Dalam Dhammacakkappavattana Sutta, Gautama Buddha menyatakan bahwa "nafsu keinginan" (tanha) adalah penyebab penderitaan (dukkha). Ia kemudian menyebutkan tiga objek nafsu keinginan: nafsu untuk ada, nafsu untuk tidak ada, dan nafsu akan kenikmatan indra (kama). Kama dianggap sebagai salah satu dari lima hal yang menghalangi pencapaian jhana. Di dalam Sutta Pitaka, Buddha sering kali membandingkan kenikmatan seksual dengan panah. Begitu pula di dalam Kama Sutta Sutta Nipata, Buddha menjelaskan bahwa nafsu seksual adalah penyebab penderitaan:

Jika seseorang yang amat menginginkan kenikmatan seksual mencapainya, hatinya terpesona. Ia mendapat apa yang ia inginkan. Tapi jika kenikmatan itu berkurang, ia akan hancur seperti ditembak oleh panah.

— Kama Sutta, Sutta Nipata[1]

Buddha kemudian mengatakan:

Jadi seseorang sebaiknya menghindari nafsu seksual. Biarkan nafsu itu pergi, [maka] ia akan melintasi banjir seperti seseorang yang telah mencapai pesisir jauh setelah keluar dari kapal.

"Banjir" mengacu kepada luapan penderitaan seksual, "pesisir jauh" adalah nibbana, yaitu suatu keadaan tanpa nafsu seksual.

Selain menyarankan manusia untuk menghindari nafsu seksual, para biksu dan biksuni diharuskan berselibat (disebut brahmacarya).

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Kama Sutta, Sutta Nipata 4.1

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Rohaniwan

Lutheran Seminary Library University of the West Diarsipkan 2011-07-20 di Wayback Machine., Buddhist M.Div. Naropa University Diarsipkan 2007-02-08 di

Satipaṭṭhāna

Śamatha/Vipaśyanā Meditation on the Four Foundations of Mindfulness, hlm. 33–36. Naropa University. "General Sūtra Section". 84000.co. Diakses tanggal August 26, 2020

Triratna

 60. Anon (2020), "The Three Treasures", The Pluralism Project, Harvard University, diakses tanggal 2022-12-08. Buswell, Robert E. Jr.; Lopez, Donald S.

Buddhisme

A Very Short Introduction, Oxford University Press Keown, Damien (2003), Dictionary of Buddhism, Oxford University Press, ISBN 978-0-19-157917-2 Keown

Buddhisme Nichiren

University of Hawaii Press. ISBN 978-0-8248-2771-7. Richard K. Payne, Re-Visioning Kamakura Buddhism (Studies in East Asian Buddhism, 11), University

Kebuddhaan

foundations of Buddhism (Edisi 1. publ. paperback). Oxford [England]: Oxford University Press. hlm. 32. ISBN 0-19-289223-1. Damien Keown; Charles S. Prebish (2013)

Zen

translation". Stanford University. Soto Zen Text Project. "Fukan Zazengi". Diarsipkan 2008-04-29 di Wayback Machine. Stanford University Loori, John Daido

Titthiya

Sarvāstivāda Abhidharma. Hong Kong: Centre of Buddhist Studies at the University of Hong Kong. hlm. 259. ISBN 978-988-99296-1-9. Keown, Damien. Oxford