur 600 mm
Pucung
menuju Cilamaya
Sentul
menuju Karawang
Trem Karawang
Karawang–Cikampek
Sepur 600 mm
Terminus

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Stasiun Kemayoran

Jakarta—Cikampek—Purwakarta p.p. (Cilamaya Ekspres, Walahar Ekspres, dan Jatiluhur/Lokal CKP) melintas langsung/tidak berhenti di stasiun ini. Otomatis, sejak saat itu

Stasiun Yogyakarta

lainnya (hanya pranala). Jawa I - Jakarta (Kategori) Bekasi (BKS) Cikampek (CKP) Cikarang (CKR) Jakarta Gambir (GMR) Jatinegara (JNG) Pasar Senen (PSE) Karawang

Stasiun Bandung

lainnya (hanya pranala). Jawa I - Jakarta (Kategori) Bekasi (BKS) Cikampek (CKP) Cikarang (CKR) Jakarta Gambir (GMR) Jatinegara (JNG) Pasar Senen (PSE) Karawang

Stasiun Kutoarjo

lainnya (hanya pranala). Jawa I - Jakarta (Kategori) Bekasi (BKS) Cikampek (CKP) Cikarang (CKR) Jakarta Gambir (GMR) Jatinegara (JNG) Pasar Senen (PSE) Karawang

Stasiun Bekasi

lainnya (hanya pranala). Jawa I - Jakarta (Kategori) Bekasi (BKS) Cikampek (CKP) Cikarang (CKR) Jakarta Gambir (GMR) Jatinegara (JNG) Pasar Senen (PSE) Karawang

Stasiun Semarang Poncol

lainnya (hanya pranala). Jawa I - Jakarta (Kategori) Bekasi (BKS) Cikampek (CKP) Cikarang (CKR) Jakarta Gambir (GMR) Jatinegara (JNG) Pasar Senen (PSE) Karawang

Stasiun Bogor

lainnya (hanya pranala). Jawa I - Jakarta (Kategori) Bekasi (BKS) Cikampek (CKP) Cikarang (CKR) Jakarta Gambir (GMR) Jatinegara (JNG) Pasar Senen (PSE) Karawang

Stasiun Kiaracondong

lainnya (hanya pranala). Jawa I - Jakarta (Kategori) Bekasi (BKS) Cikampek (CKP) Cikarang (CKR) Jakarta Gambir (GMR) Jatinegara (JNG) Pasar Senen (PSE) Karawang